Mysterious Wife

Mysterious Wife
98



Malam ini Hana sedang memandangi langit yang indah bersama Galvin di balkon kamar, pria itu memeluk Hana dari belakang, sesekali menciumi pundak Hana.


Sebenarnya hati Hana masih bertanya-tanya mengapa dia ingin berbuat jahat kepada Galvin padahal Galvin sangat mencintainya, tidak mungkin dia bilang tentang dia yang ingin meracuni Galvin walaupun dia tidak jadi melakukannya , entah apa alasannya, dia tidak ingat.


"Dulu aku orangnya bagaimana?" Tiba-tiba Hana menanyakan itu pada suaminya.


"Emm... kamu cantik, kamu baik, pemberani, dan ceria. Apa saja yang sudah kamu ingat?"


"Aku ingat saat kita lagi di Green Forest, saat rumah aku kebakaran, dan saat aku di culik waktu kecil."


"Apalagi?"


"Hanya itu. Tapi apa kamu sama sekali tidak ingin memberitahu aku kenapa Anya meninggal?"


"Nanti saja, dokter bilang kamu jangan banyak pikiran. Aku gak mau kandungan kamu bermasalah. Makanya kamu tidak perlu memaksakan untuk terburu-buru mengingat semuanya. Pelan-pelan saja." Setelah mengatakan itu Galvin mencium rambut Hana, semakin erat memeluknya, apalagi Hana sudah memakai lingerie yang begitu menggoda.


Galvin tau sekali sifat Hana bagaimana, Hana adalah wanita yang sangat pemberani, jika dia tau dan ingat keluarganya mati oleh Samuel, dan Hana datang ke kehidupannya karena mengira dia yang membunuh adiknya, dia takut Hana akan pergi lagi dari hidupnya karena ternyata dia balas dendam pada orang yang salah dan akan balas dendam pada Samuel. Dia takut kejadian di gedung tua itu terulang kembali.


"Kamu besok bisa kan pulang lebih awal?" Tiba-tiba saja Hana bersikap manja padanya, dia merangkul Galvin, mengalungkan kedua tangannya ke leher Galvin.


"Memangnya ada apa?" Galvin menjadi penasaran.


"Emm... Ada deh, rahasia!" Hana mengatakannya sambil mengedipkan matanya, menggoda Galvin.


Wanita itu selalu membuatnya jatuh cinta berkali-kali, Galvin sangat gemas melihatnya, dia memegang wajah Hana, menghujani wajah cantiknya dengan banyak kecupan. Kemudian mencium bibir Hana.


Hana membalas ciuman Galvin, membuat mereka berciuman begitu mesra, bahkan Galvin menekan tengkuk Hana, memperdalam ciumannya. Mereka melepaskan ciuman begitu merasakan hampir kehabisan nafas, mengatur nafas mereka masing-masing sambil saling menatap. Kemudian Galvin menggendong Hana ala bridal style, membawanya masuk ke dalam kamar.


Tanpa mereka sadari dari kejauhan ada seseorang yang sedang memperhatikan rumah yang besar itu. Dia mengepalkan tangannya begitu melihat Galvin dan Hana sedang berciuman di balkon sana, apalagi saat melihat Galvin menggendong Hana membawanya masuk ke dalam kamar, dia semakin geram, dia tau sekali apa yang mereka lakukan setelah ini, apalagi melihat lampu kamar langsung dimatikan. Saat itu dia ada di atas gedung tinggi, memperhatikan mereka dengan sebuah teropong.


...****************...


Besoknya...



Galvin memiliki rumah yang sangat luas, bisa dikatakan sebuah mansion, dan Galvin sengaja memperketat penjagaannya dengan banyak bodyguard disana, untuk menjaga Hana.


Rumah itu memiliki dua kolam renang, yang satu terletak tepat di belakang rumah, yang satu lagi berukuran sedang terdapat di paviliun. Hana memilih menghiasi kolam renang yang ada di paviliun sana, karena hari ini adalah tanggal keempat bulannya pernikahan dia dengan Galvin. Hana tau dari Ghisell.



