The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Arwah menjadi energi



Chu Yue memasang pelindung sehingga makhluk itu langsung terlempar keluar dan tidak bisa lagi menyerang mereka.


"Kenapa mereka terlempar?." Tanya nya dengan bingung.


"Mereka tidak bisa masuk lagi, Kakak pertama." Ucap yang lain nya dengan senang.


"Tapi siapa yang memasang pelindung ini?." Tanya sang Kakak kedua.


Seketika mereka memandang Chu Yue yang sedang duduk bersila.


Perlahan Chu Yue membuka mata nya dan memiringkan kepala nya bingung melihat semua mata terarah pada nya, "Kenapa?."


"Kau membuat pelindung ini?."


Chu Yue mengangguk, "Bukankah bagus."


"Kenapa tidak dari tadi?." Ucap nya kesal.


Alis Chu Yue terangkat, dan menatap nya dingin.


"Tang er, dia menolong kita tidak perlu berbicara seperti itu." Ucap Sang Kakak pertama.


Wu Yan mengangguk kemudian ia duduk didepan Chu Yue, "Nama ku Qin Wu Yan, nona siapa nama mu?."


"Aku Yue Ying." Jawab Chu Yue.


"Ku tebak kalian berasal dari salah Satu Sekte iblis kan?." Tanya Chu Yue.


Mereka mengangguk dan kemudian menunjuk lambang sekte yang berada di dada mereka.


"Kami dari Sekte Teratai hitam. Aku kakak pertama mereka Yu Tu." Ucap nya memperkenal kan diri.


"Aku Kakak kedua mereka, Gu Shan." Gu shan kemudian memperkenalkan masing-masing adik seperguruan nya pada Chu Yue.


"Kalau begitu salam kenal semua nya." Ucap Chu Yue.


"Kau berasal dari Sekte kebenaran?." Tanya Wu Yan dan langsung di angguki Chu Yue.


"Kau langsung mengakui begitu saja?." Tanya Su Tang dengan heran.


"Saat ini kita saling membutuhkan, Apa itu kebenaran apa itu iblis, tidak ada perbedaan jika kita mengalami masalah yang sama." Ucap Chu Yue.


"Pelindung ini hanya akan bertahan 2 jam, sebaik nya kalian ber kultivasi mengumpulkan energi disini. Setelah itu kita akan melawan mereka." Ucap Chu Yue dan langsung diangguki mereka semua.


Mereka kemudian duduk dan bersila mengumpulkan energi jahat yang memang cocok untuk inti emas mereka.


Setelah melihat mereka berkultivasi Chu Yue segera menghilang, memasuki ruang kosong.


Chu Yue mulai berkultivasi namun kemudian ia mengingat buku yang diberikan guru nya.


Chu Yue kemudian membuka buku itu dari pikiran nya dan membolak balik lembaran buku itu dengan cepat.


Chu Yue kemudian berhenti ketika ia melihat sesuatu yang ia cari.


Makhluk pengganti jiwa (Linghun tishen)


Makhluk ini merupakan arwah binatang yang memasuki raga manusia kemudian mencari manusia lain untuk kembali dimasuki.


Setelah mendapat pengganti, jiwa dari raga itu akan menjadi energi sang pengendali.


Namun jika Arwah itu belum mendapatkan pengganti maka jiwa itu akan tetap ada.


Dan jika arwah dapat dikalahkan dan jiwa itu tidak berjauhan dari raga atau belum di segel dengan jimat maka dapat kembali menjadi manusia biasa.


...


Jika raga mereka dirasuki oleh arwah binatang jahat, maka jadikanlah  arwah jahat itu menjadi energi spiritual.


Chu Yue kemudian membuka lembar selanjut nya, sebuah mantra untuk menjadikan arwah itu energi.


Setelah ia berhasil menguasai mantra itu, Chu Yue segera kembali.


Ia segera berdiri dan berjalan menuju Makhluk itu. Setelah ia mendekat, Chu Yue mengangkat tangan nya dan membaca mantra.


"Linghun Tingshen pergi dari raga, datang dan jadilah energi. Hitam tidak selama nya kotor, Putih tidak selama nya bersih. Kebenaran datang datang dari Hati, kebencian datang dari hawa *****. Arwah jahat dikeluarkan, Energi nya dimurnikan. Datanglah padaku dan jadilah kekuatan ku."


Seketika sebuah Cahaya muncul dari tangan Chu Yue dan menerangi hutan itu.


Perlahan pelindung retak dan Arwah jahat itu mulai kehilangan kendali nya dan berubah menjadi energi yang kemudian mengalir ke Chu Yue.


Tubuh Chu Yue bergetar, menampung banyak nya energi yang kini memasuki tubuh nya, la kemudian terduduk dan dengan segera menyilangkan kaki nya.


"Kakak pertama, apa itu?." Tanya Wu Yan dengan takjub.


