The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Kabar Chu Yue



"Apa maksudmu? Dia mati?." Ketua Sekte berdiri dengan marah.


"Ketua maaf, Aku tidak dapat menjaga nya dengan baik." Ucap Sang chen sambil berlutut.


Ketua Sekte menunjuk nya dengan kesal, "Kau...Kau sungguh tidak berguna."


"Ketua, kau tidak perlu marah begitu berlebihan bukan?." Ucap Penatua kelima.


Ketua Sekte Pedang Naga biru, Xu Heng menghela nafas dengan keras, dan duduk di kursi nya berusaha menenangkan diri.


"Bukankah sudah biasa hal ini terjadi? Lagi pula ketua dari sekte kita hanya Chu Yue yang mati." Ucap Penatua ke enam.


"Para tetua, Hal ini juga semua karena Nona Chu." Ucap Sang Chen.


"Katakan apa yang terjadi?." Tanya Penatua pertama.


Dengan cepat Sang Chen menjelaskan semua hal yang terjadi, dimulai dari Chu Yue yang membiarkan mereka masuk kedalam pelindung hingga Chu Yue yang dimangsa para makhluk jahat.


Para penatua menghela nafas pelan dan menggeleng pasrah.


"Karena seperti itu maka bukankah kita harus mengadakan upacara kematian nya?."


"UPACARA KEMATIAN APA? Dia pasti belum mati." Ketua Sekte berteriak marah, membuat yang lain nya semakin bingung.


Tahun-tahun sebelum nya puluhan orang menghilang namun Ketua Sekte tidak marah seperti ini.


"Ketua, kenapa kau sangat marah? Dia hanya murid baru."


"Aku tidak akan marah jika dia tidak membawa apapun, namun..." Ketua Sekte menghentikan ucapan nya dan menutup mata nya sebentar kemudian melanjutkan dengan nada pelan, "Dia membawa Bunga emas kelopak sembilan."


"Apa?."


"Ketua kenapa kau memberikan nya?."


"Benar, itu harta Sekte kita dan kau dengan mudah memberikan nya?."


Ketua Sekte melambaikan tangan nya, "Tidak, aku tidak memberikan nya. Aku hanya meminjamkan nya."


"Apa beda nya itu?." Ucap Penatua pertama membuat Ketua Xu terdiam.


..._&_&_...


"Sudah hampir dua hari dia pergi, kau pikir dia akan kembali? Xue Yang saja tidak mengetahui racun ini, Apa menurutmu dia akan tau?." Ucap Jia Zhen marah.


Lan Long yang sedang membagikan bubur membanting mangkuk yang ia pegang, kemudian ia berjalan keluar gua.


Di sana ia melihat Chu Yue yang melambaikan tangan dengan santai, "Aku kembali."


"Begitu cepat?." Ucap Lan Long.


Chu Yue mengangguk dan masuk kedalam melewati Lan Long, "Ayo masuk."


Lan Long tak bergeming, dia tidak ingin masuk ke dalam gua itu.


"Yue Ying kau kembali." Ucap Lu Tao semangat.


"Nona Yu, akhirnya kau kembali." Sambut Shu Yan.


"Kakak Yue, aku merindukan mu." Ucap Guang Zhao kemudian berlari memeluk Chu Yue dengan erat.


Chu Yue menepuk kepala Guang Zhao dengan pelan kemudian menyodorkan sekantong pil, "Berikan ini pada mereka yang terkena racun."


Lu Tao mengambil Kantong itu dan dengan cepat membagi-bagikan nya.


"Yue Ying, kau darimana?." Tanya Xue Yang.


"Bukankah mencarikan kalian obat." Jawab Chu Yue kemudian ia duduk disudut dan menyandarkan tubuh nya yang lelah.


"Nona Yue, seperti nya kau sangat kelelahan." Ucap Shu Min Yue yang kini berada disampingnya.


"Benar, sangat melelahkan mencari penawar racun ini. Bahkan setelah berusaha pun, aku dicurigai." Chu Yue tersenyum kecut dibalik cadar nya, ia bangkit berdiri dan berjalan keluar Gua menemui Lan Long.


"Tuan aku sungguh berterima kasih padamu."


"Tidak perlu, aku hanya sedikit membantu. Namun, Nona Yue membantu orang seperti mereka hanya sia-sia saja, bukankah lebih baik tinggalkan saja." Ucap Lan Long dengan nada tak suka.


