The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Menyelamatkan teman



"XiuHuan kau seorang Kultivator juga kan?."


XiuHuan mengangguk, "Aku saat ini di tingkat Prajurit bela diri tinggi."


"Kemampuan mu sangat bagus, kenapa kau tidak masuk salah satu Sekte?." Tanya Chu Yue heran.


"Ayahku tidak mengizinkan nya, aku tidak tau kenapa."


"Kau ingin berlatih dan menjadi lebih kuat lagi?." Tanya Chu Yue dengan serius.


Xiuhuan menatap Chu Yue dan mengangguk dalam, "Aku ingin."


"Baik, bagaimana jika kau menjadi murid ku saja?."


Xiuhuan membuka lebar mulut nya, tak percaya dengan apa yang didengar nya. Menjadi murid nya? Gadis itu berada ditingkat yang sama dengan nya, kenapa dia harus menjadi guru nya?.


"Kau tidak bercanda?."


Chu Yue menggeleng, "Tidak. Kau jangan lihat tingkatan ku sama dengan mu tapi trik ku ada banyak. Jika kau mau, maka kau akan menjadi murid pertamaku."


Xiuhuan terdiam, ia akan mempertimbangkan hal ini.


Tak lama kemudian sebuah suara seruling terdengar, membuat Xiuhuan yang sedang terdiam mengernyit heran.


"Nona Yue, kau mendengar suara seruling itu?."


Chu Yue mengangguk, ia menutup mata nya dan memperhatikan nada yang dimainkan seruling itu.


"Gawat sesuatu terjadi." Chu Yue beranjak berdiri, "Xiuhuan kau ikut aku. Lihat kemampuan ku dan kau harus putuskan mau menjadi murid ku atau tidak."


..._&_&_...


"Shu Yan lanjut memainkan nya." Ucap Xue Yang.


Shu Yan menggeleng pelan dan menurunkan seruling nya, "Aku lupa nada nya."


"Kau..." Jia Zhen menunjuk Shu Yan kesal.


"Monster itu mulai masuk lagi, apa yang harus kita lakukan?." Tanya Zhan Feng khawatir.


"Segera lawan mereka." perintah Xue Yang.


Namun diam-diam Guang Zhao mengambil sebuah barang dibalik baju nya dan melempar ke depan.


Dengan segera barang itu menjadi sebuah pelindung, monster yang tadi nya akan masuk segera terpental jauh.


"Guang Zhao apa yang kau lakukan?." Tanya Chang Yi.


Guang Zhao berjalan ke sudut dan duduk bersandar, "Kakak Yue memberikan itu untuk melindungi ku jika sesuatu terjadi."


"Apa gunanya itu, pelindung tidak berguna." Ucap Jia Zhen dengan nada menghina.


Guang Zhao menatap Jia Zhen tajam, "Kau lihat saja, siapa yang akan membawamu dari gerbang kematian nanti."


"Apa maksudmu anak kecil, penangkal racun Putri Zhirou sangat efektif, gerbang kematian apa. Yue Ying itu hanya melebihkan kemampuan nya saja." Ucap Jia Zhen.


"Seseorang ingin menghancurkan pelindung." Tunjuk Zhan Feng ketika sebuah desingan terdengar tajam.


"Lihat bukan, tidak akan berguna."


"Jia Zhen bisakah kau tutup mulutmu?." Tegur Lu Tao geram ia kemudian menunjuk pelindung itu, "Lihat, pelindung itu menjadi semakin kuat. Kau harus nya malu pada dirimu karena menghina Yue Ying."


"Benar, Jia Zhen tutup mulutmu." Ucap Zhi Shu.


"Nona Yue ini, apakah sangat hebat?." Tanya Zhirou.


Shu Yan mengangguk, "Dia sangat hebat."


"Kakak, Kakak pendekar tolong Ayahku pingsan."


"Tuan pendekar tolong aku."


"Zhan Feng kepalaku sangat pusing." Ucap Zhi Shu dengan lemah.


"Kalian periksa keadaan mereka." Perintah Xue Yang.


"Baik."


"Xue Yang kami bukan tabib, kami tidak tau apapun." Ucap Chang Yi dan langsung di angguki yang lain nya.


"Nadi nya lemah, racun nya hampir menyebar ke seluruh tubuh jika selama setengah jam tidak ada penawar nya maka..." Salah seorang dari desa itu berucap sambil menggelengkan kepala nya.


Mereka tau... kelanjutan dari kata itu adalah mati.


"Xue Yang kau tidak ada penawar apapun?." Tanya Zhan Feng dengan cemas.


