NANO SYSTEM

NANO SYSTEM
Episode 8 Pekerjaan



Tiga hari sudah berlalu, disekolah informasi mengenai Riyan mewakili sekolah untuk olimpiade Fisika sudah tersebar, hal itu membuat dia jadi lebih dikenal dan dihormati di kelas.


Sekarang dia bukan lagi orang yang tidak dipedulikan seperti dulu yang hanya datang dan duduk tanpa ada yang menghiraukannya.


Saat jam pelajaran terakhir suara dari speaker yang ada di tiap kelas berbunyi


"Para murid yang berpartisipasi dalam Liga olimpiade ilmu pengetahuan diharapkan berkumpul di kantor guru sepulang sekolah "


Sepulang sekolah Riyan berkumpul dan berbaris bersama peserta lain untuk mendengar pengarahan dari kepala sekolah. Setiap siswa yang mewakili mata pelajaran akan diberikan jam belajar tambahan sepulang sekolah yang khusus dari para guru, tidak banyak pesaing di kota ini jadi para peserta di tuntut untuk meningkatkan kemampuan dan masuk di tingkat Provinsi.


Kota dimana SMA Fajar Harapan dan Riyan berada bernama Kota Muriya dengan luas 3.230 km persegi di Provinsi Kalimantan Tengah. Kota ini Terbagi Menjadi 4 kecamatan dan 23 Kelurahan atau Desa. SMA Fajar Harapan satu-satunya SMA negeri di Kota ini, lainnya adalah sekolah kejuruan berjumlah 3 dan sekolah swasta berjumlah 6 sekolah. Walau begitu lokasi SMA Fajar Harapan tergolong jauh dari pusat kota sehingga membuat sekolah ini malah kalah dengan sekolah swasta disini dan dikenal dengan sebutan sekolah dusun.


"Tanpa pelajaran tambahan pun aku pasti bisa, kecuali lawanku nanti mempunyai pengetahuan seperti google maka tidak mungkin aku kalah" pikir Riyan.


Diperjalanan pulang dia melihat Tony keluar dari Warnet menuju kios kecil membeli minum, Riyan kemudian mendekatinya,


"Kupikir kau masih di RS, bukannya sekolah tapi malah kesini "ucap Riyan


Tony pun tertawa kearah Riyan sambil menggaruk kepalanya


"Hahaha aku bosan di sana, mereka bilang memang harus di RS 2 hari lagi tapi aku minta keluar lebih cepat "


"Lalu kenapa tidak ke sekolah?"


"Kita harus menikmati liburan kan, lagipula kami para gamers punya prinsip" Kata Tony


"Apa itu?" tanya Riyan


"Sederhana, jangan sampai waktu sekolahmu mengganggu waktu bermain game mu, hahahahaha" kata Tony


"Itu sih suka-sukamu saja, Andre bagaimana?" lanjut Riyan


"Dia tidak bisa keluar dengan kaki seperti itu, hahaha"


"Aku mau main lagi nih, mau ikut masuk?" ajak Tony


"Tidak, aku mau langsung pulang saja" jawab Riyan


"Oke...sampai nanti "


Tony Pun kembali kedalam warnet dan Riyan melanjutkan perjalanannya pulang.


Sore itu dengan mengenakan celana jeans dan jaket berwarna abu-abu Riyan pergi untuk kembali mencari pekerjaan. Kali ini dia pergi ke pusat kota agak jauh dari tempatnya kemarin mencari pekerjaan.


Jaraknya yang jauh membuatnya memutuskan untuk menggunakan sepeda.


Awalnya dia mengayuh sangat cepat dengan kecepatan 60km/jam hingga menarik perhatian beberapa orang, tersadar dengan itu Riyan pun melambatkan kayuhannya.


Tiba di bundaran persimpangan pusat kota tidak jauh dari situ pandangannya tertuju pada sebuah restoran bernama Nature Food dengan menu utama tertempel besar di dindingnya berupa olahan daging rusa.


"Aku baru tau kalau disini ada restoran seperti ini"pikirnya.


Parkiran yang luas dengan beberapa mobil mewah di sana membuatnya memutuskan untuk masuk kedalam.


Dinding yang terbuat dari kaca tebal membuat banyaknya pengunjung yang mengisi hampir seluruh meja terlihat dari luar tempat Riyan berdiri, di depan pintu seorang karyawan wanita dengan seragam berwarna biru Navy menyambut Riyan.


"Silahkan masuk mas..untuk berapa orang?" Tanya karyawan itu sambil memegang note kecil.


