
Liang Chen memasuki Hutan Api abadi dengan air mata yang bercucuran di wajah nya, ia berteriak dan menangis meluapkan emosi nya yang sedari tadi tertahan.
sedangkan Chu Yue saat ini mendengarkan ucapan buruk Wu Jia tentang Liang Chen.
Pantas saja Qing Hao begitu membenci Pangeran Qing dan begitu peduli pada Liang Chen.
Ternyata Qing Hao adalah tunangan Liang Chen yang sebenarnya namun karena Liang Chen merasa bersalah akan sesuatu maka ia menjadi tunangan Pangeran Qing.
Namun siapa sangka bahwa karena hal itu Wu Jia dapat mengarang cerita menakjubkan, mantan tunangan Pangeran Qing, Shao Qiu bunuh diri karena Liang Chen menyuruh orang memperkosa nya hingga dia hamil dan akhir nya bunuh diri.
Jadi Liang Chen dapat mendapatkan Pangeran Qing dengan mudah.
Menakjubkan sekali...
Hingga ia hidup saat ini, pengarang paling hebat yang ia temukan adalah Wu Jia. Cerita nya tanpa celah dimata orang buta.
Yap, Pangeran Qing dia benar-benar buta dan langsung percaya akan ucapan Wu Jia.
Chu Yue yang awalnya merasa marah pada Liang Jun, kini akhir nya mengangguk mengerti. Sebenar nya ia tak ingin membatalkan pernikahan Pangeran Qing, agar Liang Chen dapat melepaskan pria itu sepenuh nya.
Namun siapa sangka, Liang Chen yang begitu mencintai Pangeran Qing sama sekali tidak menggunakan Logika nya.
Dia masih berharap Pangeran Qing dapat kembali pada nya.
..._&_&_...
"Cerita sudah sampai disini, akhir cerita ini kau sudah tau bukan?." Sebuah suara tanpa wujud kini terdengar lagi, kemudian Chu Yue tiba-tiba berada diruang hampa.
"Dia berakhir dengan air mata, Dewi harapan, Qixuan, Liang Chen bahkan aku." Jawab Chu Yue kemudian melanjutkan, "Namun, kenapa aku terlahir kembali?."
"Seseorang meminta hukuman agar kau mendapat kesempatan."
"Siapa?."
"Seseorang yang hilang dari kehidupan ini."
Chu Yue berpikir sejenak dan mengingat kembali orang-orang yang pernah ia temui di kehidupan sebelum nya namun tidak ia temui di masa ini.
Terlintas di kepala nya dua nama. "Liu Zhan atau Raja Feng?."
"Ini rahasia. Dalam 7 kehidupan kau hanya berhasil 1 kali dari 6 kehidupan. Jika kali ini juga gagal, maka cintamu dan kebahagiaan mu akan hilang. Chu Yue sekarang pilihan apa yang kau buat?."
"Pilihan? Pilihan itu apa aku yang membuat nya atau kau?." Tanya Chu Yue dengan nada menyindir.
"Tentu saja aku." Ucap nya diselingi dengan tawa.
"Maka katakan pilihan apa yang kau buat untuk ku?." Ucap Chu Yue.
Tiba-tiba dua buah cahaya muncul dan memperlihatkan gambar yang berbeda, "Yang pertama kau berikan kekuatan mu dan aku akan membuat Linghun tishen itu bersembunyi kembali dan kau akan punya waktu untuk mencari asal makhluk itu."
Dalam gambar, para makhluk itu dengan cepat berlari pergi menuju tempat yang tersembunyi. Kemudian terlihat sosok Chu Yue dan teman-teman nya yang berusaha mecari mereka.
"Dan yang kedua aku akan memberikan kekuatan untuk mu hingga kau dapat menyerap semua kekuatan jahat itu, tapi kau harus kehilangan jatiĀ diri mu."
Chu Yue menatap gambar itu dengan lekat, wanita berpakaian merah dengan mata yang haus akan darah. Ia mengangkat wajah nya dan menatap ke sekeliling, "Menurutmu dengan Kultivasi ku saat ini aku tidak bisa menyerap kekuatan itu?."
"Em, benar. Kau tau, jika kau menyerap nya kau akan mengingat masa lalu. Tidak hanya sifat mu yang akan berubah tapi kau akan membalas dendam kepada orang- orang yang salah."