"Aku punya banyak pil, tapi racun itu aku sama sekali tidak mengetahui nya."


..._&_&_...


Chu Yue terkikik pelan, dan terus berlari tak menghiraukan Xiuhuan sama sekali.


"Tolong...tolong aku nona Yue."


Chu Yue menghela nafas pelan, dan berbalik menuju suara teriakan Xiuhuan.


"Nona Yue." Xiuhuan terjebak dalam kawanan serigala dia saat ini berdiri dengan malas.


Tak ada rasa takut di mata nya, teriakan nya tadi seperti hanya bualan saja.


"Xiuhuan, lawan mereka. Kau tinggal bunuh saja pemimpin nya setelah itu pengikut nya akan lari" ucap Chu Yue yang saat ini duduk di atas pohon.


"Mudah dengan hanya mengucapkan nya saja. Kau bantu saja aku, bukankah kita sedang buru-buru."


Chu Yue menepuk kepala nya pelan dan mengangguk, "Kau benar."


Dengan segera Chu Yue terbang kearah Xiuhuan, dan langung menarik nya terbang dari kawanan serigala.


Saat ini ia tidak ada waktu meladeni hal lain.


Chu Yue dan Xiuhuan terbang hingga keluar dari hutan terlarang, di atas mereka melihat banyak monster yang menghalangi jalan masuk gua.


"Nona Yue sebaiknya kita pergi, ada banyak Monster."


"Teman-teman ku terjebak didalam gua. Kau tenang saja dan lihat aku." Chu Yue kemudian memberikan sebuah pil pada Xiuhuan, "Ini pil peringan tubuh, kau bisa terbang terus disini."


"Aku akan turun."


Chu Yue melepaskan tangan nya dari Tubuh Xiuhuan dan turun dengan pelan. Ia kemudian membuat sebuah pelindung sebelum membaca mantra.


"Linghun Tingshen pergi dari raga, datang dan jadilah energi. Hitam tidak selama nya kotor, Putih tidak selama nya bersih. Kebenaran datang datang dari Hati, kebencian datang dari hawa *****. Arwah jahat dikeluarkan, Energi nya dimurnikan. Datanglah padaku dan jadilah kekuatan ku."


Seketika Monster yang tadi nya terus menyerang didepan gua, berteriak keras. Asap hitam keluar dari tubuh nya dan dengan segera berkumpul ditubuh Chu Yue.


....


"Itu... Kakak Xue kita akan selamat." Ucap Zhirou dengan senang sambil memegang erat tangan Xue Yang.


Xue Yang melirik tangan nya dan segera menarik nya.


"Itu pasti Yue Ying." Ucap Lu Tao dengan yakin.


"Bagaimana kau tau itu dia?." Tanya Yun Shang tak yakin, "Saat dia bertarung bersama kita, tidak ada hal seperti itu. Bagaimana kau bisa yakin?."


"Akhir nya kita selamat." Ucap orang-orang desa itu.


"Syukurlah, kita selamat."


"Walau kita terlepas dari monster itu, tapi bagaimana dengan mereka?."


"Mereka sebentar lagi akan mati."


"Tuan pendekar, tolong selamatkan mereka."


"Kalian pendekar bertugas menyelamatkan kami orang lemah, jadi selamatkan mereka bagaimana pun cara nya."


"Benar, benar jika kalian tidak bisa menyelamatkan keluarga kami, apa gunanya kalian."


"Kami pasti akan menyelamatkan kalian. Kalian tenang saja saat ini. Teman kami pasti bisa menolong kalian." Ucap Zhan Feng menenangkan walau saat ini ia sebenarnya juga sangat khawatir.


...


Butiran keringat keluar dari dahi Chu Yue, mengubah arwah jahat menjadi energi kali ini sangat sulit.


Arwah jahat yang penuh kebencian dan sangat kuat, saat ini didalam hati Chu Yue ia merasa ketakutan.


Dendam dari arwah jahat mulai bersatu dengan dendam di hati nya. Arwah-arwah jahat itu mulai ingin mengambil alih tubuh Chu Yue.


Sekuat tenaga Chu Yue berusaha memberontak, didalam hati nya ia merasa takut bahwa ia tidak bisa melawan lagi.


Tubuh nya mulai melemah, bibir nya mulai pecat, dan mata nya mulai menutup.


...


"Monster itu sudah berjatuhan, namun kenapa Yue ying belum masuk?." Tanya Chang Yi khawatir.


Xue Yang melihat kearah luar, "Aku akan memeriksa nya."


Ia kemudian berlari keluar, dan melihat sekitar, mata nya kemudian jatuh ke sosok perempuan mungil yang ia cari.


"YUE YING."