The Legend Of Chu Yue

The Legend Of Chu Yue
Bukan Pahlawan



Chu Yue terbang semakin keatas, hingga ia keluar dari pelindung.


Ia menatap kebawah dimana Linghun Tishen, yang berjalan tak beraturan dan juga berusaha memasuki Desa Hui.


Sekumpulan Linghun Tishen, sekumpulan monster, sekumpulan makhluk jahat.


Ribuan makhluk itu memenuhi daratan rendah, dengan kekuatan nya dia memang tak akan bisa menyerap kekuatan jahat itu.


Namun...


"Akhir ku pasti akan lebih baik dari mu Dewi." Ucap Chu Yue.


Ia kemudian menghancurkan pelindung yang dibuat dan mengganti nya dengan pelindung nya sendiri.


Setidak nya manusia atau hewan lain dapat masuk dan berlindung di Desa Hui. Setelah itu ia kemudian terbang semakin tinggi.


Chu Yue Lalu duduk di atas pedang nya dan bersemedi, "Linghun Tingshen pergi dari raga, datang dan jadilah energi. Hitam tidak selama nya kotor, Putih tidak selama nya bersih. Kebenaran datang datang dari Hati, kebencian datang dari hawa nafsu. Arwah jahat dikeluarkan, Energi nya dimurnikan. Datanglah padaku dan jadilah kekuatan ku."


Linghun Tishen yang berada dalam pandangan nya seketika meraung perlahan asap hitam mulai bermunculan.


Ya.. Itu Linghun Tishen yang telah dikeluarkan. Satu persatu asap itu menuju Chu Yue dan diserap oleh nya.


Chu Yue merasakan tubuh nya menggigil, energi jahat itu tidak hanya panas namun juga dapat menjadi dingin seperti es.


Seperti yang dikatakan Raja Yi dan wanita misterius yang berbicara dengan nya ia tak akan bisa menyerap seluruh Linghun Tishen.


Jadi dia hanya menyerap yang ia bisa dan juga melemahkan mereka, setidak nya orang lain dapat mengalahkan nya juga.


Tidak hanya dia yang harus berjuang, orang lain juga harus berjuang juga bukan?


Dia bukan pahlawan yang dengan sukarela membantu, dia hanya seorang penjahat yang memanfaatkan kesempatan.


Matahari terbit, Chu Yue mulai berhenti menyerap energi jahat itu dan tersenyum senang sambil menatap tubuh nya.


Kekuatan nya benar-benar meningkat pesat.


Ia kemudian menatap kebawah dan perlahan turun. Teman-teman nya sudah menunggu nya dan ini saat nya untuk jujur.


Ia adalah Reinkarnasi Dewi api iblis dan mau bagaimana pun orang memandang nya Chu Yue tak perduli.


Ia akan membuat semua orang tau bahwa diri nya lah yang seorang Reinkarnasi Dewi Api iblis yang telah menolong mereka bukan Putri Langit yang seringkali mereka agungkan.


"Wei Ying kau membawa nya." Ucap Chu Yue kemudian melambaikan tangan pada wanita yang berada di belakang Wei Ying.


"Akhir nya kita bertemu lagi... Shu Lian."


Flashback


"Ouh dan juga tolong cari Shu Lian." Ucap Chu Yue sambil menatap Wei Ying dengan tatapan memohon.


"Baiklah, aku janji besok pagi kau akan melihat nya."


Chu Yue memberikan jempol nya pada Wei Ying, "Bagus, kalau begitu aku pergi."


Flashback end


"Tuan Putri..." Shu Lian menatap Chu Yue dengan bahagia dan menghamburkan tubuh nya memeluk Chu Yue.


Chu Yue menepuk-nepuk pundak Shu Lian menenangkan nya, "Yang kau lakukan sudah cukup."


Shu Lian terdiam kaku dan melepaskan pelukan nya dengan kikuk, "A..pa maksudmu Putri?."


"Shu Lian, aku tau kau yang melakukan ini semua. Dewi Harapan, dia tidak ada dendam hati nya, hanya kecewa. Namun karena rasa kecewa itu dia bahkan tidak akan membunuh seseorang. Shu Lian... Kau tau bukan dibandingkan membunuh..." Chu Yue mendekatkan bibir nya ke telinga Shu Lian, "Dia lebih suka menyiksa."


Shu Lian mengangkat wajah nya dan menatap Chu Yue dengan keterkejutan, "Putri..."


Chu Yue menjauhkan wajah nya dan tersenyum menatap Shu Lian, "Sekarang kumpulkan mereka yang sudah mengambil keuntungan dari ini."


