Mysterious Wife

Mysterious Wife
27 + Visual Samuel



Malam ini Samuel tidak bisa tidur, dia jadi memikirkan apa yang dilakukan Hana malam ini bersama Galvin. Dia terus memposisikan dirinya untuk menghadap ke kiri lalu ke kanan.


Samuel menghela nafas, dia segera bangkit dari tidurnya. Entah mengapa dia menjadi tidak tenang. Bagaimana pun juga Galvin adalah pria yang sangat normal dan suka bermain dengan banyak wanita, bagaimana kalau dia menjamah tubuh kekasihnya itu.


Samuel berjalan ke arah balkon. Dia menghirup nafas dalam-dalam udara dia malam hari itu. Setidaknya untuk bisa membuat dirinya tenang.


"Hmm... tidak. Aku tau Galvin. Aku tau tipe wanita yang disukai Galvin. Galvin tidak pernah tertarik dengan wanita miskin." Makanya Samuel dari awal yakin Galvin tidak akan menyentuh Hana, karena dia tau Galvin adalah seorang playboy kelas atas yang arogan.


Samuel tidak mengerti mengapa dia menjadi seperti ini. Dia sama sekali tidak rela jika hatinya jatuh cinta pada Hana. Dia tidak akan pernah membiarkannya.


"Gak, aku gak mungkin cinta sama dia. Sampai kapanpun aku gak akan pernah jatuh cinta sama Hana."


Bagi Samuel Hana dan Galvin adalah wayang yang sedang dia mainkan untuk menghancurkan keduanya.


"Tapi tetap saja Hana adalah milikku. Walaupun aku tidak akan pernah mencintainya, tapi aku tidak akan membiarkan Galvin menyentuh milikku." Samuel mengepalkan tangannya dengan nafas terengah-engah.


"Aku hanya mencintai Mitha. Mitha adalah segalanya buat aku." Mata Samuel selalu berkaca-kaca jika ingat Mitha.


Flashback On...


Samuel masih ingat kala itu saat dia masih berumur 10 tahun. Dia sering di siksa oleh ayahnya jika melakukan kesalahan, ataupun tidak menuruti keinginan ayahnya.


Samuel sering dibawa ke ruang bawah tanah, tempat favorit ayahnya. Disana banyak sekali bangkai hewan yang disiksa oleh ayahnya, ayahnya menyiksa hewan itu sampai mati.


Ayahnya sangat membenci sifat Samuel yang lemah dan sering di bully oleh teman-temannya. Karena itu dia ingin mengajarkan Samuel menjadi pria yang kuat, tidak mudah di tindas.


Hari itu dia mengajar Samuel untuk menyiksa seekor anj*ng di ruang bawah tanah.


"Cambuk dengan keras!" bentak Alex, ayahnya Samuel. Dia merasa kesal karena Samuel nampak tidak tega menyiksa binatang itu.


Namun Samuel terus saja mencambuk hewan itu dengan lemah. Membuat Alex geram.


"Cambuk bintang itu atau ayah yang akan mencambuk kamu?"


Samuel jadi ketakutan, padahal luka di badannya masih terasa sakit akibat penyiksaan yang kemarin.


"I-iya ayah."


"Lebih keras lagi!"


"Anggap saja itu musuhmu. Kamu harus melakukannya pada musuhmu!"


Samuel dengan keringat yang bercucuran, dia membayangkan bagaimana dia di bully oleh teman-temannya di sekolah dasar. Dia semakin keras menyiksa anj*ng itu sampai tak bernyawa.


Alex tertawa melihat anaknya yang kini sudah mulai berani. Dia menepuk pundak Samuel. "Nah begitu, itu baru anakku. Anakku harus kuat. Jangan lemah."


Alex memang memiliki kelainan di dalam dirinya, dia memang seorang psikopat, karena itu dia ingin Samuel bisa seperti dirinya, jangan menjadi lelaki yang lemah.


Sorenya Samuel bertemu dengan Mitha di taman, tak jauh dari rumah mereka, untuk mengerjakan tugas sekolah bersama. Namun karena Mitha tidak tega melihat Samuel yang wajahnya ada luka lebam. Dia mengobati luka diwajah Samuel.


"Mengapa kamu sering terluka seperti ini Sam? Apa ayah kamu sering memukul kamu lagi?" tanya Mitha sambil mengoleskan salep luka di wajah Samuel yang lebam.


Samuel hanya menganggukkan kepala.


Mitha menjadi tidak tega melihatnya dan perihatin atas perlakuan ayahnya terhadap Samuel. Tapi dia tidak ingin ikut campur dengan urusan keluarga Samuel. Apalah daya, dia hanya seorang anak kecil berusia 10 tahun saat itu. Dia hanya bisa menghibur dan mengobati luka Samuel jika terluka. Baginya Samuel adalah satu-satunya sahabat yang dia punya.


Tapi bagi Samuel, Mitha adalah segalanya. Dan Wanita itu harus mati gara-gara Galvin, pria yang sangat populer waktu mereka sekolah di SMA Angkasa. Galvin adalah pria yang telah membuat Mitha sedih dan menangis sampai dia harus kecelakaan seperti itu.


Flashback off...


Samuel menghapus air matanya, dia pasti akan menangis jika mengingat Mitha.


"Mitha, tunggu aku. Aku akan membuat Galvin menderita, dia telah berani menyakiti kamu. Aku juga akan membuat wanita yang dia cintai dari dulu menyakiti lelaki angkuh itu. Semoga setelah itu kamu bisa tenang dan bahagia disana melihat apa yang terjadi pada Galvin." Samuel mengatakan sambil menatap bintang-bintang di langit.


...****************...


Visual Samuel...