My Husband Lecturer

My Husband Lecturer
Bab 92 . Deep Voice



...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Hari ini Nesya bangun ketika jarum jam menunjukan pukul 04.30 pagi . ntah apa gerangan ia bangun sepagi ini . ia berusaha tidur lagi namun tak kunjung memasuki alam mimpi .


" Mendingan masak sarapan kalau gini ."


Nesya menyingkirkan tangan Rafa yang bertengger manis di pinggangnya . lalu ia segera beranjak dari ranjang perlahan, takut membangunkan sang suami .


Ia melangkah menuju dapur .


Membuka kulkas dan mengambil ayam yang sudah dimarinasi beserta wortel, buncis dan kol . tak lupa juga mengambil sedikit cabai merah dan hijau .


Kali ini ia akan memasak ayam kecap dan sup sayur untuk menu sarapan mereka .


Sebelum ia memasak menu sarapan, Nesya memasak nasi terlebih dahulu .


Kurang lebih empat puluh menit ayam kecap beserta sup sayur sudah selesai ia masak dan ia taruh ke dalam piring dan mangkuk .


Dan meletakkannya di atas meja makan .


Kemudian ia segera membersihkan dapur serta mencuci peralatan memasak yang baru saja digunakan .


" Akhirnya selesai ."


" Saatnya mandi sebelum sarapan ."


Nesya keluar dari dapur menuju kamar .


Sebelum mandi ia mengambil handphone di atas nakas .


" Masih jam 05.28 ."


" Masih pagi ternyata ." gumam Nesya .


Ia melihat sekilas ke atas ranjang, Rafa masih terlelap disana .


Mungkin Rafa kelelahan karena pekerjaannya yang merangkap antara dosen dan CEO . sudah dipastikan kedua pekerjaan itu sangat melelahkan .


Ia yang hanya menjadi mahasiswi saja lelah, apalagi Rafa .


Nesya segera melangkah memasuki kamar mandi .


Cklek


Rafa membuka matanya ketika indra pendengaran nya mendengar suara pintu tertutup .


Tangan kanannya meraba sisi kanan ranjang.


Kosong


Berarti sang istri sudah bangun terlebih dahulu .


Ia melihat sekeliling, juga kosong .


Tak lama terdengar suara gemercik air dari kamar mandi .


" Lagi mandi ." gumam Rafa .


Dengan tiba - tiba fikiran cemerlang terlintas di otak pintarnya .


Rafa segera beranjak melangkah menuju pintu kamar mandi .


Cklek


Untung pintunya tidak dikunci .


Ia segera masuk dan langsung memeluk pinggang Nesya yang sedang dalam keadaan polos . yakan lagi mandi, ngak mungkin ngak polos .


" Eh ." kaget Nesya ketika ada tangan yang tiba - tiba melingkar di pinggangnya .


" Sayang ." panggil Rafa dengan suara deep voice . deep voice nya Rafa membuat Nesya seketika merinding .


" Mandi bareng ya ."


" Mas kangen ." perlu diingat ini bukannya sekedar mandi bareng . namun ada embel - embel kata kangen .


Dan terjadilah apa yang seharusnya terjadi ketika sepasang manusia yang sudah sah secara agama dan negara berada di kamar mandi berdua . pagi - pagi banget malah . lagi dingin - dinginnya , perlu kehangatan .


Cklek


Nesya keluar kamar mandi diikuti Rafa dibelakangnya yang sedang tersenyum manis .


" Gara - gara Mas ini ."


" Liat tangan aku sampai keriput gini karena kedinginan ." gerutu Nesya . namun Rafa hanya mendengarkan celotehan pagi sang istri.


" Anggap aja lagi pelihara burung bek, yang setiap pagi suka ngoceh ." batin Rafa . ini tipe - tipe suami minta di buang ke mars .


" Kalau mau dihangatin lagi bilang aja sayang ." goda Rafa .


" Ngak perlu ."


" Masih ada minyak kayu putih yang bisa nganterin ." tolak Nesya seraya mengambil minyak kayu putih di laci meja riasnya .


Rafa yang mendapat penolakan itupun hanya menahan tawa . Nesya kalau lagi ngomel tambah gemesin soalnya . kan pengen diuyel uyel lagi kalau gini .


Setelah mengoleskan minyak kayu putih ke beberapa bagian tubuh, Nesya segera memasuki walk in closed .


Rafa mengikuti sang istri masuk ke walk in closed . ini Rafa udah kayak anak kecil yang selalu mengikuti ibunya .


Nesya mengenakan pakaian sembari sesekali masih menggerutu, Rafa yang mendengarnya hanya diam saja .


Ia menunggu sang istri diam sendiri, kan kalau udah capek pasti diem .


Tak lama keduanya pun sudah selesai berganti baju , Nesya pun sudah selesai mengoleskan bedak tipis serta lip tint di wajahnya .


Dan keduanya berjalan menuju meja makan.