Chu Yue mengernyitkan dahi nya, "Tapi dia berkata padaku, bahwa tidak akan berbahaya aku menyerap kekuatan itu setelah menembus Kaisar bela diri."
"Heh." Suara itu terkekeh pelan, "Menurutmu dia jujur? Tanpa harus menembus Kaisar bela diri, kau bisa saja mengajarkan nya untuk menyerap kekuatan Linghun Tishen itu. Tapi tidak... Dia menyuruh mu untuk menembus Kaisar bela diri itu sendiri."
"Kenapa? Itu adalah hal yang harus kau cari tau sendiri. Tugasku adalah memberikan pilihan atas takdir yang akan kau pilih."
Sudut bibir Chu Yue naik, dan menghilangkan kedua cahaya itu, "Takdir ku ada di tanganku, aku sendiri yang akan memilih takdir ku. Kau tidak perlu ikut campur."
"Kau yakin?."
Chu Yue mengangguk, "Semua pilihan mu membawa ke akhir yang buruk bukan? Pada Liang Chen kau mengambil kekuatan nya, untuk digantikan dengan penawar racun gu. Awal nya memang kau hanya mengambil kekuatan nya namun akhir nya kau juga mengambil cinta, kepercayaan dan kebahagiaan nya."
"Dia lebih muda dariku ketika mengambil keputusan itu, namun tidak denganku. Setelah menjalani kehidupan sebelum nya, aku tau ada banyak pilihan. Terkadang ada banyak orang yang hanya memilih apa yang ada didepan nya, padahal ada banyak pilihan dibelakang atau bahkan di samping nya atau dia juga bisa membuat pilihan nya sendiri yang mungkin akan membawa nya ke kehidupan yang lebih baik."
"Lalu bagaimana jika pilihan mu itu berakhir buruk?."
"Bukankah semua akhir dari reinkarnasi ku itu memang tak ada yang baik? Dan juga karena itu pilihan ku sendiri maka setidak nya aku tidak akan mati dalam penyesalan."
Ia terkikik pelan, "Baiklah maka aku akan melihat takdir seperti apa yang akan kau buat."
..._&_&_...
"Takdir ku ada di tanganku sendiri." Ucap seorang gadis sambil terus menatap tangan nya.
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang cepat, membuat gadis yang duduk di jendela itu tersenyum geli.
Tak lama kemudian Xiao Zhan muncul dengan wajah lelah, "Nona Nuwa, kota ini sudah dikepung Linghun Tishen. Namun, kau jangan khawatir Kultivator itu sudah membuat pelindung jadi mereka tidak akan masuk."
"Kau yakin?." Tanya Nuwa.
Xiao Zhan mengangguk namun tiba-tiba suara teriakan terdengar.
Ia tersenyum kaku, kemudian wajah nya berubah panik, "Nona sekarang apa yang harus kita lakukan?."
"Menurutmu?."
Brukk
Suara berisik dari lantai bawah penginapan membuat Xiao Zhan gugup, "Kita harus segera kabur."
"Kemana?."
Xiao Zhan memandang ke segala sisi dengan bingung, jika keluar dari kamar itu bisa saja sudah ada Linghun Tishen yang menunggu.
"Lompat ke jendela, lalu kita akan meminta bantuan pada Kultivator itu."
"Kau Yakin?." Ucap Nuwa dan membuat Xiao Zhan ragu.
Ia kemudian melihat ke jendela, seorang Kultivator terbang dengan pedang nya namun tiba-tiba salah satu linghun tishen melompat dan menangkap Kultivator itu.
"Nona apa yang harus kita lakukan?." Tanya nya lagi dengan cemas.
Nuwa menatap pemandangan didepan nya dengan tenang, padahal ada banyak orang yang kini raga nya diambil alih oleh makhluk jahat.
"Pembatas antara iblis dan manusia akan segera hancur. Menurutmu seberapa besar kekacauan yang akan terjadi nanti?." Ucap Nuwa yang sama sekali tak dimengerti oleh Xiao Zhan.
Tiba-tiba suara dobrakan pintu terdengar, Xiao Zhan segera berbalik mata nya membulat ketika melihat beberapa Linghun Tishen yang berada didepan nya.
Dengan cepat Xiao Zhan memeluk Nuwa dengan maksud melindungi nya.
Hal ini membuat Nuwa sedikit kaget, ia memutar bola mata nya dan menepuk pundak Xiao Zhan.
"Jangan khawatir."