The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Mantan Tunangan



Xue Yang menatap keatas dimana dua orang yang tadi nya menonton kini terbang kebawah dan mendarat di samping Mu An Shi.


"An Shi, hanya berhadapan dengan orang rendahan seperti mereka tidak perlu mengeluarkan tenaga." Ucap Shilin dan menatap sekitar nya merendahkan.


"Nona Mu bukankah kau hanya perlu meracuni mereka seperti dia, untuk apa bertarung." Ucap Lu Jing menunjuk Yuan Yu.


Shilin mengangguk mengiyakan, "Kau itu Nona Mu, berurusan dengan serangga seperti mereka. Bukankah memalukan?."


"Iya, An Shi jika kau mau kau bisa meminta kami membunuh mereka. Tidak akan jadi masalah. Bahkan jika kau ingin melenyapkan seluruh kekaisaran keluarga mu juga pasti mendukung." Ucap Bao Yu menambahkan.


"Heh? Seluruh kekaisaran? Kau pikir kau punya kemampuan itu?." Tanya Sang Qi dengan tangan terlipat di dada.


"Hm?." Sudut bibir shilin terbentuk, ia kemudian mengeluarkan aura kekuatan nya, beberapa orang biasa langsung pingsan dan Kultivator yang berada dibawah nya kini tertekan dan kesulitan bernafas.


Melihat keadaan disekitar nya, Xue Yang menyerang Shilin sedikit hingga ia menarik aura nya kembali.


Shilin yang mendapat serangan tiba-tiba, membuat nya marah dan mencari asal serangan, "Siapa yang menyerang ku?."


"Itu aku." Ucap Xue Yang dan melangkah maju.


Melihat Xue Yang, Bao Yu menatap dengan seksama dan berpikir sejenak sebelum kemudian memukul Mu An Shi pelan, "An Shi bukankah dia tunangan mu?."


"Mantan Tunangan." balas Mu An Shi dengan wajah cemberut.


"Salam Nona Mu, tak ku sangka kita akan bertemu disini." Sapa Xue Yang.


"Hm." Mu An Shi membalas seadanya, tentu saja dia tak ingin bertemu dengan pria didepan nya.


"Nona Mu, bisakah kau menyadarkan mereka?." Tanya Xue Yang.


Mu An Shi mengangkat alisnya dan memandang sekitar kemudian ia segera menyebarkan suatu serbuk dan seketika mereka yang pingsan segera bangun.


"Apa yang terjadi?."


"Ahh rasa nya seperti ada sebuah pohon yang menimpaku."


"Benar, semua tubuhku menjadi sakit."


"Sekarang semua nya bubar." Ucap Xue Yang memerintahkan.


Guang Zhao dan Lu Tao yang mendengar ucapan nya segera membubarkan kerumunan.


Kini hanya tersisa orang-orang yang bersangkutan saja, ah tentu saja ditambah oleh Guang Zhao, Lu Tao dan Yun Shang.


"Tuan Xue, kau mengenalnya?." Tanya Liu mei dengan hati-hati.


Xue Yang mengangguk, dan memperkenalkan Mu An Shi, "Nona Mu An Shi, Keluarga Mu dari daratan atas."


Seketika Liu Mei dan yang lain nya kini terdiam dengan jantung yang berdebar kencang, bagaimana tidak? Keluarga Mu dari daratan rendah saja tidak bisa disinggung apalagi dari Daratan atas.


Liu Mei menghela nafas pelan, ia menenangkan diri nya dan tersenyum paksa, "Ahh Nona Mu dari daratan atas, maafkan aku sudah berbuat lancang padamu."


"Maaf?." Mu An Shi memandang rendah Liu Mei kemudian melirik Xue Yang.


"Tidak akan ku maafkan." Ucap nya kemudian menatap Bao Yu, "Ayo kita pergi."


"Sebentar." Ucap Shilin menghentikan kepergian Mu An Shi, ia kemudian berjalan ke depan Xue Yang, karena perbedaan tinggi badan yang jauh, Shilin mengangkat kepala nya menatap Xue Yang, "Kau Xue Yang dari Sekte Jun?."


"Benar."


"Jadi apa kau Yue Ying?." tunjuk Shilin pada Yun Shang yang langsung saja ditanggapi dengan gelengan kepala.


"Kalian mengenal Kakak Yue?." Tanya Guang Zhao.


