My Little Bride

My Little Bride
8



Semenjak pengakuan Melan bahwa dia dulu pernah jatuh cinta sama Tiyo,


Flasback on


*Saat Andra dan melan makan siang dan menunggu sepupu suami nya itu, saat mereka sedang bercanda ,tiba-tiba suara yang sangat Melan kenal


"Maaf Ndra gue sama istri gue telat",


ya Tiyo belum menyadari kalau istri sepupu nya itu adalah Melan.


Ia gak papa juga kali gue ama istri gue baru juga nyampe, ah ya kenalin


"sayang ini Tiyo Sama Sandra istinya, tepat saat Melan mengangkat wajah nya dia sysokk ternyata benar suara itu adalah suara pria yang membuat nya sakit hati,


begitu pun Tiyo dia juga tidak menyangka bahwa istri sepupunya itu adalah gadis yang dia sakiti dulu.


Tapi dengan cepat Melan menguasai dirinya


Hallo kenalin Aku Melan istri nya Andra senang bertemu denagan mu,,,


Tiyo pun yang sudah bisa menguasai dirinya pun langsung, mencoba bersikap biasa saja


hallo juga kenalin Gue Tiyo Dan ini Sandra istri gue....


ya Andra yang melihat itu merasa ada yang janggal antra istri dan sepupu nya itu....


*Flasback end**


Andra menjadi lebih over protective sama Melan. Ya Andra merasa takut jika Melan istrinya itu masih menyimpan rasa pada Tiyo. Andra sangat mengenal pribadi Tiyo bahkan kehidupan Tiyo yang sebelum menikah pun Andra sangat kenal karena mereka saudara sepupu yang sangat akrab. Tiyo itu playboy kelas kakap dan Andra juga tahu bahwa Tiyo menikah dengan Sandra karena Sandra adalah anak tunggal seorang pengusaha sukses. Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang itu pasti akan menjadi milik Sandra dan ingin Tiyo kuasai. Perusahaan perkebunan sawit tersebut sudah sangat terkenal dan mempunyai cabang hampir di seluruh Indonesia bahkan perusahaan itu sudah banyak bekerja sama dengan perusahaan asing.


Dan Andra tahu sifat Tiyo seperti apa dan dia tidak mau itu bisa bermasalah pada pernikahannya dengan Melan . Walaupun Melan sudah bilang bahwa dia akan mulai belajar mencintai Andra tapi Andra tetap khawatir. Mengingat sekarang Tiyo akan tinggal dan menetap di jakarta padahal kemarin Tiyo dan Sandra menetap di kalimantan untuk mengelola salah satu perusahaan perkebunan disana.


##


Melan sedang bersiap keluar untuk datang ke kantor Andra suaminya karena dia mau mengajak Andra suaminya itu untuk makan siang bersam. Tadi dia sudah menelpon Andra dan Andra akan menunggu dia di kantor.


Supir Andra sudah menunggu dan Melan pun segera masuk ke dalam mobil. Hari ini Melan berdandan dengan cantik. Dia gak mau Andra suaminya merasa malu berjalan .dengannya karena gayanya yang masih kekanakan. Umur Melan memang masih muda dan sebenarnya wajar saja cara berpakaiannya. Hanya saja Melan merasa kalau dirinya yang masih muda ini dengan gaya yang masih manja dan sedikit kekanakan tak pantas dengan Andra yang lebih dewasa,tampan dan mapan.


Mobil Andra sudah berhenti di basement kantor dan Melan segera masuk ke dalam. Resepsionis sudah mengenal Melan dan dia memberikan senyuman ramahnya pada Melan .


"Wah,ada nyonya Wakler " Tiyo menyapa Melan dan menekan kata Wakler seolah sedang mengejek Melan


Melanb hanya diam dan mencoba memberikan senyum terbaiknya dan segera berlalu dari hadapan Tiyo.


"Eitsss tunggu dulu,kok buru-buru sih " Tiyo menahan lengan Melan agar Melan mau berhenti


"Lepasin..."Melan sangat terkejut dan sedikit kesal dengan sikap dan kelancangan Tiyo.


"Wah,galak banget dulu aja manis. Ngobrol bentar yuk,kemarin selesai makan siang kan gak sempat ngobrol"


Wajah Melan sudah mulai merah menahan malu karena Tiyo mengatakan kalau dulu dia manis dan Melan juga merasa risih dengan perlakuan dan kata-kata Tiyo. Melan kan sudah menikah dan dia tidak mau orang lain salah paham jika melihat dia ngobrol berdua bersama Tiyo walaupun Tiyo itu sepupu suaminya sendiri.


"Maaf,saya sudah ada janji dengan suami saya dan saya harus segera pergi ke tempatnya" Melan menekankan kata suami supaya Tiyo sadar bahwa dia sudah menjadi milik Andra Wakler .


"Ck...ck...ck sombong banget,aku kasihan banget dengan sepupuku yang telah menikahi kamu. Kamu itu kan hanya gadis kecil,manja yang hanya bisa bersenang-senang. Gak selevel banget dengan Andra yang sudah mapan itu. Kamu lebih mirip adiknya Andra ketibang istrinya "


Deg...


Jantung Melan langsung berdetak cepat mendengar kata-kata Tiyo. Apa benar dia tidak cocok dengan Andra . Kalau Tiyo bisa melihat seperti itu bukan tidak mungkin orang lain juga melihat seperti itu. Melan pun langsung dilanda tidak pede tingkat akut. Perkataan Tiyo itu langsung menusuk hati Melan. Apa karena alasan itu juga,dulu Tiyo mengacuhkannya. Air mata sudah mengenang di pelupuk mata Melan dan sebentar akan lagi jatuh.


Tapi saat itu juga,Melan merasa pelukan hangat dari belakang tubuhnya. Dia sangat hafal pelukan itu,ya itu pelukan Andra suaminya .


"Tutup mulutmu kotormu itu Tiyo,Melan itu adalah wanita yang sangat sempurna untukku dan aku sangat beruntung bisa menikahinya walaupun umur kami terpaut 10 tahun, tapi bagi ku Istri ku ini memang gadis kecil tapi aku merasa sangat beruntung bisa mendapatkannya"


Tiyo terkejut dengan kedatangan Andra yang tiba-tiba tapi dia cepat menguasai keadaan.


"Aku cuma berbicara yang sebenarnya"Tiyo kelihatan tak acuh.


"Pergilah Tiyo, dan aku ingatkan jangan ganggu istriku. walaupun kamu beialang begitu, Aku merasa sangat-sangat beruntung mendapatkannya dan aku tulus mencintainya" Andra mengusir Tiyo


Tiyo langsung pergi dengan menahan emosi diwajahnya ya sebenarnya Tiyo masih tidak terima ternyata istri Andra adalah wanita yang sebenarnya nya dia inginkan. Melan yang melihat Tiyo sudah berlalu langsung berbalik memeluk Andra suaminya . Ia Tidak pernah dia merasa merindukan pelukan Andra . Dia butuh memeluk Andra dan air mata yang ditahannya langsung keluar.


Andra pun langsung menggendong Melan ala bridal style untuk menuju mobil Nya. Andra akan mengajak Melan istrinya itu ke suatu tempat. Dia harus menenangkan Melan.


#