The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Bertemu kenalan lama



Chu Yue menarik telinga Guang Zhao dan membalikkan tubuh nya.


Guang Zhao menyengir lebar dan menggaruk kepala nya kemudian memeluk Chu Yue.


"Jadi kau Kakak nya?." Sang Qi memandang Chu Yue sinis kemudian menunjuk Guang Zhao, "Dia menipu dan membuat keributan, bagaimana cara mu mengganti nya?."


Chu Yue tak acuh pada ucapan Sang Qi, ia hanya mengelus pelan rambut Guang Zhao sambil tersenyum.


"Hei Kau, apa kau mendengar?." Ucap Sang Qi marah.


"Qi'er jangan bersikap tidak sopan."


Mendengar suara yang dikenal nya, Chu Yue mengangkat kepala nya dan menatap Liu Mei.


Ia kemudian melepaskan pelukan Guang Zhao dan menunduk meminta maaf, "Aku minta maaf karena kenakalan adikku, aku akan mengganti semua kerugian kalian."


"Tentu saja kau harus mengganti nya." ucap kerumunan orang.


"Nona, kerugian apa yang dibuat adikku padamu?." Tanya Chu Yue pada Liu Mei.


"Tidak ada kerugian apapun, aku hanya tidak suka pada anak yang suka berbohong, aku mengejarnya hanya karena ingin mengajari nya." Ucap Liu Mei lembut.


"Kakak, Anak itu kemarin mengambil uang kita."


"Iya benar, Liu Mei kau bahkan masih berbaik hati dengan anak nakal itu."


"Minta saja uang kita dikembalikan."


Liu Mei menatap teman dan adik seperguruan nya menenangkan, "Anak itu tidak mengambil tapi aku yang memberikan nya. Tidak apa."


"Nona, aku hanya berharap kau mengajari adikmu dengan baik, kalau tidak dia hanya akan terus mendatangkan masalah padamu dan orang lain." ucap Liu Mei pada Chu Yue.


"Aku akan menyimpan ucapan Nona dalam hati. Karena Nona sudah berbaik hati, aku mengucapkan terima kasih, tapi kami akan tetap mengganti nya."


Chu Yue kemudian mengeluarkan kantong uang nya, sudut mata nya kemudian menangkap Jia Zhen dan Lu Tao yang bersembunyi di kerumunan.


"Lu Tao, Jia Zhen keluar sekarang atau aku akan menendang kalian."


Lu Tao dan Jia Zhen yang mendengar ancaman itu langsung bergerak maju dengan senyum kaku mereka, "Kakak Yue."


"Sejak kapan aku menjadi kakakmu?." Ucap Chu Yue sinis.


Ia kemudian memberikan kantong uang pada Lu Tao, "Gantikan kerugian mereka, dan jangan mengambil sepeser pun."


"Guang Zhao, dimana yang lain nya?." Tanya Chu Yue yang beralih menatap Guang Zhao.


"Mereka di Penginapan, aku akan menunjukkan jalan nya."


......


"Kakak Mei sepertinya mereka juga seorang Kultivator."


"Kau melihat nya Yuan Yu?." Tanya Liu Mei.


Yuan Yu mengangguk, "Aku hanya penasaran karena penampilan nya seperti seorang pendekar, jadi aku melihat bela diri nya."


"Tingkat apa dia?."


"Hanya Prajurit bela diri tinggi, sedangkan anak kecil dan dua pria lain nya pada tingkat yang sama seperti diriku." Ucap Yuan Yu


Sang Qi yang mendengar nya terkejut begitu pula Liu Mei, "Yuan Yu apa kau tidak salah melihat nya?."


Yuan Yu menggeleng, "Aku tidak salah."


"Tak ku sangka ternyata anak itu hebat." Puji seseorang.


Yang lain nya mengangguk setuju, sedangkan Liu Mei mengepalkan tangan nya erat dengan ekspresi datar, Sang Qi yang melihat itu segera memuji Liu Mei.


"Heh apa hebat nya itu? Kakak Liu Mei hanya dalam waktu singkat bahkan dapat mencapai Prajurit bela diri tinggi dan Menjadi Alkemis Level 2."


"Benar, Liu Mei memang hebat walau Bela diri nya belum tinggi tapi dia punya potensi."