Nesya menyiapkan sarapan, dan mereka makan dengan tenang .


Ingat tenang saat makan , bukan tenang di alam sana .


" Mami semalam telfon Mas ." ucap Rafa menyudahi keheningan .


" Katanya kangen ."


" Kita disuruh main kerumah ."


" Kok Mami ngak telfon aku ."Nesya .


" Katanya Mami telfon kamu tapi ngak aktif ."


" Habis sarapan kita kerumah Mami ."


" Mau ? ." tanya Rafa pada sang istri .


" Mau ." Jawab Nesya semangat. seketika acara ngambeknya hilang ntah kemana .


" Mas ngak ke kampus ? ."


" Enggak ."


" Ke kantor nanti agak siangan ." Rafa .


" Sana siap - siap ."


" Biar Mas yang cuci piring nya ."


" Oke ."


" Makasih Mas ."


Cupp


" Morning kiss ."


Nesya mengecup pipi Rafa sekilas dan langsung berlalu pergi .


" Morning kiss ."


" Kan tadi udah morning kiss ."


" Malah lebih ." gumam Rafa .


Tapi ya ia juga senang, jarang - jarang kan Nesya begitu .


Rafa segera beranjak dari kursi dan membereskan meja, ia mencuci piring beserta gelas yang mereka pakai .


Setelah selesai dengan itu, Rafa langsung melangkah ke arah ruang TV .


Ia mendudukkan diri disana dan menghidupkan TV menonton berita pagi .


Tak lama Nesya menghampirinya .


" Yuk berangkat ." ajaknya semangat . soalnya Nesya sudah cukup lama tidak bertemu Mami karena kesibukannya .


Rafa mematikan TV di hadapannya .


" Bentar Mas ambil dompet dama kunci mobil ." Rafa beranjak dari duduknya .


" Eh ..ngak usah ."


" Tara ..." Nesya menunjukkan dompet beserta kunci mobil di tangannya, tak lupa beserta handphone Rafa .


" Yuk ." Nesya menggandeng tangan Rafa keluar apartemen .


πŸ’šπŸ’šπŸ’š


Rafa memberhentikan mobilnya di depan toko kue .


" Mas kedalam bentar ." ucapnya .


Rafa segera turun dan memasuki toko . ia memesan tiga kotak brownies berbagai rasa untuk dibawa kerumah mertua .


Sebagai menantu yang baik tidak mungkin datang dengan tangan kosong bukan .


Tak lama Rafa sudah berjalan keluar toko membawa beberapa paper bag berisi brownies . ia langsung memasuki mobil dan menaruh paper bag di kursi belakang .


" Mas beli apa ? ." tanya Nesya ketika Rafa baru saja meletakkan paper bag di kursi belakang .


" Brownies buat Mami ." jawab Rafa dan segera kembali melakukan mobil ke jalanan yang masih padat pagi ini .


" Ooo ...aku sampai lupa ngak bawain apa - apa ."


" Untung Mas inget ."


" Sebagai menantu yang baik harus ingat sama mertua ." ucap Rafa dengan mata yang melihat ke jalanan di depannya .


Tak berapa lama mobil yang dikendarai Rafa sudah sampai di depan gerbang rumah sang mertua .


" Makasih Pak ." ucap Rafa kepada pak satpam yang baru saja membukakan gerbang .


" Sama - sama Mas ."


Mobil Rafa memasuki halaman rumah , ia langsung memarkirkan mobilnya di tempat parkir .


Setelah terparkir sempurna, Nesya segera turun, Rafa mengambil paper bag terlebih dahulu kemudian turun menyusul sang istri .


" Assalamualaikum ."


" Anak Mami yang paling cantik dateng nih ." teriak Nesya ketika memasuki rumah yang memang pintunya tidak terkunci .


" Eh menantu Mami dateng ." ucap Mami yang baru keluar dari dapur .


Rafa menyalami sang ibu mertua .


" Adek disini lo Mi ." ucap Nesya . Mami nya masih lihat Nesya kan disini .


" Iya iya."


" Ngak usah cemburu gitu ." Mami pun memeluk sang putri satu satunya itu .


" Yuk ke meja makan ."


" Mami barusan buat cookies ."


" Bentar lagi matang ." Mami pun melangkah ke arah dapur diikuti anak dan menantu dibelakangnya .


" Duduk dulu Raf ."


" Mami cek cookies nya dulu."


" Iya Mi ."


Nesya mengikuti sang Mami mengecek cookies yang masih di dalam oven .


" Kayaknya udah matang deh Dek ." ucap Mami dan langsung mengambil sarung tangan kemudian membuka oven .


" Udah matang kok Mi ."


" Iya udah pas ini matang nya ." Mami mengangkat loyang cookies dan mengeluarkannya dari oven .


Mami meletakkan loyang yang baru saja diangkat ke atas meja .


" Aw...."


..........❣..........


...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Senin, 19 Maret 2023


Pukul20.46 Wib .


.......


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ...