The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Orang ketiga



"Tuan Xue boleh aku berbicara denganmu?." Tanya Shu Zhirou yang langsung menghampiri Xue Yang ketika ia baru tiba.


"Baiklah."


Mendapat persetujuan dari Xue Yang, Shu Zhirou segera menariknya ke halaman belakang penginapan.


"Ada apa?."


Shu Zhirou memainkan kuku nya dan berucap dengan segan, "Setelah Perburuan ini berakhir aku harus kembali ke kerajaan ku."


"Lalu?."


"Ayahku, Ayahku suka memanah jadi bolehkan Busur Dewa diberikan padaku? Aku ingin memberi nya hadiah." Ucap Shu Zhirou dengan penuh harap.


Xue Yang terdiam dan berpikir sejenak kemudian tangan nya seperri mempersilahkan nya masuk kedalam penginapan.


"Kita harus berdiskusi terlebih dahulu." Jawab Xue Yang.


"Baiklah."


....


"Tidak perlu bukan?." Ucap Shu Min Yue memandang Shu Zhirou, ia kemudian melanjutkan, "Nona Yue yang banyak memburu Makhluk itu, jadi seharusnya itu milik Nona Yue bukan?."


Guang Zhao mengangguk menyetujui, "Benar, lagipula hadiah itu juga diberikan karena Kakak Yue."


"Min Yue, ini untuk Ayah. Dia berharap banyak saat kita pergi. Aku paham jika Nona Yue yang banyak memburu Makhluk itu, namun bukankah selama ini juga kita banyak membantu."


"Banyak membantu? Emm memang kalian membantu menambah kesulitan kami." Ucap Chang Li yang baru tiba di ruangan itu diikuti Shu Yan dibelakang nya.


Melihat Chang Li dan Shu Yan datang, Zhi Shu segera menghampiri mereka sambil melihat keluar, "Apa Yue Ying dan Zhan Feng belum datang?" Tanya Zhi shu dan mendapat anggukan dari Shu Yan, "Kami tidak melihat nya sama sekali."


"Besok adalah pengumuman, bagaimana mereka bisa tidak datang?." ucap Yun Shang.


"Aku yakin mereka pasti akan datang besok." Ucap Chang Li.


"Dan Busur dewa?." Ucap Shu Zhirou masih berharap mendapatkan nya.


Xue Yang terdiam ia berpikir sejenak sebelum kemudian mengangguk, "Jika Yue Ying tidak datang mungkin kita bisa memberikannya pada Shu Zhirou. Lagi pula diantara kita tidak ada yang menggunakan busur bukan?."


"Bagaimana bisa? Tidak, itu sudah diputuskan milik Kakak Yue." Protes Guang Zhao.


Jia Zhen, Lu Tao, Cheng Li dan yang lain nya kecuali Yun Shang mengangguk menyetujui ucapan Guang Zhao, "Jika bukan karena nya Kita mungkin tidak akan kembali dengan utuh."


"Kalian tau fungsi busur dewa?." Tanya Xue Yang.


Chang Li mengangguk, "Itu Busur yang jika digunakan dapat menembak sasaran dengan tepat bahkan beratus-ratus mil jauh nya. Busur itu bahkan dapat membunuh seorang Dewa bela diri dengan tiga panah nya."


"Namun Busur itu hanya akan seperti Busur biasa tanpa panah nya." Lanjut Xue Yang dan menambahkan, "Dengan kata lain itu hanya akan seperti busur biasa."


..._&_&_...


"Lihat kebawah." Tunjuk Chu Yue pada sebuah desa yang dengan terang dan tak beraturan. Seperti kerumunan orang memegang obor dan berlari tak tentu arah.


Melihat keadaan dibawah aneh, Chu Yue mengisyaratkan pada Raja Yi dan Zhan Feng untuk turun.


Semakin kebawah, Chu Yue semakin melihat jelas makhluk itu Linghun Tingshen sedang menyerang.


"Meraka banyak sekali." ucap Zhan Feng.


Dengan cepat Chu Yue melemparkan bola pelindung nya, melindungi para penduduk dari makhluk itu.


"Zhan Feng kau lanjutkan perjalanan mu dan beri kabar pada mereka. Mungkin besok kami tidak akan sampai tepat waktu." Perintah Chu Yue dan di angguki patuh oleh Zhan Feng, "Baiklah, aku pergi. Jaga diri kalian."


