The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Evolusi



"Kalian tidak bisa pergi."


"Em?."


Chu Yue melirik penduduk kemudian menatap Gu Shan, "Memang nya kalian akan pergi kemana? Apa sudah dapat tujuan?."


"Kami akan pergi ke Sekte Pusat tentu saja. Bukankah kau juga akan ke sana." Jawab Su Tang cetus.


"Lebih baik kalian disini dan membantuku mencari bangunan pengumpul jiwa, Apa kalian tak ingin teman kalian kembali?." Tanya Chu Yue.


Raja Yi berdecih pelan dan memegang tangan Chu Yue, "Kita pergi saja, mereka sudah punya keputusan. Dan lagipula Makhluk itu... kau tidak bisa lagi berhadapan dengan nya."


"Kenapa tidak?." Ucap Chu Yue dan melepaskan tangan nya dari genggaman Raja Yi.


"Yue'er tubuhmu tak dapat menahan nya lagi." jawab Raja Yi, "Lebih baik menunggu beberapa hari lagi, dan juga makhluk itu tampak nya lebih kuat dari pada yang lain."


Chu Yue tak acuh pada Raja Yi, kali ini ia benar-benar penasaran dengan Linghu Tingshen.


Walau ia sering menjumpai nya namun keadaan seperti ini, benar-benar aneh. Sebelum nya saat ia bersama Raja Yi Makhluk itu tetap menyerang namun kali ini kenapa mereka lari?.


"Gu Shan beritahu pada mereka untuk kembali ke rumah masing-masing." Perintah Chu Yue dan mendapat tatapan


"Tapi Nona Yue jika makhluk itu kembali bagaimana?."


"Kalian tenang saja, aku akan membuat batasan sehingga Makhluk itu tidak akan bisa masuk ke kota ini. " Ucap Chu Yue.


Raja Yi menghela nafas pelan mendengar ucapan Chu Yue, wanita ini benar-benar tak pernah ingin mendengar diri nya.


"Jika kau tidak ingin beristirahat beberapa hari, aku akan menyegel kekuatan mu." Ancam Raja Yi ditelinga Chu Yue.


"Tenang saja, aku tau. Setelah ini aku akan beristirahat dan kau jaga tempat ini selagi aku diruang hampa."


.....


Tok tok


"Nona Yue ini aku, Wu Yan. Bolehkah aku masuk?."


Chu Yue yang tadi nya akan memasuki Ruang hampa segera membuka mata nya kembali dan berjalan membuka pintu.


"Nona Yue terimakasih banyak ."


"Ini sudah tugasku, sekarang kau beristirahatlah. Besok kita masih akan mencari makhluk itu." Ucap Chu Yue dan mendorong pelan Wu Yan untuk berbalik pergi.


Namun Wu Yan menahan kaki nya, ia masuk kedalam Kamar Chu Yue dan segera menutup pintu, "Kenapa kau ingin menyelamatkan mereka?."


Chu Yue mengangkat alis nya tak mengerti ucapan Wu Yan.


"Di setiap perjalanan, selalu ada orang yang menjelek-jelekkan dirimu. Selalu ada orang yang menghinamu, bahkan ditempat ini pun juga begitu. Lalu kenapa kau ingin menyelamatkan mereka?." Ucap Wu Yan dengan nada kesal.


Chu Yue terdiam dan menatap mata Wu Yan dengan serius, "Kau mengenaliku?."


"Tentu, tentu saja. Aku memang harus mengenalimu."


Chu Yue tersenyum simpul dan duduk di ranjang nya, ia kemudian mengangkat mata nya menatap Wu Yan, "Jadi... Kau siapa?."


Tubuh Wu Yan mendadak kaku, ia kemudian berlutut dengan tangan kanan memegang dada kiri nya, "Tim inti pasukan Kalajengking merah, Wu Yan memberi hormat pada Putri."


Kini giliran Chu Yue yang terdiam kaku, Tim inti? Pasukan kalajengking? Dan hormat?.


Saat ini Chu Yue tidak bisa mengatakan apapun, dia bingung. Benar, benar bingung dia tidak tau apa yang harus dikatakan.


Itu bukan karena terkejut, tapi dia tidak tau Pasukan Kalajengking merah.


"Aku tidak tau Pasukan Kalajengking merah, dan aku tidak paham kenapa kau memberi hormat padaku." Ucap Chu Yue kemudian melanjutkan, "Aku tau aku seorang Putri, namun Putri dari Kerajaan kecil di mata para Kultivator bukankah tidak ada apa-apa nya?."


"Dan juga kenapa kau tidak berdiri?." Ucap Chu Yue melihat bahwa Wu Yan tidak beranjak sedikitpun dari posisi berlutut nya.


"Putri belum memerintahkan."


Ucapan Wu Yan membuat Chu Yue mendengus pelan dengan senyuman kecil di bibirnya, "Sebelumnya pun kau tidak pernah berlutut padaku atau bersikap hormat padaku. Kenapa sekarang?."


"Sebelum nya aku tidak yakin."


"Kenapa?."


