The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Pertarungan Terakhir



"Menyerat seorang anak yang baru merasakan kenyamanan, membunuh seorang anak yang baru saja merasakan kebahagiaan, memotong tubuh seorang anak yang baru saja hidup seperti anak lain nya. Xue Yang menurutmu hal itu... Bahkan seorang iblis seperti ku tidak akan memberikan kematian keji itu pada orang yang tak berdosa. Namun dia..." Tunjuk Chu Yue pada kepala Shu Yan yang berada di tangan Zhi Feng dengan penuh kebencian.


"Namun dia... DIA MELAKUKAN NYA. DIA BAHKAN MELAKUKAN NYA DENGAN SENYUMAN YANG MEREKAH DARI BIBIR NYA." Teriak Chu Yue.


"Itu hanya hukuman kecil bagi nya." Ucap Chu Yue lagi, ia kemudian berbalik dan menghapus setetes air mata yang jatuh dari bibir nya.


"Shu Yan tidak akan pernah melakukan hal itu, kau iblis hanya mencari alasan untuk dirimu sendiri." ucap Zhi Shu menunjuk Chu Yue dengan penuh kemarahan, "Shu Yan selalu setia padamu, apa kau lupa saat itu, saat kau diburu oleh semua orang namun Shu Yan dia tetap membela. Dan ini balasan mu untuk nya?."


"Dia budak ku, aku tuan nya. Nyawanya hanya ada ditangan ku." Ucap Chu Yue.


"Kau..." Zhi Shu mengeluarkan pedang dari sarung nya, ia terbang dan mengarahkan nya pada Chu Yue dengan penuh kebencian.


Wei Ying hendak mencegah nya mendekati Chu Yue, namun Chu Yue memberi isyarat untuk mundur. Sehingga dia hanya bisa menuruti nya.


Tepat saat mata pedang hanya tinggal beberapa inci dari mata Chu Yue, Zhi Shu tiba-tiba terlempar hingga ia terbatuk dan mengeluarkan darah.


"Chu Yue, hentikan semua yang kau lakukan dan akui semua perbuatan mu salah." Perintah penatua ketiga.


Chu Yue menatap Penatua ketiga dan tertawa singkat lalu ia membungkuk hormat, "Liang Chen memberi hormat pada Kakek."


"Liang Chen?."


"Bukankah dia cucu Penatua ketiga? Dan mantan tunangan Pangeran Qing?." Ucap Bao Yu.


"Chu Yue, hanya karena wajahmu begitu mirip dengan Liang Chen. Namun kau bukan Liang Chen." Ucap penatua ketiga, di wajah nya ada ekspresi kaget, rindu dan juga rasa tidak percaya.


Chu Yue tertawa renyah dan menggelengkan kepala nya, "Tuan Tua, saat itu saat semua orang tidak ada di pihaknya. Liang Chen selalu berharap kau keluar dari pengasingan mu dan membela nya. Namun itu tidak terjadi, hingga dia memutuskan bunuh diri. Tuan Tua kau adalah harapan nya. Tapi Tuan tua, demi kekuatan mu itu kau telah membunuh cucu mu. Sekarang aku akan melihat seberapa hebat nya kekuatan mu itu dibanding hidup cucumu."


Chu Yue mengeluarkan pedang nya yang berwarna merah darah, dengan pola api di mata pedang nya. Ia kemudian menatap Penatua ketiga dan mengangkat pedang nya tinggi.


Melihat hal itu Penatua ketiga juga mengeluarkan pedang nya yang mengkilat dengan gagang pedang berwarna biru muda.


Kedua nya menunjukkan kekuatan nya, Chu Yue yang pada tingkat Kaisar Bela diri level 5 dan Penatua ketiga yang juga merupakan Kaisar bela diri namun level nya lebih rendah daripada Chu Yue.


"Kau menghisap kehidupan manusia, Menyakiti mereka dan tidak segan untuk membunuh. Liang Chen ku tidak akan pernah seperti aku, aku tau itu."


"Setiap orang hanya menilai dengan apa yang dilihat dan didengarnya tanpa mau mencari kebenaran nya. Tuan tua kau hanya rendah 1 level dibawah ku, namun tetap saja kekuatan ku jauh lebih kuat darimu. Jika kau menyerah sekarang, kau akan ku jadikan pemimpin Aliran yang telah ku buat." Ucap Chu Yue.


"Tidak perlu berbicara omong kosong."


"Baik, kita akan mulai sekarang."


