
"Kakak pertama, aku hanya menemukan 1 kamar."
"Kalau begitu biarkan Kamar itu digunakan untuk Penatua dan guru terlebih dahulu." Ucap Yu Tú ia kemudian melirik Zhan Feng, "Dan ini?."
"Aku Zhan Feng, murid Sekte Jun."
Yu Tú mengangguk.
"Apa yang dilakukan murid Sekte Jun disini?." Penatua Yu dan guru Wei masuk diikuti murid Sekte teratai hitam lain nya.
"Begitu ramai." Ucap Yun Shang dan mendekat ke Zhi Shu.
"Zhao Zhan Feng, Tuan muda ke tiga keluarga Zhao. Apa yang kau lakukan disini?." tanya Penatua Yu.
"Zhao Zhan Feng? Zhan Feng kau dari Keluarga Zhao?." Yun Shang mendorong pelan Zhan Feng dengan ekspresi terkejut.
"Bukankah setiap Sekte kebenaran selalu disediakan tempat tinggal oleh Sekte Tian Long?. tanya Gu Shan bingung.
Su Tang melirik Zhan Feng merendahkan, "Bukankah Sekte Jun sudah di sisihkan, Kakak kedua untuk apa bingung? Belum lagi, Anak haram dari keluarga Zhao ini." Su Tang berdecak sambil menggelengkan kepala.
"Su Tang jaga bicaramu." Tegur Wu Yan.
Penatua Yu tertawa pelan, "Apa kalian tidak diterima oleh Sekte Tian Long, anak muda?."
Zhan Feng mengernyitkan dahi nya tak mengerti.
"Aku tidak menyangka bahwa Penatua Yu begitu berbaik hati berbincang dengan anak muda."
Perhatian mereka teralihkan oleh Xue Yang yang berjalan turun dari tangga. Penatua Yu terkejut sejenak dan menormalkan ekspresi nya, "Ternyata Tuan Muda Xue. Aku tidak menyangka mendapat kehormatan bertemu dengan mu."
"Penatua Yu terlalu sungkan."
"Sangat ramai disini, ku kira ada sesuatu ternyata Sekte teratai hitam disini."
Chu Yue masuk kedalam penginapan bersama Guang Zhao, Wu Yan yang melihat nya langsung menghampiri Chu Yue dengan ekspresi senang.
"Yue Ying kau disini juga."
Chu Yue mengangguk, "Kalian juga disini."
"Karena Yue Ying sudah disini, kita akan menginap di sekte Tian Long. Zhan Feng, dan yang lain nya segera bereskan barang kalian." perintah Xue Yang.
"Kita mau kemana?."
Xue Yang sedikit melirik Penatua Yu, "Tentu saja seperti yang dikatakan Penatua Yu, kita akan ke Sekte Tian long."
"Tapi Xue Yang aku sudah membayar uang sewa nya lagi." Ucap Zhan Feng.
"Biarkan saja. Berikan kamar itu pada Sekte teratai hitam, anggap saja sebagai hadiah pertemuan. " Ucap Chu Yue dan diangguki lemah oleh Zhan Feng.
"Xue Yang, kita tunggu Lu Tao dan Jia Zhen sebentar."
"Baik."
....
"Kompetisi kali ini Sekte Tanshe Jian harus menang." Ucap Sang Qi bertekad.
"Benar-benar."
"Hei, bukankah itu anak yang kita lihat tadi?." Tunjuk nya pada Chu Yue dan teman-teman nya yang saat ini berada di depan gerbang Sekte Tian Long.
....
"Tuan tidak ada lagi halaman yang tersisa, bukan aku sengaja untuk mengusir kalian. Tapi benar-benar tidak ada halaman yang tersisa. Aku sudah memberi muka pada kalian dengan menyampaikan langsung, kenapa kalian tidak mengerti. Aihh." Ucap seorang pengurus di Sekte Tian Long.
Sudut bibir Zhi shu terangkat dan menatap pria itu mencemooh, "Memberi muka? Bahkan tidak seorang pun guru Sekte menyambut kami dan hanya seorang pelayan rendahan mengatakan bahwa ia memberi muka. Sungguh menggelikan."
"Sekte Jun hanyalah sekte pengkhianat, apa yang mereka harapkan dengan datang kesini?."
