The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Kesetiaan



"Apa maksudmu dengan berkata seperti itu? Walau sekte hitam selalu dipandang jahat namun untuk melakukan hal menjijikkan seperti itu kami tidak akan pernah melakukan nya." Ucap Su Tang marah.


"Kau menuduh kami tanpa bukti, apa kau ingin berkelahi disini?." Ucap murid Sekte teratai hitam lain nya.


"Teman, Keluarga, bahkan guru kami pun menjadi korban Linghun Tishen itu, namun kau malah menuduh kami? Apa kau pikir karena kau berasal dari Sekte kebenaran maka kau bisa seenak nya menuduh orang lain yang tak sejalan dengan mu?." Ucap Wu Yan dengan wajah kesal kemudian melanjutkan, "Kau tau dalam sebuah kejadian besar, Sekte kebaikan memiliki peran besar dalam membuat kekacauan."


"Jadi sekarang kau menuduh Sekte kebenaran kami?." Ucap Lu Tao dan di angguki oleh Wu Yan.


"Kakak lihat ke atas." Tunjuk Xiao Shilin pada beberapa orang Kultivator yang tengah menahan Liu Mei.


"Dilihat dari pakaian nya bukankah mereka dari Sekte Tanshe Jian? Namun bukankah Sekte itu sudah musnah? Ditambah lagi kenapa mereka menangkap Liu Mei?." Ucap Zhi Shu heran.


"Tubuh mereka dipenuhi aura jahat." Ucap penatua ketiga.


Seketika Xue Yang mengingat sesuatu dan segera menerbangkan pedang nya, "Kita ikuti mereka."


"Baik."


_&_&_


"Shu Yan." panggil Chu Yue pada Shu Yan yang tengah tertunduk.


Shu Yan mengangkat kepala nya dan menatap Chu Yue dengan raut wajah penyesalan.


"Putri, apakah aku mengecewakan mu?." Tanya Shu Yan.


Chu Yue menggelengkan kepala nya, ia memegang pundak Shu Yan membantu nya untuk berdiri namun Shu Yan malah menepis nya dan melangkah mundur.


"Dari tatapan mu dan semua perkataan mu, budak mu ini tau bahwa aku telah mengecewakan mu. Putri jika aku telah mengecewakan mu maka bunuh aku." Ucap Shu Yan sambil menutup mata nya.


"Di kehidupan ini kau tidak mengecewakan ku, Shu Yan. Bangunlah." Bujuk Chu Yue.


Shu Yan perlahan membuka mata nya dan menatap Chu Yue dengan serius "Entah di kehidupan ini ataupun kehidupan sebelum nya, aku tidak boleh mengecewakan mu. Aku sudah bersumpah untuk itu. Karena aku melanggarnya maka kau harus mengambil nyawaku."


Mendengar perkataan Shu Yan, Chu Yue mendekati wajah nya,  "Aku ingin mengambil nyawamu, sangat ingin. Namun aku telah menahan nya. Lalu sekarang kau menyebutkan hal itu, Shu Yan jika kau ingin menebus dosa mu maka akan ku lakukan."


Chu Yue mengeluarkan pedang nya dan dengan sekali tebasan kepala Shu yan sudah terpisah dari tubuh nya.


Chu Yue kemudian melirik Wei Ying sambil tersenyum miring, "Mereka yang bersalah tetap harus dihukum. Jika yang lain hanya 'orang lain', dia Shu Yan adalah budak ku dan hanya aku yang boleh berbuat sesuka hati pun pada nya."


"Tuan." Sebuah panggilan mengalihkan perhatian Chu Yue, ia kemudian berbalik menatap ke si empunya suara.


"Xiao Bai kau datang."


Xiao Bai melirik Shu Yan sebentar lalu mengangguk, "Beberapa orang yang sudah ku pilih akan tiba sebentar lagi. Em... Tuan, tampak nya kekuatan mu meningkat sangat pesat."


"Tentu saja. Ouh benar... " Chu Yue memberi isyarat agar Xiao Bai mendekat.


Ia kemudian memberikan sebuah piringan giok putih dengan permata merah di tengah nya, "Berikan ini pada Song Qian Xin yang berasal dari kerajaan Feng."


Xiao Bai mengangguk patuh dan segera menyimpan piringan giok itu.


Tak lama kemudian beberapa orang datang, mereka adalah orang yang telah dipilih Xiao Bai untuk memasuki Perkumpulan yang telah Chu Yue buat.


"Kami memberikan hormat pada Ketua."