"Kalau bukan karena dia tinggal di kerajaan busuk itu aku yakin dia sudah Jenderal bela diri ah tidak mungkin Raja bela diri." Sahut yang lain nya.


"Para penatua saja sering memuji Mei'er, itu berarti Mei'er kita memiliki potensi tak terbatas."


"Benar, benar."


_&_&_


"Bos kami ingin menyewa kamar nya beberapa hari lagi." Ucap Zhan Feng didepan Bos penginapan itu.


"Untuk berapa hari?." Tanya Bos itu dengan senyum ramah nya.


"3 hari. 180 perak bukan?." Ucap Zhan Feng dan meletakkan uang nya dimeja.


Bos itu menatap Zhan Feng dengan tatapan aneh nya, "Aish Tuan, saat ini Penginapan sangat sulit dicari."


"Jadi?." Tanya Zhan Feng tak mengerti.


Bos itu mengangkat 3 jari nya.


"Kurang 30 perak lagi? Kau menaikkan harga nya bos?." Ucap Zhan Feng.


Bos itu menggeleng kuat, "300 perak, untuk 3 hari.".


Zhan Feng membulatkan mata nya terkejut, dan Zhi shu segera menghampiri bos itu.


"Bos kau ingin menipu kami?."


"Aish Tuan-tuan dan nona, Sebentar lagi akan diadakan kompetisi akan banyak murid-murid sekte seperti kalian yang akan menyewa nya. Jika kalian tidak ingin aku tidak akan memaksa." Ucap Bos itu dan berpura-pura tidak menghiraukan mereka.


"Bos kami ingin menyewa 3 kamar besar."Ucap Lu Jing, seorang murid Sekte teratai hitam yang sebelum nya ditemui Chu Yue.


"3 kamar besar, untuk berapa hari?." tanya bos itu.


"5 hari."


"Tuan, kau sebelumnya tidak ingin menyewa lagi kan." Ucap Bos itu.


Menebak kemana arah pembicaraan itu, Zhan Feng segera menambahkan uang nya, "Tidak, kami akan mengambil nya. Ini tambahan nya." Ucap Zhan Feng cepat.


Bos itu melirik Zhan Feng kemudian tersenyum lebar pada Lu Jing "Aihh Tuan, untuk saat ini hanya tersisa 1 kamar saja."


"Tuan, kami ingin 3 kamar berapapun uang yang kau inginkan kami akan memberikan nya." Ucap Lu Jing.


"Tetua dan Guru kami akan segera tiba, Bos apa kau tidak punya kamar lagi?." Tanya Lu Jing lagi.


"Aihh tuan tidak ada lagi, kau lihat." Bos itu menunjuk sekitar ruangan, "Sangat ramai disini, beruntung kami masih punya 1 kamar."


"Lu Jing apa sebaik nya cari penginapan lain?."


"Kita ambil saja dulu ini 1, sangat sulit mencari penginapan jika dilihat dari situasi nya." Ucap Lu Jing yang di angguki teman nya.


"Ouh benar, katakan pada mereka kita menemukan satu."


"Baik." Teman Lu Jing pergi dan menyisakan Lu Jing yang kini membayar uang sewa.


Zhi Shu menatap Lu Jing menilai sambil mengetuk jari nya dimeja, "Kau dari Sekte Teratai hitam?."


Lu Jing mengernyitkan dahi nya dan mengabaikan Zhi Shu.


"Kau tidak mendengar ku?."


"Benar, aku dari Sekte Teratai hitam."


"Kenapa kalian ke sini?." Tanya Zhi Shu heran.


"Zhi Shu, Sekte iblis juga ikut berkompetisi." Ucap Zhan Feng yang tiba-tiba masuk dalam pembicaraan.


"Ouh benarkah?."


Zhan Feng mengangguk kemudian mengulurkan tangan pada Lu Jing, "Aku Zhan Feng dari Sekte Jun."


Lu Jing melirik singkat tangan Zhan Feng dan tidak berniat menyalami nya, "Aku Lu Jing."


"Ouh Lu Jing." Zhan Feng menarik tangan nya dan tersenyum paksa.


Tiba-tiba sebuah suara datang dari arah luar,


"Lu Jin, kami tidak menemukan satupun tempat penginapan."