The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Dijemput Ketua Lin



Didepan restauran, Guang Zhao memukul mundur pria yang sebelum nya ingin merebut meja makan nya.


Ada banyak orang yang menonton pertarungan mereka, dan banyak pujian dilontarkan terhadap Guang Zhao.


"Baik sekali."


"Bagus."


"Anak kecil sangat hebat."


Guang Zhao tersenyum bangga mendengar pujian itu dan berlagak hebat di depan orang-orang.


Zhan Feng, Xue Yang dan Yun Shang yang berada didalam restauran hanya menggeleng pelan.


Mereka tidak berminat menonton pertunjukkan jalanan itu. Sedangkan sisa nya sudah berada disisi Guang Zhao semakin menyemangatinya.


"Yuwen, jangan berbaik hati pada nya. Kau ini, anak kecil seperti itu jangan diberi ampun." ucap teman nya dengan kesal.


"Jika kau benar-benar kalah maka keluar saja dari Sekte Ming daripada mempermalukan Sekte Ming."


Yuwen yang berlutut kesakitan, memandang Guang Zhao tajam. Dia melawan nya tanpa ampun tapi anak itu dapat menangkis serangan nya.


Ia kemudian bangkit berdiri dan menyerang Guang Zhao lagi.


"Pedang Membelah Bumi."


Yuwen menarik pedang nya dan mengarahkan pedang nya kepada Guang Zhao yang perhatian nya masih pada pujian-pujian itu.


Zhi Shu yang melihat jurus yang dikeluarkan Yuwen terbelalak kaget, namun terlambat pedang itu sudah didepan Guang Zhao.


"Matiii."


Saat pedang itu akan menyentuh leher Guang Zhao sebuah kilatan tiba-tiba muncul dan menghantam perut Yuwen hingga ia terpental jauh.


"Xiao Zhao, baru ku tinggal beberapa hari tapi kau sudah nakal lagi."


Guang Zhao berbalik kearah suara. Chu Yue menembus kerumunan dan berjalan kearah Guang Zhao, langkah nya elegan setiap gerakan nya memancarkan kemuliaan.


Guang Zhao terpaku beberapa saat sebelum kemudian ia tersenyum dan berlari memeluk Chu Yue, "Kakak Yue."


"Guang Zhao jika aku tidak datang tepat waktu, apa yang akan terjadi padamu nanti?."


Chu Yue mensejajarkan tubuh nya dengan Guang Zhao dan mencubit pipi nya pelan, "Guang Zhao jangan seperti ini lagi."


"Maaf Kakak Yue, tapi dia yang lebih dulu memulai nya."


"Lalu kenapa jika dia memulai nya? Bukankah kau punya Kakak yang lain? Kemana mereka?." Chu Yue melirik Zhi Shu dan yang lain nya tajam, kemudian menatap Guang Zhao lagi dengan tatapan lembut.


"Yue Ying, maaf ini salahku. Seharusnya aku bisa mencegah nya." ucap Zhi Shu dengan wajah bersalah.


Chu Yue menghela nafas pelan, ia bangkit berdiri dan menatap Yuwen dengan dingin, "Kau menggunakan jurus mematikan untuk melawan anak kecil, sungguh memalukan."


Yuwen yang terluka akibat Chu Yue, duduk sambil memegangi perut nya dan membalas tajam tatapan Chu Yue.


"Kalian, aku akan laporkan kalian. Lihat saja Seluruh Sekte Ming akan memusuhi kalian semua."


"Kau berani bicara seperti itu?." Ucap An Shi yang tiba-tiba muncul di kerumunan.


"Senior."


"Nona Yue, masalah ini kami mohon maaf." ucap An Shi dengan tulus.


"Senior tidak perlu minta maaf, mereka yang bersalah."


"DIAM." An Shi menatap tajam Yuwen hingga ia terdiam menunduk.