"Tidak, saya hanya ingin bertanya apa disini menerima karyawan lagi?" tanya Riyan


"Maaf mas saya kurang tau, tapi sepertinya tidak ada " jawab karyawan itu.


Beberapa saat kemudian, beberapa pelanggan didalam banyak pergi keluar tanpa memesan apapun, karyawan yang menyambut Riyan bertanya kepada para pelanggan sewaktu melewati pintu.


"Maaf, ada apa bapak, ibu? " tanya karyawan


"Kami kesini mau mencoba daging rusa disini yang katanya enak, kalau tidak ada ya kami pergi " jawab pelanggan meninggalkan tempat itu.


"Daging Rusa tidak ada? kebetulan sekali sepertinya ini kesempatanku" pikir Riyan


"Maaf mba, restoran ini perlu daging Rusa? " tanya Riyan


"Iya mas, sudah 2 minggu tidak ada kiriman dari pemasok" jawab karyawan itu


"Mungkin saya bisa membantu, bisakah mba mengantar saya bertemu pimpinan disini" jawab Riyan


Karyawan itu membawa Riyan menemui Managernya di lantai dua.


"Tok..tok..tok " suara pintu diketuk dan terdengar perintah dari dalam


"Masuk !" terdengar suara perintah dari dalam ruangan


Pintu pun dibuka, dalam ruangan yang mencolok dan mewah nampak seorang pria dengan setelan jas abu-abu duduk di kursi direktur. Di sana terdapat sebuah meja dari kayu jati lengkap dengan lampu kecil dan sebuah laptop di atasnya. Kedua tangannya menopang kepala seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat.


Pria itu berkata "ada apa?katakanlah! "


"Permisi pak, ini ada yang ingin bertemu dengan bapak, katanya bisa menyediakan daging Rusa untuk restoran kita" jelas karyawan itu di depan pintu yang sudah terbuka.


Mendengar yang dikatakan karyawannya, ekspresi dari pria itu berubah drastis. Dia meminta Riyan untuk duduk dan memerintahkan karyawannya meninggalkan mereka.


"Saya Surya, pemilik Restoran ini " sambil menyodorkan tangannya


"Saya Riyan pak" menjabat tangan pak Surya


Pak surya terlihat seperti berusia 34 Tahun dengan gaya sisiran rambut klimis kebelakang, membuatnya terlihat berwibawa.


"Apa benar anda bisa menyediakan daging Rusa untuk restoran kami?" tanya Pak surya


"Ya saya bisa pak" jawab Riyan


"Kamu perwakilan dari perusahaan pemasok daging yang mana? " tanya Pak Surya lagi


"Tidak pak saya belum bekerja di manapun, saya menyediakan rusa dengan berburu " jawab Riyan


Pak Surya menyuruh Riyan berdiri dan memandangi Riyan dari atas sampai kaki. Dia meragukannya namun kalau perkataan Riyan benar maka akan menguntungkan mendapat daging segar dan menyelamatkan restorannya.


Melihat tingkah pak surya Riyan berkata "apakah bapak meragukan saya?"


"Ah tidak, begini saja, sebagai percobaan, bisakah besok kau bawakan kami 2 ekor ?satu ekornya saya hargai 4jt" pintanya


"Saya setuju" sahut Riyan


"Jika bisa kau bawa yang masih hidup, akan ku hargai mahal" pinta Pak Surya


"Yang hidup?apa bapak ingin beternak?" tanya Riyan


"Daging segar akan mudah dimasak dan lezat, tapi aku memang berencana untuk beternak juga. Hutan di indonesia sekarang sangat jarang, makanya populasi Rusa juga sedikit. Selain di kota ini, hanya tinggal di Irian jaya, Riau, dan Kalimantan Timur yang memiliki hutan lebat. Bahkan sudah 2 minggu kami tidak mendapat pemasok daging Rusa hingga membuat kami kehilangan pelanggan, padahal itu adalah menu andalan restoran kami" kata pak Surya


"Mereka bilang untuk pembangunan negara kan, jumlah penduduk meningkat sehingga banyak hutan berubah menjadi pemukiman" kata Riyan


"Riyan, Kau masih muda, tapi ingatlah ini! Bangunan bisa dibuat bertingkat, namun hutan tidak bisa. kau bisa membuat ratusan rumah hanya dengan tanah 50m persegi, namun tidak bisa membuat Ratusan pohon dalam ukuran segitu. Bangunan dibuat dalam hitungan bulan, sedang hutan puluhan tahun " jelas Pa Surya


"anda ada benarnya pak. Baiklah kalau begitu, besok sore akan saya bawakan anda Rusa-rusa itu. saya permisi dulu pak Surya! "


"silahkan " jawab pak Surya


Riyan pun pergi meninggalkan kantor pak Surya, dia senang akhirnya menemukan cara untuk menghasilkan uang.