"Mereka tidak tau malu, beruntung mereka bisa berpartisipasi tapi mereka juga ingin halaman di Sekte Tian Long."
Chu Yue dan yang lain nya melirik tajam orang yang membicarakan mereka, kemudian ia melangkah maju ke sisi Xue Yang, "Karena mereka tidak menerima kita, kenapa kita harus merendahkan diri. Xiao Yang kita pergi saja."
"30 menit?." Chu Yue menggelengkan kepala, "10 menit, jika tidak ada yang datang kita pergi."
"Baik, 10 menit. Cepat sampaikan pada nya."
"Aishh." Pengurus itu berbalik dengan enggan dan kesal, ia dengan pergi menemui atasan nya namun bukan nya bergegas cepat ia malah melambatkan langkah nya, "Sekte Hina seperti itu, tidak ada yang akan menahan kalian disini."
....
"Kepala, murid Sekte Jun datang lagi kesini dan memberikan ini. Dia ingin ada yang menjemputnya dalam waktu 10 menit." Pengurus itu mengulurkan tangan nya memberikan kartu itu, namun Kepala pengurus itu hanya melirik nya sebentar.
"Buang saja, Ketua Sekte tidak akan memberi muka pada mereka."
"Baik." Pengurus itu berbalik hendak membuang Kartu itu, tapi kemudian Kepala Pengurus itu mengangkat pandangan nya, "Berhenti, berikan Kartu itu padaku."
Dengan segera Pengurus itu memberikan Kartu itu pada atasan nya.
Kepala pengurus itu memperhatikan kartu itu, ekspresi wajah nya yang biasa berubah menjadi ketakutan.
Ia memukul meja dan menatap Pengurus itu dengan panik, "Siapkan Halaman yang paling bagus untuk mereka."
"Tapi Kepala, hanya tersisa 2 halaman, 1 halaman untuk Sekte Ming dan yang lain nya Halaman yang ditinggalkan."
"Sekte Ming apa? Biarkan mereka menggunakan halaman itu. Aku akan melapor ke Ketua Sekte."
...
"Sudah 10 menit." Ucap Chang Yi.
"Ayo kita pergi."
"Kakak Yue apa kita akan pergi begitu saja?." Tanya Guang Zhao kecewa.
Mata Chu Yue menatap Sekte Tian Long lalu melirik Xue Yang, "Kita lihat saja nanti, percaya saja pada ku dan Kakak Xue, aku yakin mereka akan memohon pada kita agar kembali ke Sekte mereka dan meminta kita berkompetisi."
Mata Guang Zhao berbinar senang, "Benarkah?."
Chu Yue mengangguk.
"Seperti nya ada orang yang meninggikan kemampuan nya."
"Mereka terlalu percaya diri, sampai lupa diri mereka."
"Apa itu Sekte Tian Long? Dan siapa mereka? Tidak tau perbedaan langit dan bumi."
"Kalian jangan berbicara seperti itu." Tegur Liu Mei pada teman seperguruan nya.
"Adik Mei terlalu baik hati, tapi untuk orang yang terlalu menyombong kemampuan nya apa yang harus dihormati."
"Ini...?"
"Aku Su Mian, Murid luar Sekte Tian Long."
"Kakak Su."
Guang Zhao yang mendengar perkataan itu menatap tajam pada kerumunan. Sedangkan Jia Zhen berbicara pada Lu Tao.
"Tidak tau kehebatan orang lain tapi bisa langsung menilai, menurutmu apakah mereka hebat?." Tanya Jia Zhen pada Lu Tao.
"Hebat berbicara tapi tidak hebat dalam kemampuan. Tidak tau siapa yang berbicara buruk pada orang lain tanpa memandang diri mereka sendiri." Balas Lu Tao.
"Nona Yue ayo kita pergi." ucap Shu Yan dan diangguki oleh Chu Yue.
"Ayo ayo."
"Aku ingin membalas tapi aku takut Kakak Xue akan kehilangan wajah." Ucap Zhi Shu.
"Kakak Xue?."
"Sejak kapan kau memanggilnya begitu?."
Zhi Shu menyengir lebar, "Sejak Yue ying memanggil nya seperti itu."