
Mendengar percakapan Raja Yi dan Qing Hao, Chu Yue menutup mata nya menebak-nebak arti ucapan mereka.
Namun saat ia ingin mengutarakan pikiran nya, tiba-tiba lenguhan Liang Chen membuyarkan isi pikiran nya.
Ia dengan cepat membuka mata nya, Raja Yi dan Qing Hao kini sedang berdiri di samping Liang Chen.
"Kali ini berapa lama?." Ucap Liang Chen dan berusaha untuk duduk bersandar.
"1 bulan." Jawab Qing Hao membuat Chu Yue terkejut.
Bukankah dia hanya memejamkan mata sebentar? Kenapa sudah berlalu satu bulan?.
Liang Chen menghela nafas pelan, dan menatap tubuh nya, "Kultivasi ku terus menurun. Jika Ayah tau dia pasti akan sangat marah."
"Kau tenang saja, selama aku disini aku akan melindungi mu." hibur Qing Hao.
"Jika Kultivasi ku terus menurun, maka aku tidak bisa menikahi Yongshen."
"Kalau begitu nikahi saja aku." Ucap Qing Hao dan mendapat pukulan dari Raja Yi.
Liang Chen tersenyum kecut dan menatap keluar, "Apa yang terjadi selama aku tak sadarkan diri? Apa dia .."
"Jangan bicarakan itu dulu, Chenchen bisakah kau jujur pada kami apa yang sebenar nya terjadi?." Tanya Raja Yi membuat Liang Chen diam. Ia kemudian bangkit dari tempat tidur dan memegang Qing Hao, "Temani aku jalan-jalan."
Raja Yi menggeleng kepala nya melihat Liang Chen menghindari pertanyaan nya dengan pergi bersama Qing Hao.
Tak lama kemudian seorang berpakaian hitam masuk dan membisikkan sesuatu.
Setelah itu Raja Yi dengan cepat menghilang dari ruangan nya.
......
Chu Yue memegang Dada nya, jantung nya berdetak sangat kencang ia gugup dan merasa takut, namun ia tidak tau apa yang ditakutkan nya.
Ia menatap arah pergi Raja Yi dan Liang Chen secara bergantian, kemudian ia memutuskan untuk mengikuti Liang Chen walau ia sendiri sangat penasaran kemana Raja Yi dengan wajah yang sangat khawatir itu.
Diperjalanan Chu Yue mendengar orang-orang menjelek-jelekkan LiangĀ Chen, membuat nya menebak lagi apa yang terjadi.
"Dia muncul setelah menyuruh beberapa orang memperkosa adik angkat nya, betapa tidak tau malu."
"Tentu saja dia harus muncul, tunangan nya kini akan menikah dengan adik angkat nya."
"Putri asli itu kira, dengan melecehkan adik nya Tunangan nya akan menjauh dari adik nya namun dia salah, tunangan nya adalah Pangeran Qing. Pangeran yang terkenal adil dan baik hati, bagaimana ia bisa diam ketika putri asli itu begitu jahat."
"Kudengar ayahnya juga mengusir nya karena hal itu."
"Ayah nya juga sudah tak tahan pada nya."
Berbagai kalimat ejekan pada Liang Chen terdengar di seluruh jalanan, ini membuat Chu Yue tak nyaman.
Tiba-tiba dunia nya berputar kembali, ia kini berdiri ditengah-tengah kerumunan dan tepat berada diantara Liang Chen dan Pangeran Qing.
"Yongshen kau berani mengkhianati ku?."
"Kenapa tidak? Ketika kau melakukan hal memalukan, maka harus nya kau sadar bahwa kau akan ditinggalkan." Ucap Pangeran Qing.
Liang Chen tertawa pelan, bukan tawa bahagia tapi kecewa, "Memang nya hal memalukan apa yang kulakukan?."
"Kau menyuruh beberapa orang memperkosanya, beruntung saat itu aku menghentikan mereka. Jika tidak, maka Wu Jia mungkin akan bunuh diri." Jawab Pangeran Qing menatap Liang Chen merendahkan.
Liang Chen yang mendengar penjelasan Pangeran Qing mau tak mau tertawa dengan wajah tak percaya, mata nya sudah mulai berkaca-kaca berdiri ditengah kerumunan dengan mendapat tatapan direndahkan.
"Yongshen Apa kau tak mengenalku? Dibanding menyuruh orang memperkosanya aku bisa menurunkan status nya menjadi budak dan menjauhkan nya darimu dengan mudah." Ucap Liang Chen.
Pangeran Qing tersenyum sinis, "Bukankah kau memang melakukan itu? Namun, ayahmu tak menyetujui nya jadi kau membuat rencana untuk memperkosanya dan menuduh nya melakukan hal tercela. Benar bukan?."
Liang Chen mengerutkan dahi nya, sejak kapan dia melakukan itu? Yang ia lakukan hanya berbaring di atas kasur. Bagaimana mungkin dia bisa melakukan hal itu.