Lu Jing menggeleng, "Tidak, kami hanya ingin bertemu dengan nya."


"Karena dia tidak ada, kita pergi saja." Ucap Mu An Shi yang seperti nya terburu-buru ingin pergi.


"Eih, seperti nya aku mendengar tentang tunangan." Ucap Shilin sambil bergantian menatap Xue Yang dan Mu An Shi.


..._&_&_...


"Jadi kalian bertemu mantan Tunangan Nona Mu?." tanya Lu Kangjian.


Bao Yu mengangguk, "Dia lumayan tampan, namun dibandingkan Gu Wei Yi menurutku juga tidak ada apa-apa nya."


"Apa maksudmu? Jelas-jelas dia lebih tampan dari Wei Yi." Bantah Lu Jing.


"Sudahlah, lalu apa kalian tau kalau Yue Ying belum kembali?." Tanya Gu Wei Yi.


Lu jing mengangguk mengiyakan.


"Kita tunggu saja sampai pengumuman besok, dia pasti akan datang."


..._&_&_...


Chu Yue bermeditasi dengan asap hitam yang berada disekitar nya, tak jauh dari tempat nya Raja Yi mengawasi Chu Yue sedangkan Zhan Feng pingsan agar ia tak mengetahui apa yang dilakukan Chu Yue.


Perlahan-lahan asap itu mulai menghilang dan masuk kedalam tubuh Chu Yue. Namun, sampai asap itu pun tak ada lagi Chu Yue tetap bermeditasi hingga Raja Yi menghampiri nya dan memberi nya kekuatan lain.


"Jika kau bersamaku tak apa menyerap kekuatan ini, namun saat sendiri, setidak nya kau harus menembus Kaisar bela diri baru kau boleh melakukan nya."


Chu Yue membuka kembali mata nya dan tersenyum lebar, "Terima kasih. Setidak nya dalam beberapa bulan aku akan menembus Kaisar bela diri dan sampai saat itu bukankah aku memang harus bersamamu."


Raja Yi memutar mata nya dan beranjak berdiri, "Orang yang melakukan nya ada kaitan nya dengan Putri Darah hitam. Dan juga sebelum semua ini tersebar kalian harus mencari sumber masalah bukan terus melawan makhluk itu."


"Namun, dengan inipun menguntungkan aku. Menyerap energi mereka membuatku lebih kuat. Jika untuk diri ku mungkin aku berpikir biarkan semua nya terjadi, lebih banyak dan lebih banyak. Semakin banyak maka aku semakin kuat." Ucap Chu Yue kemudian melanjutkan, "Mereka yang mati tidak ada hubungan nya denganku, aku juga tidak berkewajiban menolong mereka. Tapi... Entah kenapa aku terus menolong mereka."


"Itu karena kau baik, Kau terlalu baik hingga orang menyakiti mu. Aku bahkan berpikir kau itu bodoh bukan baik." Ucap Raja Yi.


Chu Yue mengangguk dengan senyum sedih, "Aku juga berpikir begitu."


"Baiklah sekarang kita pergi." Ucap Chu Yue dan beranjak berdiri, ia kemudian mengulurkan tangan nya membantu Raja Yi.


"Kita tidak harus pergi ke sana bukan? Tinggalkan saja dia dan pergi ke Daratan atas." Ucap Raja Yi menunjuk Zhan Feng.


..._&_&_...


"Tuan itu mereka." Ucap Anjing neraka yang sebelum nya menyerang Zhan Feng dan teman-teman nya.


Kini ia bersama Tuan nya melihat Chu Yue dan Raja Yi dari kejauhan.


"Kau bilang dia bersama Putra mahkota langit, lalu dimana dia?." Tanya Tuan nya dengan wajah datar.


Anjing neraka sedikit bingung dan menunjuk Raja Yi, "Dia disebelah Dewi."


Tuan nya mengerutkan kening dan mendesah pelan, "Ahh ku kira kau tidak akan tertipu."


"Maksud Tuan?."


"Dia bukan Reinkarnasi Putra mahkota langit, dia hanya menyamar." jawab Tuan nya.


"Lalu Tuan, apa yang harus kita lakukan?." tanya sang Anjing neraka.


Tuan nya menatap Chu Yue lekat, "Aku akan mencari Shu Lian dan kau terus awasi dia dan segera mengirim kabar jika ada bahaya."


"Baik Tuan."


..._&_&_...