The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Tidak Berniat



"Jika kalian tidak ingin mengatakan nya, maka biarlah tidak apa. Namun, setiap Sekte yang tidak punya Senjata roh setidak nya harus memikirkan cara bagaimana mendapatkan nya." Ucap Ketua Yan dan di angguki setuju yang lain nya.


Kemudian ia melanjutkan, "Namun jika ada masalah dengan Sekte yang punya banyak senjata, kalian harus mengandalkan senjata kalian sendiri. Jangan meminta bantuan."


Dengan cepat ucapan itu mendapat tatapan tajam berbagai sekte.


Melihat situasi yang mulai buruk dengan segera Ketua song mengalihkan topik, "Jamuan kali ini kita tidak hanya mengatakan omong kosong seperti ini, ku dengar kali ini Ketua Lin ingin menyampaikan hal yang berkaitan dengan makhluk itu."


"Ah benar-benar, namun informan itu belum datang saat ini. Jadi siapapun yang memiliki informasi tentang makhluk itu, kalian bisa menyampaikan nya." Ucap Ketua Lin.


Dengan segera Zhang Guo, Ketua Sekte Tanshe jian berdiri, "Para Tetua semua nya, sebelum nya salah satu murid ku menemukan ide yang dapat mengalahkan makhluk itu. Tidak tau apakah kalian ingin mendengar nya?."


"Hanya ide? Apakah dia pernah mengalahkan nya langsung?."


"Tentu, tentu saja. Karena ide nya kami semua dapat selamat dari Makhluk ganas itu." ucap Zhang Guo, ia kemudian sedikit berbalik, "Liu Mei kau bisa menyampaikan nya."


Liu Mei tersenyum tipis, ia beranjak berdiri dan sedikit melirik Xue Yang kemudian ia memberi hormat, "Murid Tanshe Jian, Liu Mei memberi salam."


"Para Tetua dan semua nya, sebelum nya dalam perjalanan ketempat ini di setiap hutan atau bahkan desa, kami selalu menemukan makhluk itu pada malam hari. Seperti Yang di informasikan oleh Ketua Lin, Senjata yang digunakan untuk melawan makhluk itu harus lah senjata roh. Namun, hanya dengan terus menyerang nya dengan membabi buta kita akan menguras tenaga yang besar."


"Dan yang ku temukan adalah bahwa dengan memenggal kepala nya, kita dapat langsung membunuh nya. Makhluk itu seperti hewan, tidak punya pikiran jadi kita bisa mengalahkan nya dengan mudah. Aku pikir hal ini dapat kita lakukan." Ucap Liu Mei, ia memberi salam penutup dan kembali duduk.


Tepukan tangan datang dari berbagai Sekte, namun tidak dengan Ketua Lin, Sekte Ming, Sekte Teratai hitam dan juga Sekte Jun.


Setelah melihat cara mengalahkan makhluk itu dari Chu Yue, bagaimana mereka bisa mendukung cara itu?


Bukankah hanya menambah korban saja? Jika bisa diselamatkan kenapa harus dibunuh?


"Zhang Guo, murid mu itu benar luar biasa. Dia tau bagaimana cara nya menyelesaikan masalah dengan cepat." Puji Ketua Hong.


"Benar-benar."


"Dia tidak hanya begitu cantik, tapi juga sangat pintar."


"Semua nya, untuk hal ini seperti nya kita tidak bisa menggunakan metode itu." Ucap Penatua Yu tiba-tiba.


Mendengar Penatua Yu mulai berbicara para Ketua Sekte kebenaran memandang nya tak suka.


"Penatua Yu, tidak bisa bagaimana? Apa kau punya solusi lain?."


"Belum mendengarkan sudah berpendapat, baiklah aku tidak akan mengatakan apapun." ucap Penatua Yu dengan wajah masam.


"Cara murid mu memang sangat bagus, tapi jika kita bisa menyelamatkan mereka bukankah hal itu lebih bagus." Ucap Ketua Yan ia kemudian melanjutkan, "Informan yang dikatakan oleh Ketua Lin dapat membunuh arwah itu dan dapat mengembalikan jiwa asli nya kembali ke raga nya. Cara itu dapat mengurangi jumlah korban dan menyelamatkan banyak nyawa."


"Apakah hal itu mungkin Ketua Yan?." Tanya Penatua Mu dengan ragu.


Ketua Yan mengangguk, "Tentu saja itu mungkin, sebelum nya aku dan beberapa murid ku diselamatkan oleh Anak itu."


"Anak? Apakah dia masih muda?." Tanya Penatua Jiang penasaran.


"Dia seumuran dengan Zhi Shu, dan jujur saja aku belum pernah mendengar seseorang bisa sehebat dia." Puji Ketua Yan dan di angguki Penatua Song.


"Dimana dia saat ini?." Tanya Penatua Zhao.


Ketua Lin menatap Xue Yang dengan tatapan bertanya.


"Yue Ying saat ini masih mengumpulkan informasi yang lebih lengkap tentang makhluk itu jadi dia akan sedikit terlambat."


"Ouh Tuan muda, apa dia berasal dari Sekte mu?."


Xue Yang mengangguk, "Dia baru saja menjadi murid Sekte Jun."


"Dapat menemukan harta seperti ini setelah mendapat bencana, bukankah ini keberuntungan? Lihat juga murid lain nya Zhi Shu dan Zhao Zhan Feng. Bakat muda yang terkenal dikalangan Persilatan. Jika Tuan muda Zhao aku tidak akan heran, namun Ketua Yan kau benar-benar mengizinkan putrimu?." ucap Ketua Mei dengan nada menyinggung.


Ketua Yan tertawa pelan, "Keinginan Anak, jika tidak dituruti dia akan memberontak. Lagipula itu bukan hal buruk."


"Memang Ketua Yan, sangat memanjakan anak nya." Ucap Ketua Mei.


Ketua Yan tersenyum kaku kemudian memandang ke arah lain.


"Dia mengumpulkan informasi atau ingin menjadi seperti orang penting yang ditunggu? Seperti tidak ada hari sebelum nya Atau mungkin dia tidak berniat memberitahu cara mengalahkan makhluk itu." Ucap Xia He Lian dengan sikap malas.


"Sebenar nya aku memang tidak berniat, Nona Xia kau sungguh tau pemikiran ku." Chu Yue datang tiba-tiba ke ruangan itu, ucapan nya yang santai tidak membuat Ketua Lin menaruh hati akan hal itu.


"Yue Ying dari Sekte Jun memberi salam." Chu Yue memberi hormat kemudian ia duduk di sebelah Xue Yang.