******


Hari berikutnya sepulang sekolah Riyan pergi ke dalam Hutan berburu Rusa


"Alpha, tunjukkan posisi Rusa di hutan ini " ucap Riyan


Seperti biasa peta hologram muncul, kali ini dengan banyak titik merah di beberapa tempat. Riyan mulai mendatangi titik-titik yang ada di peta, tidak sulit bagi Riyan menangkap Rusa-rusa itu. Dengan menggunakan salah satu jurus sundang majapahit yaitu sundang angin yang digunakan untuk menyusup membuatnya bergerak lebih cepat dari para Rusa, kemudian menggunakan tali dari material nano untuk menjerat Rusa-rusa itu.


Riyan berhasil menangkap 4 ekor Rusa dalam keadaan hidup, 2 jantan dan 2 betina.


"sekarang aku bingung membawanya ke restoran" gumam Riyan


[Bukankah anda bisa mengangkat dan membawanya sekaligus]


Riyan memutuskan menelpon Tony,


"Kak Tony apa sekarang kakak sibuk?"tanya Riyan


"Eh..tumben juniorku ini berkata manis sekali, apa yang kau inginkan?" jawab Tony


"Hahahaha, itu..apa kau punya kendaraan untuk mengangkut Barang? "


"Hah..barang ya?Andre punya pick up untuk ke pantai kemarin, apa kau mau meminjamnya?"


"Jangan bercanda, aku tidak bisa nyetir" jawab Riyan


"Kalau begitu biar aku saja, kau dimana?" tanya Tony


Riyan kemudian memberitahukan posisinya di tepi hutan, Riyan berlatih membentuk material nano berubah-ubah di tangannya menghabiskan waktu menunggu Tony datang.


[anda bisa mempelajari cara mengemudi kendaraan apapun kalau anda ingin]


"Bisa seperti itu?" tanya Riyan


[Selama saya memiliki data dan informasinya saya bisa mentransfernya ke otak anda dan nano material akan menyesuaikan tubuh anda dengan informasi itu]


"Jadi seperti belajar Beladiri kemarin?"


[Benar]


"Aku merasa benar-benar seperti karakter cheat sekarang" kata Riyan


[Apakah anda ingin mempelajarinya]


"Sepertinya itu akan berguna, pelajari cara mengemudi mobil dan motor"


[Baik]


[Mempelajari Cara mengemudi mobil


Transfer informasi.....20%...45%..100% pengiriman selesai]


[Mempelajari Cara Mengemudi motor


Transfer informasi .....10%...70%..100% pengiriman selesai]


Sejumlah informasi mengenai mengendarai mobil dan motor masuk ke kepala Riyan.


5 menit kemudian Tony datang dengan Pick up warna silver Metalik.


"kupikir barang apa, ternyata rusa, mau dibawa pulang dan dipelihara?" tanya Tony


Riyan menaikkan Rusa yang diikatnya ke belakang mobil dan duduk disebelah Tony.


"Tidak, kita akan membawanya ke Restoran Nature Food di pusat kota " jawab Riyan


"Wow, jadi sekarang kau pembisnis ya" ledek Tony


"Sudah jalan saja" ucap Riyan


Mobilpun bergerak mengantarkan rusa-rusa itu kepusat kota. Sesampainya di restoran Riyan menyerahkan Rusa itu ke restoran dan Tony menunggu di mobil.


Pak Surya senang menerimanya dan memberikan uang 24jt, satu ekor dihargai 6jt karena dalam kondisi hidup.


"Ternyata kau pemburu yang hebat Riyan, apa kau bisa meninggalkan nomer HP mu " kata pa Surya.


Riyan memberikan nomernya agar pak surya dapat menghubunginya apabila daging rusanya sudah habis.


Tony mengantarkan Riyan kerumahnya dan diperjalanan Riyan menyodorkan 1jt untuk Tony.


