My Little Bride

My Little Bride
6



Setelah acara pemberkatan dan resepsi tadi.


Akhirnya selesai juga acara resepsinya. Aku dan Andra, dan setelah berpamitan kepada kedua orang tua kami langsung menuju ke rumah baru kami. Bahka dengan gamblangnya Andra si pak tua ituvbilang mau menghabiskan malam pertama di rumah baru kami supaya gak ada yang gangguin. Aku yang mendengar hal itu jadi malu karena dia ngomong di depan kedua orang tua kami tanpa malu .


Kami kini sudah sampai di rumah baru kami. Dari depan pintu masuk sampai ke kamar,Andra sudah menyiapkan taburan kelopak bunga mawar merah. So sweet dan romantis sih tapi agak berlebihan ya menurut aku.


Sesampainya di dalam kamar,aku hanya bisa geleng kepala karena dekorasi kamar lebih romantis lagi. Cahaya lilin yang temaram,kelopak bungan mawar merah lagi di atas tempat tidur dan dua gelas wine di meja samping tempat tidur.


Tapi rasa kagumku pada dekorasi kamar ini tak bisa lama-lama karena kegugupan sudah melandaku. Kalau sudah masuk kamar pengantin pasti selanjutnya...


Arrgghhhh,aku kok gugup begini ya. Momyb,tolongin anakmu ini.


"Sayang...kamu mandi duluan ya terus habis itu kamuv pakai ini" Andra memberikan sebuah kotak kepadaku


"Apaan nih pak tua ,aku kan gak ulang tahun hari ini"


"Melan ,dengar ya aku harus tunggu ulang tahun kamu ya kalau mau beri kado. Bawa aja ini ke kamar mandi dan mandilah litle gril " aku takut dengar suara Andra yang mulai meninggi itu. Kok dia begitu sih,seenaknya aja karena sekarang walaupun aku udah jadi istrinya.


Tapi kata-kata Andra tak kubantah,aku langsung cus ke kamar mandi. Aku langsung mandi dan menenangkan hatiku yang semakin deg degan. Aku buka kotak yang diberikan oleh Andra dan isinya adalah lingerie seksi yang aku aja gak kebayang mau pakai itu ya tuhan dasar pak tua mesum.


Aku gak mau pakai ini tapi kalau aku gak pakai masa aku harus telanjang. Aku lupa bawa baju tadi pas ke kamar mandi.


Pakai...gak


Pakai...gak


Berulang kali aku menimang mau memakainya atau gak. Akhirnya aku putuskan untuk tetap memakainya. Setidaknya lebih baik daripada telanjang.


Ceklek...


Aku buka pintu kamar mandi. Terlihat sepi dan tidak nampak sosok Si pak tua mesum . Kemana ya,tapi bodoh amat. Aku langsung berlari ke tempat tidur dan mau sesegera mungkin menutup tubuhku dengan selimut. Aku malu sama Andra kalau seperti ini.


Belum sempat sampai tempat tidur,aku sudah hampir jatuh terlentang karena kakiku basah jadinya licin pas lari. Untung aja ada lengan kokoh yang menangkapku dan lengan Andra tentu saja. Aku memejamkan mataku dan berteriak tapi untunglah tak sampai jatuh ke lantai.


Pas aku buka mataku,ya ampun aku disuguhkan pemandangan yang menggiurkan. Dada bidang tanpa penutup dan roti sobek yang sudah pas di tempat nya karena Andrac hanya mengenakan boxer saja. Aduh ini godaan dan rambut basahnya terlihat sangat seksi. Aku hanya bisa terdiam memandangnya. Dia tersenyum padaku dan mengecup bibirku singkat.


"Udah gak sabar ya my litle gril sayang sampai lari ke tempat tidur"


Apa katanya,enak aja dia bilang aku gak sabaran. Siapa suruh dia menyuruhku memakai lingerie ini.


"Enak saja kau Pak tua " aku melepaskan rangkulannya dan naik ke atas tempat tidur dan langsung membaringkan tubuhku serta menyelimuti tubuhku.


Aku merasakan tempat tidur disampingku bergerak. Andra langsung menyibak selimutku dan aku mau protes padanya. Sebelum sempat aku memprotesnya,dia sudah berada di atasku. Kedua tangannya menahan bobot tubuhnya agar tidak menyakitiku. Dia memandangku dan aku baru aja dipandang seperti itu sudah meleleh.


"Kau cantik sekali gadis kecilku,aku menyukaimu sejak pertama kali melihatmu dan aku jatuh cinta padamu layaknya anak abg" dia pun ******* bibirku dengan lembut tapi kemudian semakin lama semakin menuntut.


Aku tak bisa berkata apa-apa dan jujur aku sangat menyukai ciumannya pria tua yang sudah jadi suamiku ini . Dia hebat dalam memainkan bibirku dan bibirnya.


"Eghhh,Pak tua ...aku...."


"Sstttt...gadis kecilku,ikuti saja aku suami mu ini dan nikmati saja permainan ini,jangan ditahan sayang"


Setelah itu dia mengecup keningku,pipi,hidung beraling ke leherku. awalnya hanya Kecupan-kecupan ringan tapi lama-lama meninggalkan banyak jejak kemerahan disana. Andra juga meremes payudaraku dan aku menyukainya perlakuaannya terhadapku.


Dia melakukan dengan pelan dan penuh kelembutan. Dia benar-benar ingin membuat aku menikmati ini karena ini pertama kali buatku.


Andra pun melepas lingerie yang kupakai dan dia sendiri sudah tidak mengenakan apa-apa lagi.


Kulihat kejantanannya yang sudah siap untuk bertempur. Andra ******* habis payudaraku dan tangannya sudah mencari kenikmatan yang berada di bawah pusatku.


Ya ampun,aku sudah terengah padahal akuvbelum mencapai puncak permainan. Aku berusaha mengatur nafasku.


"Bersiaplah sayang,aku akan memasukimu dan memilikimu sekarang"


Aku hanya menganggukan kepalaku dan itu menjadi tanda bagi Andra bahwa dia bebas melakukan apapun padaku karena aku adalah istrinya.


Dia mengarahkan kejantanannya padaku.


"Aww..ahhh." aku menjerit karena ini sangat sakit. Aku menangis dan Andra sadar akan hal itu. Dia menenangkanku dengan membelai rambutku,mengecup bibirku dan dia memberikan pemanasan lagi padaku agar aku tidak merasakan sakit lagi. Setelah dilihatnya aku sudah mulai rileks kembali ,dia melanjutkan aksinya. Penyatuan kami malam itu benar-benar panas. Tidak hanya sekali tapi kami melakukannya sampai pagi.


Dengan nafas yang masih terengah,aku dan Andra tidur dalam posisi berpelukan. Aku menggunakan dada bidangnya untuk kepalaku.Dan Aku suka dada bidangnya dan sekarang aku suka juga bau tubuhnya yang menggoda ini.


#