"Senior kenapa kau membela mereka? Lihat saja aku akan melaporkan ini pada Penatua Song. Lihat apakah kau mas.."


"Lalu katakan saja, jangan kira kau seorang pangeran kau diperlakukan istimewa, kau hanya murid biasa." Ucap An Shi kesal.


"An Shi kau disini juga?." Zhi Shu menghampiri An Shi, kemudian ia memandang ke sekitar, "Kau tidak bersama penatua Song?."


"Tidak. Tapi aku sudah mengabari nya kalau kalian ada disini."


Jia Zhen dan Lu Tao membubarkan segera membubarkan kerumunan dan bergabung dengan Chu Yue.


"Kakak Yue." Sapa Jia Zhen dengan senyum lebar.


"Dimana yang lain nya?."


Lu Tao menunjuk ke dalam restauran, Xue Yang dan yang lain nya kini berjalan kearah mereka.


"Yue Ying kau kembali."


Chu Yue mengangguk.


"Nona Yue dan Tuan Muda Xue Yang, Ketua Yan sedang mencari kalian saat ini. Aku telah mengabari mereka, mungkin mereka akan segera datang." Ucap An Shi dengan sopan.


"Kami tidak akan mau ikut kompetisi itu lagi." Ucap Guang Zhao jual mahal.


Chu Yue mencubit pipi Guang Zhao gemas, "Xiao Zhao kenapa kau imut sekali."


"Kakak Yue sakit." Guang Zhao menepis tangan Chu Yue dan mengelus pipi nya.


"Mereka mencari kami, bukankah akan merepotkan, kami tidak sepenting itu." Ucap Yun Shang.


"Bagaimana mungkin kalian tidak sepenting itu?."


"Mereka datang." Ucap An shi menunjuk ke arah belakang.


Chu Yue dan yang lain membalikkan badan mereka dan menaikkan alis nya heran.


Ada beberapa tokoh penting yang saat ini berapa didepan mereka, hal ini bahkan menarik perhatian orang-orang sekitar.


"Bukankah itu Ketua Lin?."


"Benar, benar disampingnya itu juga Ketua Yan, Ketua Sekte Ming."


"Yang satu nya lagi siapa?."


"Ouh itu Penatua Yu dari sekte hitam, dibelakang mereka bahkan ada Penatua Song, dia Alkemis hebat sangat langka."


"Benar, sangat langka."


"Kenapa mereka ada disini? Tidak tau orang terhormat mana yang membuat Para orang mulia keluar langsung menemui mereka."


"Salam Tuan Muda Xue Yang." Ketua Yan dan yang lain nya memberi hormat pada Xue Yang.


Hal ini membuat Chu Yue dan yang lain nya memandang Xue Yang dan Para tetua kaget.


"Tidak perlu memberi hormat." ucap Xue Yang.


Ketua Yan tertawa, "Bagaimana bisa tidak memberi hormat?."


"Sebentar lagi kau menjadi Ketua Lembah keabadian, memberi hormat seperti ini bukankah masih biasa." Ucap Ketua Lin dan di angguki orang sekitar nya.


"Dijemput seperti ini, seharusnya kalian menyuruh seseorang saja." ucap Zhan Feng tak enak hati.


"Jika menyuruh seseorang takut nya kalian tidak akan kembali, benar kan?."


Chu Yue dan Guang Zhao mengangguk, "Kami bukan orang yang dibuang dan bisa dengan mudah dipungut kembali."


"Anak kecil sangat pandai berbicara, Kultivasi nya juga sangat luar biasa di usia yang masih muda. Sangat bagus." Puji Ketua Lin.


"Tentu saja, aku luar biasa." Guang Zhao tersenyum lebar mendengar pujian itu.


Jia Zhen dan Lu Tao melirik Guang Zhao dan menurunkan sudut bibir nya mengejek Guang Zhao.


"Tidak nyaman bicara disini, sebaiknya kita kembali." Usul Penatua Song.


"Benar, benar."


"Kita kembali."