Setelah Zhan Feng pergi Chu Yue dan Raja Yi dengan cepat turun sambil menyerang mereka dari atas.


Namun tepat saat kaki Chu Yue menapaki tanah, Linghu Tingshen yang tadi nya akan menyerang mereka kini berbalik melarikan diri kedalam hutan yang gelap.


Hal ini membuat Chu Yue mengernyitkan dahi nya dan memandang Raja Yi dengan curiga.


"Nona Yue, sukur lah kau menyelamatkan kami."


Chu Yue menatap ke empunya suara dan berusaha mengingat nama nya, "Wu Yan?."


Wajah Wu Yan tampak ketakutan namun ia mengangguk mendengar ucapan Chu Yue dan tersenyum lebar ia kemudian menatap Raja Yi, "Nona Yue seperti nya aku tak pernah melihat nya bersama tim mu."


"Dia teman ku." Ucap Chu Yue sambil tersenyum simpul.


"Kami bersyukur kau menyelamatkan kami, namun kenapa saat kalian tiba makhluk itu lari?." Tanya Su Tang yang berjalan kearah mereka dengan tatapan penuh curiga.


Chu Yue mengangkat alis dan menatap Raja Yi, "Mungkin karena nya."


Raja Yi yang dicurigai seperti itu hanya tersenyum simpul dan balik menatap Chu Yue, "Jika Yue'er mengatakan itu maka aku akan menyetujui nya."


"Dan tentu saja, bahkan jika mereka tetap disini tak satupun dari mereka juga akan bertahan." Lanjut Raja Yi dan memandang ke arah hutan gelap itu.


"Sudah lah Su Tang, kau tau bukan jika Nona Yue itu baik. Jangan mencurigai nya yang tidak-tidak." Ucap Lu Jing yang menghampiri Su Tan dan menepuk-nepuk bahu nya.


Kemudian beberapa orang lain nya juga ikut bergabung dan menyapa Chu Yue.


"Kalian kenapa masih ada disini? Bukankah harus nya semua Sekte berkumpul ke Sekte pusat?." Tanya Chu Yue sedikit penasaran.


Gu Shan menatap para penduduk yang duduk dengan di tanah dengan cemas dan menjawab, "Sebenar nya kami baru akan pergi pagi tadi namun ditengah perjalanan kami mendengar teriak dan kembali, dan saat itu makhluk itu muncul."


"Bagaimana bisa? Bukankah setiap sekte harus melaporkan tiap daerah yang belum bisa diatasi agar ada Kultivator lain yang memburu." Ucap Chu Yue bingung.


"Itu benar." Ucap Wu Yan dan melanjutkan, "Sebelum menginap ditempat ini kami sempat berkeliling namun bangunan pengumpul jiwa itu sudah tidak ada. Bahkan jika Daerah ini dilaporkan mereka juga tidak akan menemukan apa-apa selain lenyap."


Chu Yue merapatkan bibir nya dan mata nya melihat ke dalam hutan, "Dan seperti nya makhluk itu jauh lebih kuat."


Gu Shan mengangguk, "Benar, bahkan saat ini hanya tersisa kami berenam. Dari 17 orang hanya 6 yang tersisa."


"Dan juga... Kakak pertama dia menjadi korban." Ucap Lu Jing dengan mata yang mulai berair namun dengan cepat ia segera menghapusnya.


"Yu Tu?." Ucap Chu Yue dengan ekspresi kaget.


"Lalu apa yang akan kalian lakukan selanjutnya?." Tanya Chu Yue mengenai rencana mereka.


"Karena Makhluk itu sudah pergi jadi kami harus segera pergi juga dari tempat ini sebelum mereka kembali." Jawab Gu Shan.


"Lalu bagaimana dengan teman kalian yang lain?." Tanya Chu Yue, kemudian ia menebak dengan pelan, "Apa kalian akan meninggalkan mereka begitu saja? ."


..._&_&_...


"Tuan begitu ceroboh, namun kenapa seperti nya Makhluk itu semakin kuat? Dan seperti terkena racun?" Ucap Anjing neraka yang bersembunyi di balik semak-semak sambil terus mengawasi Chu Yue.


"Orang ketiga? Tapi bukankah itu tidak mungkin. Tuan tidak pernah menyebut ini namun Pelayan itu? Apa dia? Atau orang lain?." Ucap nya lagi bingung.