
"Apa yang terjadi?."
Semua menjadi panik, dan Chu Yue bersiap untuk menggunakan bola pelindung lain nya.
Namun ia tidak jadi melakukan nya ketika energi hangat mengalir di tubuh nya dan darah nya mengalir lebih cepat, ia merasakan sesuatu ditubuh nya yang ingin bebas.
Chu Yue kemudian memindahkan kepala Shilin dari paha nya ke bawah, lalu ia menggeser tubuh nya dan bermeditasi.
Chu Yue tersenyum kecil dan memusatkan energi nya di inti emas nya, segel nya terbuka dan dia bisa menyelamatkan semua orang.
Sinar biru muncul dari tubuh nya dan sebelum Pelindung itu hancur dengan segera ia mengangkat lingkaran pelindung ke atas menyisakan diri nya sendiri berada di tengah-tengah makhluk jahat itu.
"Apa yang terjadi?."
"Kita selamat."
"Ini hebat, Nona Chu sangat hebat."
Shilin terbangun dan memandang sekitar nya, ia memandang takjub keluar, mereka bagaikan berdiri di atas awan.
Tapi dengan cepat ia tersadar, Kakak Chu nya tidak ada di samping nya.
"Kakak Qu, dimana Kakak Chu?." Tanya Shilin gugup.
Raja Yi yang mendengar pertanyaan itu segera memandang sekeliling nya, berusaha menemukan Chu Yue.
"Yang mulia apa kau tau dimana Kakak Chu?." Tanya Shilin pada pangeran kelima.
Pangeran Kelima menggeleng, dan segera menyadari bahwa Chu Yue tidak ada didalam pelindung.
"Pangeran ada apa?."
"Nona Chu, dia tidak ada."
"Apa?."
"Lihat dibawah." Ucap seseorang dan menunjuk kebawah.
Perlahan kabut menghilang dan menampakkan Chu Yue yang duduk ditengah-tengah makhluk jahat itu dengan tenang.
"Apa yang dia lakukan?." Tanya Bao Yu bingung.
Raja Yi menatap kebawah dengan gugup dan mencoba keluar dari pelindung, namun tidak bisa.
Ia menggunakan kekuatan nya berusaha menghancurkan pelindung, ia tidak perduli dengan orang lain, saat ini yang paling penting hanyalah Chu Yue.
"Raja Yi apa yang kau lakukan?." Mu An Shi menatap Raja Yi dengan tatapan tak percaya.
Dia ingin menghancurkan pelindung?
"Raja Yi, hentikan." teriak Mu An shi.
Kini semua mata tertuju pada Raja Yi, mereka ingin menghentikan nya namun mereka juga takut pada Raja Yi.
"Jangan mencoba menghancurkan pelindung ini, aku bersusah payah membuat nya. Namun terima kasih karena sudah peduli padaku, selamat tinggal."
Suara Chu Yue menggema didalam pelindung membuat Raja Yi menghentikan kekuatan nya dan menatap kebawah dengan rumit.
Kini Makhluk jahat itu mulai mengerubungi Chu Yue membuat siapapun pasti akan bergidik ngeri.
"Kakak Chu...."
Shilin memukul-mukul pelindung berusaha keluar, "Kakak Chu, tidak. Kakak Chu..."
Ia menendang, memukul bahkan menggunakan kekuatan nya mencoba untuk keluar. Qu Shanshan yang melihat nya segera memeluk Shilin berusaha menenangkan nya.
Shilin tak berhenti mencoba, namun
Ia melihat kebawah lagi, kini sosok gadis yang ia panggil kakak itu sudah menghilang dan diganti dengan kumpulan makhluk jahat yang sedang memakan sesuatu.
"Tidak...Kakak Chu." Shilin terduduk dan menangis.
Orang-orang yang melihat nya terdiam, tak bisa berkata apa-apa.
.....
"Apa yang harus kita lakukan?."
"Pelindung itu dibuat oleh nya bukan Penatua ketiga, kenapa dia berbohong?." Ucap Mu An Shi sedikit pelan namun semua dapat mendengar nya.
"Benar, dia berbohong." Ucap Lu Kangjian keras dan langsung mendapat tatapan tajam semua orang.
Penatua Han mendengus keras dan tersenyum kecut, "Sudah ku tebak anak itu berbohong. Namun kebohongan itu tidak ada artinya lagi, dia menyelamatkan kita semua."
"Apa dia sudah mati?." Tanya Bao Yu.
Raja Yi melirik nya tajam, dengan cepat Bao Yu menutup mulut nya.
"Setelah pelindung ini menghilang apa yang akan terjadi? Tidak mungkin kita kembali kebawah kan?." Tanya seseorang dari Sekte QingXue.