Chu Yue tertawa pelan dan menepuk pundak Lan Long, "Tuan, tidak ada yang sia-sia. Bahkan jika tak ada yang didapat dar mereka, namun saat membantu nya..." Chu Yue mendekatkan diri nya ke Lan Long dan berucap dengan pelan, "Aku mendapat banyak harta."


"Jadi itu tidak sia-sia." Ucap nya lagi dengan suara biasa.


Lan Long mengangguk dan tersenyum, dewi nya memang tak akan melakukan hal yang sia-sia ya kecuali untuk Cinta nya.


"Tuan mungkin kau tidak bisa pergi." Ucap Chu Yue dengan ekspresi canggung.


"Kau memang tidak bisa pergi lagi kesana, namun aku bisa. Kau tenang saja dan kembalilah kedalam."


Chu Yue mengangguk, "Baik, namun tuan bisakah kau memberitahukan namamu?."


"Aku tidak punya nama."


"Tidak mungkin, bagaimana bisa?." Ucap Chu Yue dengan nada tak percaya.


Lan Long hanya tersenyum simpul, tentu saja karena nya bukan? Dia adalah seekor naga biru dan dipanggil juga dengan Lan Long(Naga biru), Dewi Api iblis itu benar-benar tidak suka berpikir yang rumit.


"Bagaimana jika kau memberikan ku nama?." Tanya Lan Long.


"Baiklah, bagaimana dengan Bai Li?." Ucap Chu Yue.


"Baik, itu bagus. Bai yang berarti putih dan Li yang berarti kekuatan. Sangat bagus."


..._&_&_...


"Nona, Tuan terima kasih sudah menyelamatkan kami."


"Benar, kami sangat berterima kasih."


"Jika kalian membutuhkan sesuatu, jangan sungkan untuk mengatakan nya."


Satu persatu penduduk desa berterima kasih, Chu Yue dan yang lain nya kini bersiap untuk pergi ke kerajaan Liu tujuan awal mereka.


"Karena kami sudah membantu kalian, maka bisakah kalian memberikan bendera ini pada Kepala desa kalian?." Tanya Chang Yi dan menunjukkan bendera Sekte Jun.


"Tentu, tentu saja. Aku kepala desa disini. Kau bisa memberikan padaku, aku sudah diberitahu bahwa akan ada Pendekar-pendekar seperti kalian untuk membantu warga. Dan setelah mendapat bendera ini, harus diberitakan pada Penatua kalian kan?."


Zhan Feng mengangguk, "Benar."


"Baiklah-baiklah, berikan saja pada kami."


Chang Yi memberikan Bendera itu sesuai dengan jumlah orang yang mereka selamatkan, "Terima kasih."


"Tidak perlu sungkan, kami yang harus berterima kasih. Kalau begitu kami akan pulang dulu. Terima kasih Tuan, Nona."


Satu persatu penduduk pergi dan hanya menyisakan kelompok mereka.


"Baiklah kita lanjutkan perjalanan." Ucap Chu Yue.


"Yue Ying kau ingin bersamaku?." Tanya Xue Yang dan langsung mendapat gelengan dari Chu Yue.


"Aku bisa sendiri, namun Shu Yan kau ingin bersamaku?." Tanya Chu Yue pada Shu Yan.


"Tentu."


"Kakak Yue kau tidak mengajakku bersamamu?." Tanya Guang Zhao dengan sedih.


"Tidak, kau bersama Cheng Yi saja."


"Yue Ying, kau punya pedang?." Tanya Zhan Feng.


Chu Yue mengeluarkan pedang nya dan menunjukkan kepada mereka, "Aku punya."


"Pedang mata delima, pedang yang sangat bagus." Ucap Chang Yi memuji.


Yun Shang mengangguk, "Benar, Yue ying dari mana kau mendapatkan nya?."


"Seseorang memberikan nya padaku. Xue Yang kau bersama nona Shu saja." Chu Yue berucap dengan nada menyindir kemudian ia menoleh ke arah Shu Yan, "Kita pergi."


"Baik."


...&_&_&...


"Raja Yi dari daratan bawah ada sebuah kabar seorang gadis bernama Chu Yue." Lapor To Mu.


"Lalu?."


"Chu Yue ini bernama lengkap Liu Chu Yue, dia putri ketiga kerajaan Liu. Diramalkan bahwa dia adalah reinkarnasi Dewi api iblis. Dia membantai seluruh keluarga dihari ulang tahun nya dan keberadaan nya saat ini tidak diketahui."


....


Cuma bisa nulis dua chapter😭😭 hari ini, Crazy up y lain kali.