The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Penawar racun



"Tuan kau siapa?." Tanya Chu Yue ketika melihat seorang pria yang tengah duduk didepan istana HeiBai dengan tangan memegang seruling.


Pria itu, Lan Long yang sedang melamun segera tersadar dan beranjak berdiri.


"Nona seharusnya aku yang bertanya kau siapa." Ucap Lan Long berpura-pura tak mengenali Chu Yue.


"Apa istana ini milikmu tuan?." Tanya Chu Yue ragu.


Lan Long menggelengkan kepala nya, Istana ini milik Dewi nya yang saat ini berada didepan nya, jika ia mengaku bahwa ini milik nya maka jika Dewi nya kembali ia akan tamat.


"Tidak, seekor naga biru menitipkan istana ini untuk ku jaga." Ucap Lan Long.


"Ouh benar..." Lan Long melangkah maju ke depan Chu Yue, ketika mereka semakin dekat Chu Yue segera mundur namun langkah nya itu segera ditahan oleh Lan Long yang kini memegang tangan kiri nya.


"Nona, kau akan menembus Raja bela diri tinggi, kenapa kau tidak bermeditasi saja dulu?." Tanya Lan Long.


Chu Yue menarik tangan nya, wajah nya berubah murung, "Saat ini aku tidak bisa. Tuan, aku kesini karena ingin mencari sesuatu, apa aku boleh masuk?."


"Tentu saja, kenapa tidak?  Lan Long tidak pernah melarang siapapun masuk."


Omong kosong!!


Istana Hei-Bai siapa yang akan berani masuk? Bahkan lalat pun akan segera berbalik ketika ia melihat istana ini.


Bukan hanya Lan Long yang menjaga nya, tapi juga Jin Hu yang sangat pemarah.


Chu Yue mengangguk berterima kasih, dengan segera ia masuk kedalam istana dan berjalan keruang Alkemis.


Lan Long mengikuti Chu Yue dengan alis mengkerut, Kali ini apa yang terjadi?.


Chu Yue mengitari ruang itu, beberapa kali ia mengeluarkan dan memasukkan buku dengan tidak sabar. Bahkan ketika ia mengambil sebuah buku, ia hanya membuka lembaran nya dengan cepat dan menutup nya.


Lan Long yang berada didepan pintu menatap Chu Yue dengan wajah penasaran, "Nona apa yang sedang kau cari?."


Chu Yue menghentikan aktivitas nya dan berjalan ke arah Lan Long, "Apa Lan long memberitahumu buku Pengobatan yang lain?."


"Sebenarnya apa yang sedang kau cari?."


Chu Yue mengeluarkan sebuah jarum yang sudah menghitam dengan bekas darah diujung nya, "Aku sedang mencari penawar racun ini."


Lan Long mengambil jarum itu dari tangan Chu Yue dan memperhatikan jarum itu, Wajah nya kemudian berubah menjadi kaget.


Chu Yue yang melihat perubahan di wajah Lan Long bertanya dengan tidak sabar, "Tuan apa kau tau racun apa itu?."


"Racun Bunga hitam kelopak lima." Ucap Lan Long sedikit tak percaya, Bukankah bunga hitam itu hanya ada di alam iblis? Kenapa bisa racun bunga ini ada di alam manusia.


"Tuan kau tau racun itu? Apakah ada penawarnya?."


Lan Long mengangguk cepat, "Bunga emas kelopak sembilan, itu adalah penawarnya."


"Dimana aku bisa menemukan nya?."


Lan Long mengangkat wajah nya menatap Chu Yue, "Jika kau ingin penawar nya maka kau harus menembus Raja bela diri tinggi dan juga Alkemis Level 8. Bunga emas kelopak sembilan adalah bahan terpenting, namun untuk mengolah nya menjadi pil maka kau harus menjadi Alkemis level 8."