"Aku tidak pernah melakukan hal itu."
Liang Jun diam dan hanya menatap datar wajah Putri nya. Membuat Liang Chen sedikit kecewa.
"Nona, jika kau masih menghentikan pernikahan ku. Maka... Aku akan."
"Akan apa?." Bentak Liang Chen pada Wu Jia.
"Wanita itu, kau ingat dia?." Tanya Wu Jia pada Liang Chen ia kemudian ingin melanjutkan ucapannya namun segera dihentikan oleh Pangeran Qing.
"Liang Chen, jika kau tak ingin semua kebusukan mu terbongkar maka pergilah."
Liang Chen tersenyum tak percaya, "Kebusukan apa? Wu Jia, karangan apa lagi yang kau buat? Kebohongan apa lagi yang kau katakan? Bukankah semua sudah cukup? Tidak hanya tidak berterima kasih, kau malah menginjak ku. Cihh sangat menjijikkan." Ucap Liang Chen menatap Wu Jia jijik.
"Liang Chen, cukup. Ayo kita pergi." Liang Jun, menarik tangan Liang Chen untuk pergi, namun Liang Chen menghentakkan tangan nya dengan keras, "Tidak, sebelum pernikahan ini dibatalkan."
"Pernikahan ini tidak akan dibatalkan, jadi kau pergilah." Ucap Ibu Pangeran Qing.
Liang Chen menghembuskan nafas pelan, "Hanya pelayan yang beruntung menjadi ibu asuh nya, namun kau begitu berani berbicara tak sopan padaku? Memang seorang pelayan tetap lah pelayan dia tidak akan bisa menjadi bangsawan."
"Liang Chen." Pangeran Qing berucap dengan marah, ia mengeluarkan tenaga dalam nya dan menyerang Liang Chen.
Namun...
"Berani nya kau menyerang Chenchen." Qing Hao membalikkan serangan Pangeran Qing dan menatap nya dengan penuh emosi.
"Batalkan pernikahan nya atau akan ku hancurkan tempat ini?."
"Kau berani?." Tantang Pangeran Qing.
"Ku perintahkan semua yang berasal dari menara langit, hancurkan semua nya." Perintah Liang Chen.
Mereka yang berasal dari Menara Langit terdiam sambil memandang Liang Jun yang kemudian mengangguk.
Para prajurit dari menara langit segera menghancurkan semua properti di pernikahan itu.
Tak ada yang menghentikan nya, bahkan beberapa Sekte besar yang dikenal dekat dengan Pangeran Qing hanya memandang nya tak peduli.
Tentu saja tak perduli, mereka membangun hubungan hanya karena dia tunangan Liang Chen, seorang Putri bangsawan berpengaruh yang Kakek nya adalah Seorang Kultivator terkuat dan juga dia murid Raja Yi yang bahkan ditakuti oleh Kaisar.
"Liang Chen, kau tidak takut pada Kaisar? Pernikahan ini, dia juga termasuk didalam nya." Ucap Ibu asuh Pangeran Qing.
"Kaisar? Bahkan leluhur nya pun tidak akan berani menghukum ku." Ucap Liang Chen, ia kemudian mengeluarkan sebuah benang merah dan membakar nya ditangan nya lalu pergi.
...
"Pangeran, kau benar-benar membatalkan nya?." Ucap Wu Jia dengan sedih.
"Tidak ada pilihan lain, ayo kita pergi dari tempat ini." Ucap Pangeran Qing dan memegang tangan Wu Jia.
"Pangeran, Apa kau masih mencintai nya?." Tanya Wu Jia membuat Pangeran Qing terdiam.
"Setelah yang ia lakukan padaku dan Shao Qiu, kau masih mencintai nya?." Pertanyaan Wu Jia kini membuat Pangeran Qing bingung dan menatap Wu Jia dengan tatapan bertanya.
"Apa maksudmu? Memang nya apa yang ia lakukan pada Shao Qiu?."
....
"Qing hao, biarkan dia pergi." Ucap Liang Jun, menghentikan Qing Hao mengikuti Liang Chen yang pergi dengan tangisan yang tertahan.
"Biarkan dia menenangkan diri nya terlebih dahulu." Ucap nya lagi ketika Qing Hao ingin membantah nya.
"Tuan Ling sekarang kau peduli? Kupikir kau tidak peduli pada putrimu yang selalu dihina."
"Lalu apa aku harus mendukung nya? Membongkar semua kejahatan wanita itu? Jika itu terjadi maka Qing Yongshen mungkin akan kembali pada nya, dan aku tidak menginginkan itu." Ucap Liang Jun.
"Dari dulu aku tidak menyukai nya, karena aku tau dia terlalu bodoh." Lanjut nya lagi menatap tempat dimana Qing Yongsheng berada dengan tatapan menghina, "Pria seperti itu, cepat atau lambat akan menyakiti Liang Chen. Qing Hao, setelah ini aku akan meminta Kaisar menjodohkan mu kembali dengan Liang Chen."