Penatua ketiga dan Chu Yue terbang secara bersamaan dan saling berhadapan dengan pedang yang bersilangan.


Penatua ketiga menatap Chu Yue dengan pandangan yang meminta nya untuk menghentikan apa yang dia lakukan.


Namun Chu Yue membalas nya dengan tatapan tajam sambil menyeringai.


Tiba-tiba dengan cepat Chu Yue menolak penatua ketiga hingga ia terjatuh.


Chu Yue kemudian mendarat dan menatap Penatua ketiga dengan remeh, "Walau hanya berbeda 1 level namun itu bagaikan langit dan bumi. Penatua ketiga kau sama sekali tidak melihat kemampuan mu."


"Chu Yue, dia gurumu."


Chu Yue mengangkat mata nya menatap Gu Wei Yi, "Dia hanya mengajarkan ku tentang obat-obatan hal lainnya adalah usahaku sendiri. Lagi pula... Aku juga tidak menggunakan ajaran nya sebagai kejahatan. Itu cukup bukan?."


"Yue Ying... Em maksudku Chu Yue. Bersama kita apa semua hanya kebohongan?." Tanya Lu Tao dan di angguki oleh Chu Yue, "Yap.."


"Tidak... Tidak mungkin. Jika itu bohong kenapa kakak Yue menyelamatkan kami?."


Chu Yue berpikir sejenak kemudian menjawab tanpa ragu, "Aku hanya ingin meningkat kekuatan kalian sebelum aku menyerap nya. Ahh andaikan kau... Shang Mo tidak mengacaukan rencana ku.."


"Tidak." Jawab Chu Yue membuang muka.


"Kau berbohong." Ucap Shilin lagi.


"Kenapa?." Tanya nya lagi.


"Kenapa?." Chu Yue mengulangi ucapan Chu Yue dan menatap kebelakang Shilin.


Segerombolan Kultivator, dan mungkin ini adalah semua Kultivator yang ada di daratan rendah kecuali orang-orang nya, semua Kultivator ini pasti akan berusaha membunuh nya.


Dan ini... Memang keinginan nya.


Ia hanya ingin setelah ia mati semua orang mengetahui kebenaran nya, dan mulai mengasihani kematian nya.


Namun... Semua ini memang karena nya bukan? Semua bencana dan duka yang terjadi, ini memang salah nya. Dan dia pantas dibunuh.


Andaikan dia tidak ada, maka tidak mungkin ada bencana ini.


Chu Yue menengadahkan kepala nya, menatap langit dan menghirup udara sepuasnya.


Ia lalu menatap Wei Ying dan mengulurkan tangan nya.


"Kau siap?."


Chu Yue menganggukkan kepala nya, tanpa aba-aba Wei Ying menyerang semua orang yang berada disekitar mereka hingga terjatuh.


"SERANG MEREKA."


"SERANG!!!!."


Chu Yue dan Wei Ying saling berpegangan tangan mereka membuat pelindung namun dengan sengaja pula melemahkan nya.


Serangan demi serangan diluncurkan membuat pelindung mereka retak, ratusan orang kini menyalurkan kekuatan mereka untuk menyerang Chu Yue.


Dalam hitungan detik Hidup mereka berdua dapat berubah menjadi abu.


Namun tiba saat Pelindung hancur, serta Chu Yue dan Wei Ying menutup mata nya bersiap untuk mati, tiba-tiba seseorang muncul didepan mereka dan menghalangi serangan ribuan Kultivator itu.


"Xiao Chen, kau harus segera pergi. Cepat..."


Chu Yue membuka mata nya dengan kaget dan menatap tak percaya pada orang didepan nya, "Ayah..."


"Xiao Chen kau harus segera pergi.. Cepat." Suara nya semakin berat, Chu Yue tau dengan kekuatan nya dia tidak akan bertahan lama.


"Aishh. Wei Ying kau mundur." Chu Yue mendorong Wei Ying kebelakang ia lalu menarik Liang Jun dan menggantikan nya untuk menerima serangan itu.


"KEPUNG MEREKA, DAN SERANG DARI SEGALA SISI."


Chu Yue menatap tajam orang yang berteriak, dia.. Penatua Mu.


Dia dengan arogan menatap Chu Yue dengan merendahkan, dan hal itu Chu Yue benar-benar tidak menyukai nya.


...


"Ketua Liang seluruh Pasukan Menara pembunuhan telah dikerahkan."


Liang Jun yang tampak lemah hanya mengangguk dan menatap kejauhan.


"Dan juga... Seperti nya ada pasukan lain yang membantu."