The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Kisah tentang Pengkhianatan



"Nona Yue, apa kau meremehkan hadiah dari kompetisi ini?." Ucap Ketua Mei.


"Tentu saja." Ucap Chu Yue dengan cepat. Ia kemudian memandang Penatua Song, "Penatua Song, bukankah kau tau bahwa aku kaya dengan pil. Hanya dengan kembali ke Guruku dan meminta nya, aku bisa mendapat ratusan pil."


"Hanya mengandalkan gurumu? Bukan kau yang membuat nya kenapa begitu sombong?." Ucap Murid Sekte Tanshe Jian.


"Setidak nya guruku bisa membuat nya, daripada Gurumu? Apa dia bisa? Disini pil bagaikan harta berharga, padahal itu tidak ada apa-apa nya bagi guruku." Ucap Chu Yue menyombongkan guru nya, yang entah dari mana.


"Teman, apa kalian ingin mengikutiku? Kita disini melakukan kompetisi bukan amal kan? Karena hadiah nya hanya 'itu' apa yang kita perebutkan? Aku bisa memberikan kalian pil sebanyak yang kalian mau." Bujuk Chu Yue pada teman-teman nya.


"Nona Yue, jika kau ingin pergi maka pergi saja jangan mengajak teman-teman mu, atau apa kau takut?." Ejek Xia He Lian.


Chu Yue tertawa pelan, "Takut? Apa yang ku takutkan? Xiao Zhao kau mau mengikutiku tidak?."


Guang Zhao mengangguk dan segera berdiri kemudian berlari ke Chu Yue, "Tentu saja aku akan bersama Kakak Yue."


"Karena Yue Ying sudah mengatakan hal itu, maka aku akan menurut. " Ucap Chang Yi, ia kemudian melirik Xue Yang, "Tuan Xue, aku minta maaf tapi kau mengajak kami untuk berkompetisi, tapi jika hadiah nya saja mudah didapat untuk apa lagi hal ini."


Jia Zhen dan Lu Tao memandang mereka ragu namun mereka segera menghilangkan keraguan mereka dan ikut berdiri, "Kami akan mengikutimu juga Yue Ying."


"Kalian, Kalian berbicara seperti hanya ada diri kalian. Apa kalian tak menganggap kami?." Ucap Salah satu Ketua Sekte iblis dengan kesal.


"Benar, benar. Tidak tau sopan santun."


"Yang ingin pergi maka pergilah, Nona Yue kami tidak akan menahan mu." Ucap Ketua Song dingin.


"Baiklah, kalau begitu kita pergi. Namun sebelum itu." Chu Yue mengeluarkan 5 buah kompas dan melemparnya ke depan, "Kompas ini aku berikan, kalian buat saja yang lain nya sendiri."


"Hei, bukankah kau akan membuatkan nya untuk kami?."


"Sebelum nya aku berpikir begitu, tapi karena aku tidak ikut kompetisi ini lagi, maka bukankah tidak ada lagi tempat untukku disini. Maka, dengan terpaksa, aku tidak bisa memberikan kompas lain nya." Ucap Chu yue dengan nada sedih.


Seketika semua yang berada di ruangan memandang nya dengan geram, kecuali beberapa Penatua dan tentu saja Zhang Bingjie, ia tersenyum kecil melihat kelakukan Chu Yue.


Penatua Jiang terkekeh pelan, "Nona Yue kau benar-benar sesuatu, Bagaimana dengan ini Penatua Mu karena Kompetisi ini sangat penting maka kita berikan saja hadiah y 'Busur dewa'."


"Busur dewa?."


..._&_&_...


"Chu Yue, bersikap sombong seperti itu seperti nya bukan sifat mu."


Xue Yang berjalan menghampiri Chu Yue, yang sedang duduk di atas bukit menikmati bulan purnama.


Chu Yue terkekeh pelan dan membaringkan tubuh nya, "Xue Yang kau pernah membaca buku tentang sejarah daratan ini?."


Xue Yang duduk di samping Chu Yue dan menggeleng pelan.


Mata Chu Yue terpaku pada bulan, tatapan nya sendu dan penuh kasihan. Ia kemudian mulai bercerita.


Saat ia mencari tau tentang Linghun Tingshen, ia mengetahui asal-usul makhluk itu. Dia diciptakan oleh Putri Darah hitam.


Metode kejam untuk meningkatkan kekuatan, dan merendahkan manusia. Namun Metode ini sebenar nya di ciptakan oleh Putri dengan darah yang mampu menyelamatkan orang lain.


Namun karena Darah itu pula Putri Darah Hitam di khianati Sekte nya dan keluarga nya.


Bahkan orang yang pernah ditolong nya kini berbalik mencelakainya. Pria yang dicintai nya memburu nya, Sahabat yang ia percaya menusuknya dari belakang. Benar-benar air susu dibalas air tuba.


Putri Darah hitam menyembunyikan diri hingga ia mendapat sebuah Batu dengan sebuah tulisan 'Manusia punya pikiran tapi Hewan tidak, sayang nya Hewan tau balas budi tapi manusia balas menyakiti.'


Putri Darah hitam kemudian mengetahui sebuah Cerita Legenda, Seorang Kultivator pertama di daratan yang dijuluki 'Dewi Harapan.'


