The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Gadis Tanpa masalah



"Raja, Permaisuri, Liu Zhan mereka semua mati. Aku tidak peduli pada mereka namun.... Perdana menteri bagaimana kau bisa mengabaikan nya?."


Perdana Menteri Gu menunduk, "Maaf Yang mulia."


"Kau selalu meminta maaf, namun kau tak pernah bisa menemukan nya. Sudah berapa lama aku keluar dari pengasingan dan sampai saat ini kau belum bisa menemukan nya? Kau tau Tuan Gu, Kerajaan Feng ini jika kau tidak cepat menemukan nya aku akan menghancurkan nya."  Ucap Pria yang tampak berusia sekitar 15 tahun-an.


"Yang mulia kami akan segera menemukan nya. Aku berjanji."


..._&_&_...


...Adakalanya kita menginginkan dunia tanpa masalah dengan kehidupan yang bahagia....


...Namun ketika selalu mendapat kebahagiaan maka semua nya terasa hampa....


...Itulah... Manusia tak pernah puas dengan kehidupan nya....


Chu Yue membaca sebuah tulisan didepan sebuah kedai, ia melihat kedai tersebut terlebih dahulu kemudian mengajak Zhan Feng dan Raja Yi untuk masuk.


Didalam kedai terlihat sangat ramai dan dipenuhi tawa, Chu Yue memandang kearah pusat tawa itu, seorang Gadis yang seumuran dengan diri nya terus mengatakan sesuatu yang membuat semua orang tertawa.


Bahkan Zhan Feng yang biasa tak tertawa kini menahan tawa nya.


"Nona, Tuan silahkan duduk." Pelayan di kedai itu segera memberikan tempat dan menanyakan pesanan.


"Sajikan saja makanan yang paling enak disini."


Pelayan itu mengangguk dan segera pergi, "Baik, Nona."


"Yue'er kenapa kita kesini?." Tanya Raja Yi yang tak mengerti akan Chu Yue, bukankah mereka akan pergi ke sekte pusat dan rute perjalanan mereka juga masih cukup panjang.


Chu Yue menunjuk gadis yang terus membuat lelucon itu dan berucap, "Kau melihat tulisan didepan kedai ini?."


Raja Yi mengangguk, "Lalu?."


"Kudengar dia dijuluki gadis 'Tanpa masalah'." Ucap Chu Yue dan di angguki Zhan Feng.


"Yue Ying kau benar-benar tau orang berbakat, dia benar-benar gadis tanpa masalah. Hidup nya selalu bahagia, kau tau tak ada seorang pun yang pernah melihat nya menangis, marah atau kesal. Dia selalu tertawa." Ucap Zhan Feng dan memandang Gadis itu iri.


Chu Yue menatap gadis itu sambil terus tersenyum dan menggeleng pelan, "Betapa menyedihkan nya."


"Nona ini makanan nya."


Chu Yue melirik makanan itu dan menatap pelayan, "Bisakah kau membungkus makanan nya?."


"Ah?." Pelayan itu terdiam sesaat kemudian mengambil kembali makanan itu, "Baiklah."


Zhan Feng yang baru saja memegang sumpit terperangah, "Yue Ying aku baru saja akan makan."


Chu yue mengabaikan Zhan Feng dan mengambil makanan yang telah dibungkus kemudian memberikan uang dan sebuah surat, "Tolong berikan ini pada Nona Tanpa masalah."


"Baik Nona. Terima kasih."


"Surat apa yang sebelum nya kau berikan?." Tanya Raja Yi.


"Bukankah sudah kukatakan kemarin." Ucap Chu Yue membuat Raja Yin bingung sesaat.


"Apa sebuah tim?."


Chu Yue mengangguk, "Setelah semua selesai bukankah bagus jika kami bersama melangkah menuju puncak dunia. Aku sudah berpikir, bahwa jika aku hanya sendiri maka itu akan sangat sepi."


"Dia gadis tanpa masalah, namun bukan berarti dia tidak punya masalah. Dia seorang pemecah masalah yang handal hingga bahkan tak ada masalah yang sulit untuk nya. Dan satu lagi dia tidak takut mati. Untuk orang seperti nya kehidupan adalah dunia yang membosankan. Dan isi Surat itu... Aku mengajak nya untuk menemui dunia penuh masalah sulit yang akan membuat nya merasa tertantang."