"Apa yang nona Yue lakukan?." Tanya Lu jing heran.


"Ku kira dia hanya menjadi beban tak disangka malah ia menolong kita." Ucap Zeng Li dan di angguki oleh yang lain nya.


"Seperti nya Kemampuan bela diri nona Yue tinggi." Ucap Wu Yan sambil menatap Chu Yue.


Yu Tu mengangguk, namun Su Tang membantah nya, "Jelas-jelas saat kita bertemu dengan nya kita tidak bisa melihat Tingkat bela diri nya."


"Kakak Yu Tú juga tidak bisa melihat nya kan?." Tanya Lu Jing.


Yu Tú mengangguk, kemudian ia tersenyum menjelaskan, "Su Tang, Lu Jing, Kalian ingat 2 alasan kenapa kita tidak bisa melihat tingkat bela diri nya kan?."


"Yang pertama karena bela diri nya lebih tinggi dari kita, yang kedua dia berada pada tingkat Raja bela diri dan dapat menyembunyikan bela diri nya." jawab Lu Jing kemudian ia menatap Chu Yue terkejut, "Tidak mungkin dia..."


"Jika benar maka Nona Yue ini sangat luar biasa, ku tebak dia bahkan belum mencapai usia 15 tahun." Ucap Gu Shan kagum.


"Apa latar belakang nya?."


..._&_&_...


"Jika sebelum nya aku mengajari kalian Teknik pedang terbang maka tidak perlu ada yang tertinggal." Ucap Zhan Feng menyesal.


"Nona Yue ingin sendiri, itu memang keinginan nya. Jika ia ingin bersama kita maka dia pasti punya cara." Ucap Zhi Shu menenangkan Zhan Feng.


"Monster itu terus bermunculan, aku takut dengan keadaan Nona Yue saat ini." Ucap Lu Tao.


Yun shang mengangguk, "Apalagi itu di hutan buas."


"Aku percaya Nona Yue pasti baik-baik saja." Ucap Shu Yan yang langsung mendapat tatapan heran.


"Baru kali ini aku mendengar suara nya." ucap Zhi Shu, kemudian ia memukul pundak Shu Yan, "Shu Yan, lebih baik kau banyak bicara jika tidak ingin kami melupakan mu."


Jia Zhen mengangguk cepat, "Benar, benar, bahkan beberapa kali kami semua akan berpikir bahwa tidak ada Shu Yan."


"Tidak semua." ucap Shu Yan.


"Benar tidak semua, Karena Kakak Yue selalu memperhatikanmu juga kan." Ucap Guang Zhao sambil makan.


Shu Yan mengangguk, "Saat ada bahaya, Nona Yue sering kali memastikan bahwa aku aman."


"Tidak hanya denganmu tapi kita semua." Ucap Guang Zhao.


"Nona Yue ini baik hati, jika saja wajah nya tidak luka aku akan membayang kan bahwa wajah nya secantik bulan." Ucap Yun Shang sambil berkhayal.


"Setelah selesai makan aku akan membawa kalian ke suatu tempat." Ucap Xue Yang membuat mereka penasaran.


"Tempat apa?." Tanya Guang Zhao.


"Makan dulu, setelah selesai aku akan membawa kalian." Ucap Xue Yang dan membuat Guang Zhao makan dengan cepat.


"Kakak Xue kami sudah selesai makan." Ucap Guang Zhao.


"Baiklah sekarang tutup mata kalian." Perintah Xue Yang.


"Kakak Xue bukanka--."


Xue Yang memotong ucapan Guang Zhao dengan cepat, "Tutup saja."


Guang Zhao menrengut kesal namun ia tetap menutup mata nya.


Perlahan cahaya mengitari tubuh mereka kemudian mereka muncul di ruang kosong seperti milik Chu Yue.


"Sekarang buka mata kalian."


Zhan Feng dan yang lain nya membuka, kemudian mereka menatap heran ruangan yang mereka tempati.


"Ini ruang apa?." Tanya Jia Zhen sambil mengitari nya.


"Ini ruang kosong, karena kalian tidak membuat kemajuan dalam Kultivasi maka aku membawa kalian kesini. Energi didalam 3 kali lipat lebih banyak dari yang diluar."


"Ini luar biasa." Puji Zhi Shu.


"Tapi bagaimana dengan Shu Yan?." Tanya Lu Tao kemudian.


"Walau Shu Yan tidak dapat berkultivasi namun energi disini juga dapat membuat tubuh menjadi lebih kuat." Jawab Xue Yang.


"Ruangan ini benar-benar luar biasa." Ucap Chang Yi yang diangguki oleh Guang Zhao dengan semangat.


"Setelah ini aku akan mengajari Teknik pedang terbang agar kita tidak menunda perjalanan lagi." Ucap Xue Yang.


"Baik."