
"Hutan Ilusi sangat berbahaya, berhati-hatilah dalam setiap langkah kalian." Ucap Guru pembimbing mereka.
"Guru, ada Raja Yi yang melindungi kita jangan terlalu khawatir." Ucap Salah satu murid.
"Benar, benar."
"Dengan ada nya Raja Yi, kita pasti akan aman."
Raja Yi hanya menatap dingin mereka, kemudian melirik Chu Yue yang berjalan dibelakang dengan raut wajah malas.
"Kakak Chu, kau tau di hutan ini pernah muncul seekor Harimau emas yang ganas, dia akan memakan siapapun yang masuk kehutan ini." Ucap Shilin bermaksud menakut-nakuti Chu Yue.
"Jika dia akan memakan siapapun yang masuk ke hutan, lalu bagaimana ada orang yang tau bahwa ada harimau emas disini?."
Shilin menggaruk kepalanya bingung dengan pertanyaan Chu Yue, "Aku tidak tau, aku hanya mendengar gosip mereka."
"Ouh benar Shilin, Apakah Raja Yi pernah menjadi murid Sekte pedang naga biru?." Tanya Chu Yue penasaran.
"Seperti nya tidak. Namun ku dengar Cucu dari Penatua ketiga adalah murid Raja Yi. Kakak apa kau tidak tau?."
Chu Yue menggeleng, Guru nya tidak pernah mengatakan apapun selain tentang Alkimia, ditambah dia sangat jarang turun gunung, jadi bagaimana dia bisa tau gosip.
"Lalu dimana Cucu guruku sekarang? Guruku tidak pernah memberitahukan nya padaku."
Shilin mengisyaratkan Chu Yue untuk sedikit membungkuk, kemudian ia berbisik, "Dia sudah meninggal sekitar 30 tahun yang lalu karena bunuh diri."
Chu Yue membelalakkan mata nya terkejut, "Bagaimana bisa?."
"Kakak bukankah sulit untuk terus membungkuk seperri itu." Dengan cepat Chu Yue meluruskan punggung nya lagi.
"Jika Liang Chen meninggal 30 tahun yang lalu..." Chu Yue memperhatikan wajah Raja Yi dan mengernyitkan alis nya, jika dia guru Liang Chen maka umur nya sekarang pasti sangat tua.
"Hati-hati dibelakang mu."
"Cepat berpencar."
"Lari, cepat."
Sebuah keributan timbul pada beberapa murid Sekte lain, perlahan satu persatu akar berjalan muncul dan dengan cepat membelit orang satu-persatu.
"Shilin, awas." Chu Yue segera menggendong Shilin dan menjauhkan nya dari akar yang ingin membelit Shilin.
Semua dalam keadaan kacau dan mereka dengan sigap menyerang balik akar yang ingin membelit mereka.
"Raja Yi tolong aku." Ucap Mu An Shi yang kaki nya kini telah dibelit oleh Akar itu.
Raja Yi melirik Mu An Shi kemudian memandang Chu Yue yang berdiri dengan tenang, setiap akar yang mendekati nya segera menjauh ketika menyentuh kulit nya.
Raja Yi menghela nafas tenang, ia segera membantu Mu An Shi dan beberapa orang lain nya.
"Ini Akar anggur iblis?." Ucap Chu Yue dan melihat akar-akar yang menyerang orang disekitar nya.
"Kakak Chu kenapa akar itu tidak membelit kita?." Ucap Shilin yang langsung mendapat sentilan di dahi nya.
"Bukankah bagus, jika akar itu membelit kita apa kau ingin mati seperti dia?." Ucap Chu Yue menunjuk salah seorang Murid Sekte lain yang terbaring kaku dengan wajah pucat.
"Anggur itu menghisap darah, jadi berhati-hatilah." Teriak Guru pembimbing mereka.
Chu Yue sedikit mengernyitkan alis nya, saat aku melewati hutan ini tidak ada hal-hal yang seperti ini.
"Segera berkumpul sekarang." Teriak salah seorang Penatua Sekte lain, dengan cepat murid-murid nya berkumpul disekitar nya dan kemudian mulai terbentuk sebuah pelindung.
"Kalian juga berkumpullah." Ucap Raja Yi dan di angguki yang lain nya.
"Kakak, cepat kita juga berkumpul."