Ingin melawan tapi tak punya kekuatan. Mereka hanya bisa berharap dan berdoa agar datang seorang penyelamat.


Doa mereka terkabul, seorang Dewi datang membebaskan mereka dari iblis dan mengajarkan mereka budidaya untuk melawan iblis.


Namun, tidak semua manusia bisa menjadi seorang Kultivator. Hal ini membuat banyak orang tidak puas.


Mereka mendesak Dewi harapan untuk menjadikan semua orang sebagai Kultivator. Dewi Harapan kemudian mengasingkan diri, mencari cara agar semua orang bisa menjadi Kultivator.


Namun siapa sangka mereka mengira Dewi Harapan kabur, tak ingin menolong mereka lagi. Manusia biasa membenci Kultivator, Kultivator menindas manusia biasa. Perpecahan antar manusia dimanfaatkan oleh iblis.


Mereka ingin menghabisi semua manusia. Namun sayang, rencana itu dihentikan oleh Dewi Harapan. Ia menguras banyak tenaga nya melawan iblis dan membuat pembatas antara manusia dan iblis.


Siapa sangka sebuah desas-desus kemudian muncul, Siapapun yang bisa memakan tubuh Dewi Harapan dia bisa menjadi manusia abadi, dan tak terkalahkan. Segera hal itu membuat nya diburu. Upayanya menyelamatkan manusia dibayar oleh kematian yang menyakitkan.


Karena Tubuh nya melemah, dia tak punya kekuatan apapun untuk melawan, pada akhir nya tubuh nya dipotong dan menjadi santapan para manusia serakah. Bahkan Iblis pun sangat kasihan pada nya.


Diakhir hidup nya Dewi harapan menyesal, dia bersumpah tidak akan melakukan sesuatu tanpa mendapatkan bayaran.


Dewi harapan yang membawa harapan, kini pergi meninggalkan kebencian.


"Lalu apa kaitan nya ini dengan Putri Darah hitam?." Tanya Xue Yang tak mengerti.


"Dewi harapan dikhianati, Putri Darah hitam juga dikhianati. Dewi harapan bahkan mengatakan bahwa 'Binatang tidak akan menggigit orang yang menolong nya.' oleh karena itu Putri Darah hitam menciptakan Linghun Tingshen, menggantikan jiwa manusia dengan jiwa binatang. Sebagai bentuk pelampiasan kemarahan nya dan Dewi harapan ."


"Kekacauan dimana-mana, semua dendam nya sudah terbalaskan. Ia kemudian bunuh diri, kehidupan di Dunia sungguh menyakiti membuatnya memutuskan meninggalkan dunia ini." Chu Yue kemudian beranjak duduk, "Mereka baik hati, namun kebaikan mereka dibalas dengan kejahatan. Mereka tidak pernah meminta imbalan namun mendapat Kematian yang tidak menyenangkan."


"Karena itu, Aku memutuskan untuk memegang prinsip 'Jika ingin sesuatu maka bayar aku.'. Dengan prinsip itu apa itu pengkhianatan?." Ucap Chu Yue.


"Sudah dibayar maka tidak ada lagi ikatan. Tidak ada ikatan maka tidak ada pengkhianatan. Prinsip ini... Tidak sesuai dengan sekte kebenaran." Ucap Xue Yang menanggapi.


Chu Yue terkekeh pelan, "Aku bukan dari Sekte kebenaran, hanya Sekte Jun."


"Sekte Jun adalah bagian dari Sekte kebenaran." Ucap Xue Yang dan langsung mendapat gelengan dari Chu Yue.


"Ketua Sekte Jun, tidak pernah mengatakan bahwa ia bagian dari Sekte Kebenaran, Sekte Jun hanyalah Sekte yang didirikan untuk membantu manusia bukan untuk melambungkan nama, seperti Sekte lain nya. Kebenaran? Kejahatan? Mereka tidak bisa dipisah hanya dengan nama, Xue Yang." ucap Chu Yue.


"Jika itu bisa kenapa mereka yang mengatakan kebenaran membunuh keluarga seseorang yang tidak bersalah." Ucap Chu Yue dengan dingin.


..._&_&_...


"Nona bangunan penampung jiwa sudah diperbaiki, namun Kompetisi para Sekte ini. Aku takut jika nanti tak ada lagi yang tersisa." Ucap Seorang Pria paruh baya dengan kepala tertunduk.


Didepan nya berdiri seorang nona muda dengan jubah hitam yang membelakangi nya, "Bangunan kita tersembunyi, kecuali mereka tahu benar letak nya mereka tidak akan bisa masuk."


Pria itu berucap dengan takut, "Nona, dari laporan mata-mata para Sekte itu mempunya kompas yang khusus menunjuk Bangunan penampung jiwa."


"Kompas? Darimana mereka mendapatkan nya?." Ucap nya dengan suara tegas.


"Itu berasal dari Seseorang bernama Yue Ying yang berasal dari Sekte Jun."


"Yue Ying?." Dia berucap dengan pelan, alis nya sedikit terangkat kemudian berbalik.


_&_&_


Ada yang bisa nebak nona ini siapa? Setelah lama gak muncul baru muncul lagi.


Clue : Awal2 chapter.