
"Itu seperti nya Jia Zhen, tapi kenapa dia di sana?." Tunjuk Lu Tao menuju kebawah, tepat dimana Jia Zhen berdiri didepan Hutan terlarang.
Lu Tao dan yang lain nya turun kebawah dan menghampiri Jia Zhen yang seperti sedang menunggu seseorang.
"Jia Zhen apa yang kau lakukan disini?." Tanya Chang Yi.
Jia Zhen diam dan dengan ragu menjawab, "Kemarin aku mencari Yue ying untuk meminta maaf kepada nya, namun ku lihat dia masuk kedalam hutan terlarang."
"Benarkah? Kau tidak salah lihat?." Tanya Guang Zhao memastikan.
Jia Zhen yang awal nya sedikit ragu kini mengangguk pasti, "Aku pasti tidak salah lihat."
"Wuahh Dia sangat berani memasuki hutan terlarang." Puji Lu Tao dengan ekspresi kagum.
"Ini bukan saat nya kagum, Hutan terlarang sangat berbahaya. Desas-desus yang kudengar tidak ada satupun orang yang berhasil keluar dari sana." Ucap Shu Min Yue khawatir.
"Apa kita harus masuk dan menyusulnya?." Tanya Shu Yan.
Tak lama kemudian Chu Yue muncul, ia mengernyit heran menemukan teman-teman nya berada di dekat Hutan terlarang, "Apa yang kalian lakukan disini?."
Mereka menoleh menatap sosok Gadis bercadar yang mereka kenal keluar dari Hutan Terlarang dengan santai.
"Yue Ying..." Panggil Jia Zhen pelan.
"Ya."
"Teman kenapa kalian disini?." Tanya Chu Yue lagi.
Guang Zhao berkacak pinggang, ia menatap Chu Yue marah kemudian memeluk nya, "Kakak Yue kau tidak pulang sampai pagi ini, jadi kami mencari mu."
Chu Yue mengangguk paham, "Baiklah sekarang kita kembali."
Saat sampai di gerbang kota mereka turun dari pedang dan berjalan kaki, sesekali Guang Zhao akan berlari mampir ke toko-toko untuk membeli cemilan dan mainan.
"Hei Apa ini Putri Chu Yue itu?." Guang Zhao menatap gambar Chu Yue dipapan pengumuman itu sambil memegang dagunya, "Ku rasa dia tidak secantik yang dikabarkan."
"Apa yang kau lihat?." Tanya Lu Tao yang tiba-tiba berada di samping Guang Zhao.
"Lihat, Putri Chu Yue." Tunjuk nya pada gambar.
Shu Yan, Chu Yue dan yang lain nya juga segera melihat gambar itu.
"Ini Putri Chu Yue?." Ucap Shu Min Yue, kemudian melanjutkan, "Kecantikan nya hanya seperti bunga."
"Dia seperti seorang wanita penghibur." Ucap Jia Zhen dan langsung dipelototi Shu Yan, "Jaga bicaramu."
Chu Yue tertawa pelan melihat gambar nya dan Xue Yang menatap gambar itu dengan alis terangkat kemudian menatap Chu Yue.
..._&_&_...
"Kau sudah mengganti poster nya A Jia?."
"Sudah, Tuan. Setiap minggu kita selalu mengganti gambar nya, wajah sebenar nya Putri Liu, tidak akan ada orang mengingat nya lagi." Jawab Pelayan nya, A Jia.
Zhang Bingjie mengangguk mendengarkan.
"Namun selain kita ada kelompok lain yang juga melakukan nya." Ucap A Jia lagi.
Zhang Bingjie mengaduk tintanya dan menulis sebuah kata di kertas lalu memberikan nya pada A Jia, "Kirim ini Ke Bandit serigala."
"Tuan ini???." A Jia mengambil kertas itu dan memandang Zhang Bingjie dengan tatapan bertanya.
"Antar saja pada mereka."
"Baik Tuan." Ucap nya kemudian ia berbalik.
Zhang Bingjie mengangkat pandangan nya dan segera menghentikan langkah A Jia, "Tunggu sebentar."
"Ada apa Tuan?."
"Apa kau sudah tau siapa yang meminta kabar tentang Chu Yue?." Tanya Zhang Bingjie.
"Daratan atas? Kenapa mereka mencari tau tentang nya?."
..._&_&_...
"Nona Yue bolehkah aku berbicara denganmu?." Jia Zhen berucap dengan takut-takut dibalik pintu.
"Masuklah."