"Uang apa ini?" tanya Tony heran


"Anggap saja transport karena membantuku mengantar Rusa itu" jawab Riyan


"Ambil saja itu, Kita ini teman dan teman itu saling membantu" ucap Tony menolak uang yang diberikan Riyan


"Baiklah akan kusimpan ini, jika kau perlu sesuatu padaku nanti katakan saja " kata Riyan


"Tentu saja" balas Tony tersenyum ceria.


Mobil mereka berhenti di rumah tanpa pagar berukuran 4 X 6 dengan bahan beton berwarna putih dengan atap coklat yang tampak sederhana.


"Jadi disini rumahmu " kata Tony


"Ya begitulah..mau mampir dulu?" ajak Riyan


"Nanti saja..aku masih sibuk" kata Tony


"Paling juga sibuk ke warnet" kata Riyan


"Hahaha kau tau saja...sampai nanti ya " kata Tony sambil menjalankan mobilnya dan Riyan melambaikan tangannya kemudian melangkahkan kakinya menuju rumah.


Dirumahnya Riyan memberikan 14jt kepada Neneknya untuk keperluan sehari-hari dan bayar tagihan. Nenek terkejut dengan uang itu dan menanyakan asal uang yang didapat Riyan.


Nenek pun tenang mendengar penjelasan Riyan bahwa dia mendapatkan uang dengan menjual Rusa yang ditangkapnya melalui perangkap yang dipasangnya di pinggiran hutan.


"Setidaknya itu bisa lebih masuk akal dan membuat nenek sedikit tenang dibanding menangkap menggunakan Tali dari material nano di tengah hutan" pikir Riyan.


2 hari berikutnya pada jam istirahat pak Surya menelpon Riyan untuk diantarkan Rusa lagi,


"sekarang pelanggan kami bertambah, sepertinya akan perlu banyak Rusa" kata pak Surya di telpon


"Baik pak tapi mungkin agak sore sekali saya antar karena hari ini ada pelajaran tambahan di sekolah " jawab Riyan


"Baiklah, aku tidak tau kau seorang siswa, sampai nanti" ucap pak Surya yang kemudian menutup telponnya.


Pelajaran tambahan berlangsung selama satu jam dan dilakukan diruangan sendiri-sendiri untuk tiap pelajaran, hanya ada satu murid dan satu guru khusus membimbing, Riyan tentu saja bersama dengan pak Wira.


pelajaran tambahan berakhir pukul 03.15..Riyan langsung menuju hutan untuk menangkap Rusa dan membawanya ketepi hutan agar mendapat sinyal.


*Kantor pak Surya*


Suara Handphone Berdering di atas meja kerja, Tertulis nama Riyan di Handphone itu.Pak Surya menjawab panggilan dari Handphone itu.


"Hallo yan" sahut pak Surya


"Hallo pak, ada sedikit masalah disini, saya tidak bisa mengantar Rusa" kata Riyan


"Ada apa Riyan??apa kau tidak mendapat Rusa hari ini?" tanya Pak Surya


"Bukan pak, saya tidak bisa mengantar karena tidak punya cara untuk mengantarnya, apa bapak bisa menyuruh orang mengambilnya kesini" pinta Riyan


"Owh soal itu...akan saya suruh karyawan ke sana mengambilnya" ucap pa Surya


"Terima kasih pak, untuk ongkos transportnya bapak potong saja dari harga Rusanya " kata Riyan


"Itu tidak perlu, sekarang share lokasimu yan" pinta pak Surya


Setelah menshare lokasinya satu jam kemudian karyawan dari pak surya datang dengan mobil box putih bertuliskan Nature Food Restaurant, mereka terkejut ada tujuh ekor rusa terikat di sana.


Kemampuan seperti apa sehingga bisa menangkap Rusa hidup sebanyak ini sendirian pikir mereka. Merekapun pergi setelah semua rusa dimasukkan.


Riyan pun pulang kerumahnya, tidak berapa lama setelah dia selesai mandi HP nya berdering, dilayar menandakan telpon dari pak Surya.


"Halo pak " kata Riyan


"Halo Yan, ini Rusa kamu sudah sampai, saya ingin membayarmu, apa kau punya rekening?" tanya pak Surya


"Sebentar pak" jawab Riyan sambil mencari Buku tabungan yang baru dibuatnya kemarin untuk menyimpan 10jt sisa dari penjualan Rusa pertama kali.


Begitu Riyan memberitahukan nomer rekeningnya kepada pak surya, 5 Menit kemudian notifikasi masuk ke HP nya berisi "Saldo anda bertambah 42jt" Riyan senang melihatnya sekarang uangnya 52jt, dia tidak perlu khawatir tentang uang lagi.