Chu Yue hanya diam, dia tidak ingin mendekati Raja Yi, namun...
"Nona, kau cepat berkumpul bersama kami."
Seorang Pria memegang pinggang Chu Yue dan menyeret nya ke kelompok nya kemudian sebuah pelindung juga terbentuk.
Kini semua kelompok berkumpul didalam pelindung, Shilin memukul pelan pundak Chu Yue dan meminta nya menurunkan diri nya.
"Pelindung ini hanya mampu bertahan setengah jam, kita harus bersiap. Kumpulkan energi kalian." Ucap Pemuda yang menarik Chu Yue.
...........
"Raja Yi akar itu terus menyerang kelompok lain nya, apa kita harus membantu?." Ucap salah seorang Murid.
"Chu Yue dan shilin bersama murid sekte bintang biduk, Raja Yi kita harus menyelamatkan nya."
Raja Yi diam, dan hanya melihat akar-akar itu menutupi pelindung kelompok lain nya.
"Kalian jangan keluar dari sini. Aku akan menghancurkan sumber nya." Ucap Raja Yi dan di angguki patuh oleh yang lain nya.
Dengan segera Raja Yi keluar dari pelindung dan terbang pergi.
"Raja Yi pergi, apa yang dia lakukan?." Tanya salah seorang murid Sekte bintang biduk.
"Dia pasti mencari Pohon iblis itu."
"Aku berharap Raja Yi dapat menghancurkan nya."
"Ouh benar, Hao ran kenapa kau menyeret Murid Sekte Pedang naga biru kesini?."
Fu Hao ran pemuda yang menarik Chu Yue segera menatap Chu Yue dan Shilin secara bergantian kemudian tersenyum tak enak, "Maaf kan aku, aku tidak melihat bahwa kalian Murid Sekte lain. Aku terlalu buru-buru jadi... Maaf."
"Tidak apa-apa." Balas Chu Yue cepat.
"Kakak Pertama pelindung tidak bisa bertahan lagi. Bagaimana ini?." Ucap nya pada Pemuda di samping Hao Ran.
"Hao Ran apa kau punya cara?." Tanya Wei Jing, sang Kakak pertama.
"Satukan kekuatan kita." Ucap Fu Hao Ran, ia kemudian mengangkat tangan nya dan mengeluarkan kekuatan nya.
Melihat Fu Hao Ran, semua mengikuti nya dan memperkuat Pelindung.
Krek krek krek
Chu Yue menatap keatas, pelindung sudah retak dan dengan tenang Chu Yue mengambil bola pelindung di kantong nya, Aku harap pelindung ku dapat bekerja.
....
"Guru pembimbing Akar nya sudah menutupi seluruh pelindung, Shilin murid penatua ketujuh dan Chu Yue satu-satu nya murid penatua ketiga, Guru kita harus menyelamatkan nya." Ucap Qu ShanShan panik.
"Shanshan tenang saja, Raja Yi pasti akan menghancurkan sumber nya." Ucap teman nya.
"Chu Yue seharusnya bergegas berkumpul bersama kita, namun dia malah memilih bersama murid Sekte Bintang Biduk, lihat betapa lemah nya mereka." ucap Lu Kangjian dengan nada mengejek.
"Mereka tidak memiliki guru bersama mereka, bertahan selama itu juga termasuk hebat." Ucap Lu Jing.
"Fu Hao Ran ada di sana, tidak heran mereka bisa bertahan. Namun dalam beberapa menit pelindung itu akan hancur." Ucap Gu Wei Yi.
"Aku harap Raja Yi segera kembali." Ucap Mu An Shan.
.....
"Guru, Pelindung milik Kakak Ketiga akan hancur. Kita harus menyelamatkan mereka guru."
"Sang Yu kau juga harus melihat, Kita juga terjebak." Ucap teman nya dengan kesal.
....
"Kelihatan nya kali ini Sekte bintang biduk akan kehilangan banyak murid."
"Penatua, Fu Hao Ran berada di sana, kehilangan seperti ini pasti akan menjadi tak tertahankan. Tahun depan Sekte QingYue kita pasti akan menjadi pemenang."
.....
"Pangeran Kelima, menurutmu apa Fu Hao ran akan selamat kali ini?."
"Dia punya keberuntungan nya sendiri, dia bahkan dapat terbebas dari gerbang kematian. Kali ini dia pasti bisa selamat."