..._&_&_...


"Sudah beberapa hari yang lalu kita tiba, namun Zhan Feng dan Yue Ying tampak nya juga belum terlihat." Ucap Zhi Shu khawatir.


Tak lama kemudian pintu terbuka dengan kasar dan Lu Tao masuk dengan nafas tersengal-sengal, "Aku melihat Murid Sekte pedang naga biru dari daratan atas."


"Lalu?."


Lu Tao mencoba menenangkan diri nya kemudian ia cepat duduk disalah satu kursi, "Kau tau seorang anak yang berumur sepuluh tahun-an dia... dia Kultivasi di tingkat Raja bela diri rendah."


"Wuahh, hebat." Kagum Jia Zhen.


"Tapi dari mana kau tau bahwa dia Di tingkat Raja bela diri rendah?."


Pertanyaan Shu Yan membuat semua di ruangan itu menatap Lu Tao dengan tatapan bertanya.


"Dia... Anak itu yang mengatakan nya. Kau tidak tau dia begitu sombong, dia memamerkan kekuatan nya dan melawan siapapun yang menurutnya menyebalkan." Ucap Lu Tao dengan wajah kesal mengingat wajah anak itu.


"Lalu kau langsung mempercayai ucapan nya?." Tanya Yun Shang dan langsung di angguki Lu Tao, "Tentu saja aku percaya, salah satu Guru Sekte Mei yang berada di tingkat Raja bela diri rendah dikalahkan nya."


"Sangat hebat?." Ucap Guang Zhao dengan raut wajah murung.


"Ada apa Guang Zhao? Kau iri karena dia lebih hebat darimu?." Ejek Jia Zhen dan langsung mendapat pukulan dari Lu Tao.


"Xiao Zhao jangan sedih, kau pasti juga bisa di tingkat Raja bela diri rendah." ucap Lu Tao menghibur.


"Benar." Sahut Chang Yi mengangguk, "Dan saat kau di tingkat Raja bela diri rendah mungkin dia sudah tingkat tinggi."


Guang Zhao menghembuskan nafas pelan dan menjatuhkan kepala nya di atas meja, "Ahh aku takut tidak bisa menyombongkan diri lagi."


Mendengar ucapan putus asa itu, Xue Yang menyentil pelan kepala Guang Zhao, "Kekuatan bukan untuk di sombongkan tapi digunakan untuk kebaikan."


"Baiklah, baiklah." pasrah Guang Zhao, ia mengangkat kepala nya dan terdiam sejenak kemudian menghentakkan kaki nya ke lantai dengan kesal, "Kakak Yueeee aku merindukan mu. Huaaaa..."


"Mereka semua memarahi dan mengejekku. Aku mohon cepatlah datang." rengek Guang Zhao.


Shu Zhi Rou mengelus puncak kepala Guang Zhao dan menenangkan nya, "Sudah Xiao Zhao jangan menangis, Lu Tao, Cheng Yi dan Jia Zhen hanya bercanda."


"Dan Kakak Xue?." Ucap Guang Zhao disela rengekan nya.


Shu Zhi rou melirik Xue Yang dan mengangguk, "Xue Yang juga."


"Hanya bercanda?." Ucap Guang Zhao lagi.


"Tentu saja tidak." Sahut Xue Yang dan membuat Guang Zhao kesal.


"Arkhh sudahlah, kalian semua tidak ada yang mengerti aku."


"Xiao Zhao jika dihitung lagi, bukankah aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan mu daripada Yue Ying?." Ucap Shu Zhirou .


Guang Zhao mengernyitkan dahi nya dan menatap Zhi rou dengan tatapan bertanya.


"Aku selalu peduli padamu, aku selalu bersamamu. Tapi kenapa kau selalu berkata Yue Ying, Yue Ying dan Yue Ying?." Ucap Shu Zhirou lagi ia kemudian melanjutkan dengan wajah sedih, "Maafkan aku tapi, Xiao Zhao bisakah kau mengandalkan ku? Ada aku disini bukan Yue Ying."


..._&_&_&...