"Namun bagaimana Putri mengetahui ini semua?."


Chu Yue tersenyum misterius kemudian menatap kebelakang Shu Lian, "Xiao Bai kau datang."


"Tentu saja Tuan, ouh iya aku sudah mengamankan semua nya." Ucap Xiao Bai menghampiri Chu Yue dengan semangat.


"Baik, setelah aku membasmi makhluk jahat itu, kau Shu Lian harus membebaskan jiwa para ma.."


"Siapa yang meminta mu menolong mereka?." Ucap Chu Yue kemudian menyentil dahi Shu Lian, "Aku memerintahkan mu. Kau tenang saja, semua yang kau lakukan tidak akan sia-sia."


"Kakak Chu..." Sebuah teriakan mengalihkan perhatian Chu Yue, ia menatap ke asal suara.


Shilin berlari menghampiri Chu Yue dan segera memeluk nya, dibelakang nya Penatua ketiga dan para murid Sekte pedang naga biru juga kini berjalan menghampiri nya.


"Chu Yue ku kira kau sudah mati." Ucap Bao Yu kesal.


"Chu Yue syukurlah kau baik-baik saja." ucap Qu Shan shan dengan wajah lega.


"Kemana saja kau selama ini? Kau tau kami kira kau..."


"Merepotkan saja."


"Kau membuat kami khawatir." Ucap Gu Wei Yi dengan wajah datar.


"Sebelum nya apa terjadi sesuatu pada Murid ku?." tanya penatua ketiga dengan wajah dingin, membuat semua nya menjadi diam.


Chu Yue yang melihat keadaan tegang segera menggandeng Penatua ketiga, "Guru tidak ada yang terjadi."


"Kau lihat bukankah aku baik-baik saja." Lanjut Chu Yue lagi.


"Yue Ying."


Chu Yue menatap ke arah teriakan, Guang Zhao, Xue Yang dan yang lain nya berlari menghampiri nya dengan wajah khawatir.


"Yue Ying, syukurlah kau baik-baik saja. Maaf kami baru tiba karena..."


"Tidak apa-apa." Ucap Chu Yue memotong ucapan Zhan Feng.


"Karena kalian sudah tiba, aku ingin meminta bantuan kalian." Ucap Chu Yue.


Tanpa pikir panjang mereka semua mengangguk setuju membuat Chu Yue semakin bersemangat.


Walau dalam hati Shilin dan teman-teman nya ada banyak pertanyaan yang muncul ketika Chu Yue dipanggil Yue Ying.


"Baiklah kalau begitu, Shu Yan kau akan ikut dengan ku."


Shu Yan mengangguk patuh, "Baik."


"Setelah aku beri tanda, Shu Lian kau pergi bersama mereka membebaskan jiwa yang telah kau kurung."


"Kau kurung? Shu Lian kau yang melakukan nya?." Ucap Shu Yan dengan raut wajah terkejut.


"Jadi dia yang melakukan kekacauan ini?." ucap Zhi Shu menatap Shu Lian tajam.


Shu Lian yang mendapat tatapan tajam semua orang membalas menatap tajam juga, "Memang nya kenapa jika aku yang melakukan nya? Apa kalian ingin membunuhku? Maka bunuh saja aku."


"Kau...." Dari arah lain Su Tang kini bersiap ingin memotong Shu Lian dengan pedang nya yang tajam, namun serangan itu tertahan karena Raja Yi menahan tubuh Su Tang hingga ia tak dapat bergerak.


"Jika membunuh nya Penjara jiwa itu akan lebih sulit ditemukan." Ucap Raja Yi kemudian melepaskan Su Tang yang kini mundur dengan kesal.


"Yue'er."


"Raja Yi." Gu Wei Yi dan yang lain nya kini menunduk memberi hormat.


"Raja Yi kau juga disini?." Ucap Penatua ketiga sedikit terkejut.


"Tentu saja, bukankah aku sudah berjanji padamu untuk menjaga nya?."


"Emm Yue'er kau harus segera menyelesaikan ini." ucap Wei Ying disela-sela percakapan Raja Yi.


...**Beberapa Chapter lagi ada kemungkinan tamat, tapi bukan karena emang karena udah selesai tapi terpaksa selesai😢😢....


Ada banyak teka-teki dan banyak pertanyaan yang belum terjawab tapi... aku bingung😭😭.


Jadi ku tamatin dulu cerita ini dan kemudian aq revisi**.


**Terima kasih sudah membaca Novel Chu Yue sampai sejauh ini😘


Gumawo**