"Pria yang di samping Putri adalah Raja Yi dari daratan atas. Juga kemungkinan nya Putri selama ini bersembunyi di daratan atas dan bertemu dengan nya di sana. Dan karena itu untuk ke sana pastilah Putri menggunakan Pintu penghubung." Ucap Wu Yan menjelaskan.


Chu Yue memiringkan sedikit kepalanya dan menepuk bahu Wu Yan, "Bangunlah."


"Jika ku katakan bahwa Ucapan mu salah bagaimana? Bisa saja aku bertemu dengan Raja Yi disini bukan? ." Ucap Chu Yue.


"Itu tidak mungkin, Raja Yi bukan orang yang suka merepotkan diri nya untuk datang ketempat rendahan ini."


Chu Yue menggeleng pelan sambil tersenyum, benar memang Raja Yi tak akan merepotkan diri nya untuk datang ke Daratan rendah. Memikirkan keluhan nya selama ini dan tatapan tak suka nya, wuah Raja Yi benar-benar orang yang tinggi.


Jika bukan karena diri nya Chu Yue yakin bahkan jika Daratan rendah ini hancur, dia tak akan peduli.


"Jadi, kenapa kau menghormatiku?."


"Putri adalah reinkarnasi dari dar... Maksud ku Dewi Api iblis." Ucap nya dengan gugup, namun kemudian ia melanjutkan dengan percaya diri, "Pasukan Kalajengking adalah Pasukan yang sebelum nya dimiliki Dewi Api iblis dan selama nya akan tetap seperti itu."


"Jadi kau datang kesini untuk menemukanku?."


Wu Yan mengangguk, "Setelah mendengar kabar ramalan itu, Ketua menyuruhku segera menemukan mu. Namun saat aku sampai kau menghilang. Dan saat bertemu lagi, ditempat ini muncul makhluk itu ditambah lagi kau bersama Xue Yang. Tapi sekarang... Putri, Ayo kita pergi dari daratan ini."


Chu Yue berpikir sejenak dan melihat keluar jendela, malam yang dingin dan juga senyap.


"Aku masih harus menyelamatkan orang yang bisa ku selamatkan."


"Tapi bahkan jika kau menyelamatkan mereka pun, kau tetap akan jahat di mata mereka."


Chu Yue berbalik menatap Wu Yan dengan senyuman, "Kebaikan akan dibalas kebaikan, walau tidak sekarang tapi akan ada saat dimana mereka akan mengakui bahwa Aku tidak jahat. Akan ada saat dimana aku mendapatkan balasan akan kebaikan ku."


"Bukan soal itu, Putri. Makhluk itu, Makhluk itu lebih jahat, lebih buas dan bahkan jika kita menemukan Jiwa asli dari raga yang diambil makhluk itu, akan sulit untuk jiwa nya kembali." Ucap Wu Yan dengan cemas.


"Awal nya hanya biasa, kemudian seiring waktu kekuatan mereka bertambah. Lalu kemudian Satu roh jahat makhluk itu dapat memakan beberapa jiwa. Ditambah lagi seseorang membantunya berevolusi. Putri kita harus segera pergi." Bujuk Wu Yan lagi.


"Jika mereka berevolusi maka kekuatan yang akan aku serap akan lebih banyak." Ucap Chu Yue pelan, ia kemudian mendorong Wu Yan untuk pergi.


"Istirahatlah, besok kita akan menangkap mereka."


..._&_&_...


"Dimana Nona Yue? Apa dia masih dikamar nya?." Tanya Lu Jing pada Gu Shan, Wu Yan dan yang lain nya.


Mereka semua sudah bersiap diluar penginapan untuk pergi memburu Makhluk itu, namun Chu Yue sama sekali belum terlihat.


"Su Tang, bisakah kau mengecek kamar?." Suruh Gu Shan pada Su Tang.


Dengan tubuh malas, Su Tang berjalan dengan lesu memasuki penginapan dan berjalan kearah kamar Chu Yue.


Tok tok


"Hei, bukankah kita akan pergi. Nona Yue..." Su Tang mengetuk pintu dengan pelan namun didalam tak ada jawaban.


Ia kemudian mengetuk dengar keras, "Nona Yue kau masih tidur? Heh bukankah kau yang mengajak kami."


"Nona Yue." Su Tang memanggil dengan kesal, namun sudah lama ia sibuk di pintu tetap tak ada jawaban dari dalam kamar.


Ia kemudian membuka paksa pintu itu dan tak ada siapapun di sana. Dengan cepat Su Tang berlari keluar dengan nafas tersengal ia mulai berucap, "Nona Yue, dia... Dia tidak ada."


"Ayo kita pergi." Tiba-tiba suara Raja Yi menghentikan ucapan Su Tang.


"Tuan, dimana Nona Yue?." Tanya Gu Shan sambil melihat ke belakang Raja Yi.


"Apa dia meninggalkanmu?." Tanya Su Tang.


"Jika bukan karena kalian begitu lemah, kami akan segera pergi." Ucap Raja Yi menyindir mereka dan berjalan menuju hutan.


...**Jangan Lupa Like👍🏻, Vote dan Komen untuk mendukung karya ini terus berjalan....


Terima kasih**