Setelah itu, Hana ingin memasak sendiri untuk makan malamnya bersama Galvin. Hana sengaja memasak kesukaan Galvin. Dia ingin melupakan sejenak ingatannya tentang dirinya yang memiliki niat jahat pada Galvin, dia yakin pada dirinya sendiri bahwa dia sebelum amnesia pasti sangat mencintai pria itu makanya saat pertama kali bertemu lagi di Jerman, hatinya berdebar-debar melihatnya walaupun dia tidak ingat sama sekali tentang Galvin.


Hari sudah mulai sore, Galvin harus segera menyelesaikan pekerjaannya, karena dia ingin mengambil cuti untuk berliburan dengan Hana setelah ini, sambil dia ingin membicarakan secara pelan-pelan tentang semua masa lalunya yang sebenarnya.


Galvin memperhatikan Hana di laptopnya, dia tersenyum lebar begitu mengetahui ternyata Hana sedang memberikan kejutan padanya. Dia baru tau ternyata Hana adalah wanita yang sangat romantis.


Galvin menatap kotak perhiasan di atas meja, padahal hari ini dia juga sama, ingin memberikan hadiah untuk Hana. Sebuah kalung yang harganya sangat fantastis.


Drrrt... Drrrt...


Galvin mendapatkan pesan dari Hana. Galvin tersenyum ketika membaca pesan darinya.


Meskipun hanya dalam sebuah tulisan, bukan main senangnya hati Galvin ketika membacanya. Membuat hatinya berbunga-bunga. Galvin menatap di laptopnya, terlihat Hana yang sedang memainkan ponselnya, di dapur.


Galvin segera membalas pesan dari Hana.


[Aku lebih mencintaimu. Aku sebentar lagi aku pulang, mau aku bawakan apa?]


Galvin mendengar suara sekretaris barunya mengetuk pintu, "Permisi Tuan Galvin, ada yang ingin bertemu dengan anda."


"Siapa?"


"Detektif Al, Tuan."


Galvin mengerutkan keningnya, tumben Detektif Al datang tanpa konfirmasi terlebih dahulu. "Ya sudah suruh dia masuk."


Galvin menutup laptopnya.


Tak lama kemudian Detektif Al masuk ke dalam, dia ingin menunjukan sesuatu yang penting pada Galvin.


"Saya menemukan sesuatu yang penting disekitar rumah Darius, ayahnya Samuel." ucap Detektif Al sambil membuka laptopnya.


"Apa itu?" Galvin menjadi penasaran.


"Tuan pernah bercerita soal wanita yang bernama Mitha pada saya. Rupanya dia meninggal bukan karena kecelakaan, tapi Darius sengaja membuat dia celaka."


Galvin tercengang saat melihat video waktu Darius dengan hati-hati masuk ke dalam kolong mobil milik Mitha, tepat dua jam sebelum Mitha kecelakaan. Dari pergerakannya sudah dipastikan apa yang Darius lakukan walaupun tidak begitu terlihat dengan jelas.


"Saya menemukan CCTV itu di toko buku yang ada di depan rumah Mitha, pemilik toko sudah lama tidak mengecek CCTV karena toko sudah ditutup sebelum dia pergi ke Filipina."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Detik-detik mau end! Ending apa yang kalian inginkan?...


...Kebetulan hari ini ada reader yang ulang tahun 😁...


...Selamat ulang tahun, semoga panjang umur, sukses selalu dan selalu ada dalam lindungan-Nya. Aamiin 🙏 Kadonya bawa apa saja di warung sebelah hehe.....


...Siapa tau nih ada yang ingin tau film yang dimainkan oleh Morgan, tapi naksahnya saja alias novel hehe. Ada romantisnya tidak? Ada. Tapi banyak tegangnya. Hanya 30 bab....


...TERJEBAK DI PULAU ZOMBIE...


Ini cerita tentang sebuah pulau yang penghuninya zombie semua.


Hingga suatu hari ada beberapa korban kecelAkaan pesawat yang selamat dari ancaman maut dan terdampar di pulau zombie.


Bukannya mendapatkan pertolongan disana tapi malah mati satu persatu diserang makhluk yang mengerikan itu.


Akankah ada yang selamat?