"Makhluk itu sudah menghilang." Ucap Feng Shiyi kemudian ia melanjutkan, "Bahkan tanah yang terbelah itu sudah tidak ada lagi."
Mereka menatap kebawah, benar tanah nya sudah kembali seperti tidak ada yang terjadi.
Perlahan pelindung itu turun, melihat bahwa pelindung akan menghilang mereka yang berada di pelindung kedua segera bersiap melompat turun.
"Kenapa belum menghilang?."
"Sebentar lagi." Ucap Tetua Sekte Bintang biduk.
Tak lama kemudian pelindung mulai menipis, dan menghilang.
Raja Yi kemudian segera menghilang pergi dari Hutan Api abadi tanpa mengatakan apapun.
Sedangkan yang lain mulai berkumpul dengan kelompok nya masing-masing.
"Apa kita harus melanjutkan?." Tanya Guru pembimbing Sekte pedang Naga biru, Sang Chen kepada pemimpin kelompok lain nya.
"Keadaan seperti ini jika melanjutkan mungkin hanya akan mengantar nyawa, kami Sekte Báilián akan pergi. Dan sampaikan rasa terima kasih kami pada Penatua ketiga, di lain waktu kami akan membalas nya." Ucap nya kemudian ia berpamitan.
"Kalau begitu kami juga akan pergi. Saat upacara kematian nya aku akan pergi ke Sekte kalian sekaligus mengucapkan terima kasih pada Tetua Liang. " Ucap Tetua QingXue dan langsung mendapat tatapan tajam dari Shilin.
"Kakak Chu belum mati, jadi tidak ada upacara kematian." Ucap Shilin dengan nada marah.
Tetua QingXue tidak memedulikan ucapan Shilin dan segera memimpin murid nya pergi.
"Ma Shi yu dari keluarga Ma juga meminta untuk menyampaikan ucapan terima kasih pada penatua ketiga karena Murid nya telah menyelamatkan kami. Lain waktu kami akan membalas nya." Ucap Ma Shi Yu, Pemimpin keluarga Ma.
Satu-persatu kelompok itu pergi menyisakan Sekte pedang naga biru.
"Guru sekarang kita pergi." Ucap Lu Jing.
"Tidak, kita harus mencari Kakak Chu." Shilin melepas rangkulan Qu Shanshan dan segera berlari, namun Gu Wei Yi dengan cepat menotok nya menyebabkan Shilin pingsan.
"Wei Yi apa yang kau lakukan?." Tanya Qu Shanshan marah.
"Menurutmu apa dia akan kembali jika tidak seperti ini?." Tanya Gu Wei Yi balik.
Qu Shanshan terdiam, memang benar bahwa Shilin tidak akan mau pulang karena Chu Yue sangat dekat dengan nya.
"Tapi apa kau percaya bahwa Chu Yue mati?." Tanya Mou Qionglin tiba-tiba.
"Dia punya bola pelindung, bahkan jika dia seorang Alkemis tanpa level, yang bahkan itu tidak pantas disebut seorang Alkemis namun apa menurutmu Kultivasi nya akan rendah? Dari yang ku lihat dia tidak lebih rendah dari Raja Bela diri menengah dan lagi... Dia tidak mungkin akan menyia-nyiakan hidup nya sendiri. " Ucapan Mou Qionglin membuat yang lain nya meragukan bahwa Chu Yue telah mati.
Xian Haocun mengangguk membenarkan, "Jika dia bisa menyelamatkan kita, maka dia pasti bisa menyelamatkan diri nya sendiri, namun mengapa dia memilih tertinggal dibawah?."
..._&_&_...
"To Mu perintahkan Pasukan Singa Putih, Mata-mata Elang merah, dan semua Prajurit Hantu untuk mencari Chu Yue."
"Chu Yue? Raja Yi apakah dia murid penatua ketiga? Dia menghilang?." Tanya To Mu.
Raja Yi mengangguk, "Em, segera perintahkan mereka untuk mencari nya dan segera mengabari ku jika sudah menemukan nya. Dan sampaikan tugas ku pada Menara pembunuhan untuk mencari nya juga, aku akan membayar mereka dengan Batu Petir."
"Baik."
..._&_&_...
**Terima kasih yang sudah setia menunggu Legend Of Chu Yue, maaf kemarin gk update karena 12.12😂, mau nulis malam eh malah sakit. Ini jg msih sakit tpi udh agak mendingan sih😅.
dan terima kasih lagi buat yang sering komen karena nambah semangat buat aq nulis, klu gk ad klian mgkin Novel y udh berhenti update.
+++Terima kasih yang sudah membaca TLOCY sampai sekarang**+++