Dengan cepat Jia Zhen membuka pintu dan menutup nya kembali. Ia kemudian berlutut dihadapan Chu Yue.
"Jia Zhen, kenapa denganmu?." Ucap Chu Yue heran.
"Aku minta maaf padamu." Ucap Jia Zhen dengan wajah bersalah, ia menutup mata nya lalu melanjutkan, "Aku minta maaf karena meragukan mu, aku minta maaf karena telah berbicara buruk tentang mu dan aku minta maaf atas semua hal buruk yang kulakukan kepadamu."
Chu Yue menyesap minuman nya dan mengangguk, "Baiklah, aku memaafkan mu."
Jia Zhen membuka mata nya kembali dan menatap Chu Yue dengan tatapan tak percaya.
"Ada apa? Bangunlah sekarang." Ucap Chu Yue.
"Baik.. Baik." Jia Zhen bangkit berdiri dan kemudian duduk didepan Chu Yue.
"Nona Yue sebenar nya aku juga ingin meminta bantuan mu."
Chu Yue mengerutkan alis nya dan menghela nafas pelan, "Katakan, tapi semua ada bayaran. Aku tidak akan melakukan hal dengan percuma."
Jia Zhen mengangguk setuju, "Nona Yue sebenar nya sikap sebelum nya karena kejadian buruk yang ku alami. Ayahku adalah salah satu Bangsawan kelas atas di Kerajaan Feng. Dia sangat mencintai ibuku, saat ibuku Jatuh sakit dia mencari seorang Alkemis. Ayahku membayar Alkemis itu dengan harga mahal, dia juga memberi nya tempat tinggal dan memperlakukan nya dengan sangat baik."
Jia Zhen berhenti berbicara sebentar kemudian minum, "Namun bukan nya sembuh ibuku malah tambah sakit dan akhir nya meninggal. Bukan hanya dia membuat ibuku meninggal dia juga mengambil semua harta kami, bahkan Kakakku..."
Air mata kini jatuh dari mata nya dengan cepat Jia Zhen menyeka nya dan melanjutkan lagi, "Dia menjadikan Kakakku selir nya, dan aku.. Hampir saja dibunuh oleh nya."
"Lalu bagaimana dengan ayahmu?."
"Dia mencuci otak ayahku, hingga kami menjadi seperti ini. Itu sebab nya saat aku tau kau seorang Alkemis aku jadi membencimu." Sesekali Jia Zhen menyeka keringat nya, ia menatap Chu Yue dengan gugup dan menunggu jawaban nya.
Chu Yue memutar cangkir nya dengan jari lalu mengangguk, "Baik, kau tentukan saja kapan ingin kembali."
"Terima kasih Yue Ying." Jia Zhen berdiri dari kursi nya dan menjabat tangan Chu Yue dengan kedua tangan nya senang.
Tok..tok..
"Biar aku yang membuka nya." Jia Zhen dengan cepat membuka pintu.
Guang Zhao yang awal nya tersenyum ketika melihat Jia Zhen langsung merenggut kesal, ia masuk kedalam menghampiri Chu Yue tanpa menyapa Jia Zhen.
"Kakak Yue, Kakak Zhan bilang bahwa besok kita akan pergi Ke istana Liu untuk berpamitan." Ucap Guang Zhao.
"Hanya berpamitan?."
Guang zhao mengangguk mengiyakan, "Karena Kakak Yue dan Kakak Xue sudah memusnahkan semua Makhluk jahat itu tentu saja kita harus pergi."
..._&_&_...
"Zhan Feng, siapa yang menjadi Raja nya sekarang?." Tanya Chu Yue saat menuju Aula Kerajaan Liu.
"Liu Yan." Jawab Zhan Feng.
Chu Yue mengernyitkan dahi nya, Liu Yan? Kenapa bisa dia?
"Kudengar Raja Liu sekarang ini sebelum nya Pangeran yang terbuang kan?." Ucap Yun Shang dan langsung di angguki Shu Yan.
"Benar, saat umur tujuh tahun dia diasingkan dari istana." Ucap Shu Yan.
"Sebentar lagi kita akan sampai di Aula." Ucap Xue Yang yang sebenar nya memperingati mereka untuk tidak berbicara lagi.
Chu Yue dan teman-teman nya memasuki Aula kerajaan, didepan mereka Raja Liu yang baru(Liu Yan) yang awal nya membelakangi mereka perlahan berbalik.
Chu Yue menatap Raja Liu didepan nya tanpa berkedip, ia sedikit menaikkan alis nya menatap ragu orang didepan nya.