Chu Yue terdiam, dia sudah bisa menembus Raja bela diri tinggi, namun menjadi Alkemis level 8? Berapa lama waktu nya? Belum lagi Bunga Emas kelopak sembilan, dimana dia akan menemukan nya?


Lan Long memegang pundak Chu Yue menenangkan, ia terkekeh pelan ketika melihat wajah cemas Chu Yue, dari beribu tahun yang lalu hingga sekarang di tidak pernah bisa mengendalikan ekspresi nya.


Jika dia marah, maka wajah nya akan menunjukkan kemarahan, jika ia cemas maka wajah nya dipenuhi oleh kerutan dan jika dia bahagia maka di wajah nya akan ada senyum lebar.


"Kau bisa menembus Raja bela diri tinggi disini, dan Alkemis Level 8 aku yakin kau dapat mencapai Level itu dalam waktu singkat. Namun, untuk Bunga Kelopak emas maka kau harus keluar dari hutan ini dan mencari ke Sekte Pedang naga."


"Sekte pedang naga? Apa ditempat ini juga ada sebuah Sekte?."


Chu Yue berucap dengan bingung, ia masuk ke tempat ini melalui ruang kosong yang berada ditubuh nya. Ia kira hanya ada sebuah hutan, namun seperti nya ada tempat lain juga.


"Istana ini berada di Hutan Api abadi."


Chu Yue terdiam sejenak, "Apakah ini Daratan atas?."


Chu Yue bertanya dengan ragu-ragu, seingat nya Hutan Api abadi hanya ada di daratan atas.


Lan Long mengangguk mengiyakan, "Hutan ini memiliki Api abadi yang dapat menjadi Kekuatan seorang Kuktivator jika dapat menaklukkan nya. Namun untuk kehutan ini sudah sangat sulit apalagi menaklukkan api itu."


"Tuan apa kau bisa ku percaya?."


"Nona sebenar nya aku tau kau darimana, Lan Long mengatakan nya padaku. Kau tenang saja." Ucap Lan Long.


"Kau tau racun itu, Tuan apa kau juga seorang Alkemis?."


Lan Long mengangguk, Tentu saja dia seorang Alkemis bukankah Dewi Api nya sendiri yang mengajari nya, untuk menghemat tenaga nya membuat pil untuk membantu para Dewa dan manusia yang lemah.


"Bisakah kau membantu ku? Hanya beberapa hari, sebelum aku kembali bisakah kau menjaga teman-teman ku." Ucap Chu Yue dengan penuh harap.


"Tentu saja."


Chu Yue tersenyum senang, "Baik, nanti malam aku akan membawa ke tempat dimana teman-teman ku berada."


"Tidak perlu terburu-buru, waktu ditempat mu dan disini berbeda. Dalam waktu 1 bulan aku akan membantumu menembus Level 8."


..._&_&_...


Chu Yue dengan serius memperbaiki pil, namun berkali-kali pil itu gagal. Dari Matahari tenggelam hingga kembali terbit, Chu Yue tidak berhenti mencoba.


"Nona, sebaik nya kau beristirahat sebentar." Ucap Lan Long yang tidak tahan melihat mata Chu Yue yang menghitam.


"Berhasil." Chu Yue mengeluarkan Pil level 7 dari tungku nya, dan memperlihatkan nya pada Lan Long.


"Sekarang kau beristirahat."


"Aku perlu menembus Level 8." Ucap Chu Yue.


"Nona Yue kau harus beristirahat, jika tidak aku tidak akan mengajarkanmu." Paksa Lan Long.


"Baiklah." Ucap Chu Yue dan merebahkan diri nya ditempat, tak butuh waktu lama ia tertidur.


Lan Long tersenyum kecil, ia mengangkat tubuh kecil Chu Yue dan membawa nya ke kamar tidur.


Lan Long menatap Chu Yue dengan mata sendu, ia terlihat tenang namun secara bersamaan ada kegelisahan didalam hati nya.