Mereka mengangkat wajah nya menatap Chu Yue dan Xiao Bai secara bergantian.


Chu Yue kemudian mendekati Xiao Bai dan menyayat tangan sehingga mengeluarkan darah, ia kemudian mengambil tanganku Xiao Bai dan menyayat nya juga.


Sadar dengan apa yang akan dilakukan Chu Yue, Xiao Bai segera menarik tangan nya dan menyembunyikan nya, "Sampai kapan pun, Aku hanya milik Tuan. Jika Tuan mati maka aku hanya akan mati."


"Xiao Bai ini perintahku."


Xiao Bai melangkah mundur, "Tidak, kali ini aku tidak akan mendengarkan perintah mu."


"XIAO BAI."


"Tuan Wei." Panggil Xiao Bai pada Wei Ying.


Wei Ying mengangguk dan melangkah mendekat pada Chu Yue, "Biarkan dia mengikuti mu. Jika kau mati maka dia akan mati, namun jika kau hidup maka dia juga akan hidup."


Chu Yue menghembuskan nafas pelan dan mengangguk mengerti, "Xiao Bai kau dengarkan ucapan ku ini, jika kau tidak ingin memutuskan kontrak maka aku tidak akan melakukan nya."


"Semua nya Dengarkan perintahku."


"Baik."


"Aku merekrut kalian untuk menciptakan pengikut ku sendiri dan sebagai bantuan untuk diriku, kalian yang terpilih adalah yang terbaik. Entah dalam kejujuran ataupun bakat kalian tidak kalah satu sama lain. Aku akan meninggalkan hartaku pada kalian, dan bangun Aliran Qi Zhe menjadi aliran besar yang akan disegani semua orang." Chu Yue menatap mereka semua satu persatu kemudian melanjutkan,


"Aliran Qi Zhe tidak perduli pada perbedaan. Entah dia iblis, manusia, siluman atau bahkan Dewa. Tapi jika dia berbuat salah maka dia layak di hukum."


"Qi Zhe tidak akan memiliki hubungan dengan Sekte kebenaran ataupun Aliran hitam. Tidak juga bermusuhan dengan mereka. Qi Zhe hanya akan berdiri sendiri dengan prinsip Benar adalah benar, salah adalah salah. Tapi jika suatu saat Kebenaran yang disalahkan, ataupun Kesalahan yang dibenarkan kalian lakukan, maka Aliran yang ku buat akan ku hancurkan sendiri."


Chu Yue kemudian memberikan sekantong penuh pil obat pada Yu Qing ,"Pil obat ini ku percayakan padamu, aku memberikan resep dan juga panduan. Setelah kau pelajari maka hancurkan dan ajarkan pada murid-murid mu."


Ia lalu beralih pada Murong Jian Ying, "Untuk sementara aliran ini ku percayakan padamu.. "


Chu Yue berjalan mundur dan menatap mereka semua, "Suatu saat aku akan mengambil dan melihat pencapain kalian. Saat itu aku harap kalian tidak mengecewakan."


"Kami tidak akan mengecewakan."


"Baik, ouh dan juga tak ada lagi Sekte Tanshe Jian dan Sekte Hong mereka bukan lagi sebuah sekte. Ouh dan juga untuk sekte Emei, Xiao Bai aku ingin kau menjemput mereka di lembah tanpa cinta." Ucap Chu Yue ia kemudian melanjutkan.


"Xiao Bai aku ingin kau mengatur mereka, berikan mereka pilihan. Dan Untuk ini tak ada orang selain dirimu yang aku percayai tugas ini. Jika kau ikut bersamaku siapa yang akan mengatur mereka?." Ucap Chu Yue membuat Xiao Bai bimbing.


Tak lama kemudian Shu Lian datang dan melaporkan bahwa ia telah menjalankan perintah Chu Yue sebelum nya.


Melihat Shu Lian, Xiao Bai segera menunjuk nya dan berucap, "Bukankah ada dia? Dia yang menyebabkan ini semua jadi dia bisa mengaturnya."


Shu Lian yang tak tau apapun mengernyitkan dahi nya dan menatap Chu Yue dengan tatapan bertanya.


"Shu Lian dia adalah pelayan yang telah mengikuti ku dari aku lahir, aku tidak bisa tidak membawa nya. Benar bukan Shu Lian?."


Mengerti dengan apa yang terjadi Shu Lian mengangguk, "Bahkan jika Nona tidak membawaku aku juga akan terus mengikuti Nona. Ini adalah sumpah ku ribuan tahun yang lalu, tetap setia pada Nona dan akan terus melayaninya."


'