
...Jangan Lupa Vote dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........β£..........
Jam sudah menunjukkan pukul 17.30 sore. Rafa masih duduk di kursi kebesarannya dengan beberapa berkas yang belum selesai dia periksa dan tandatangani.
" Huhhh." Helaan nafas terdengar berat.
Sungguh hari ini adalah hari yang melelahkan fisik dan juga fikiran nya. fisiknya dipaksa untuk melakukan segala kegiatan hari ini dan fikiran nya hanya tertuju pada Nesya yang membuatnya cemburu hingga semuanya terasa melelahkan. dan akibatnya ya seperti ini. dia tidak fokus akan pekerjaannya.
" Terpaksa lembur kalau gini." Gumam Rafa pelan.
Kembali Rafa melanjutkan pekerjaannya. disaat mengambil berkas yang berada di atas meja. tanpa sengaja Rafa menjatuhkan undangan reuni yang tadi diberikan Dimas padanya.
" Rafardhan Dirgantara dan Partner." Rafa membaca tulisan yang ada di bagian cover undangan.
Langsung saja Rafa teringan kata - kata Dimas tadi yang menyuruhnya untuk membawa Nesya ke acara reuni.
" Hubungan aja belum go publik. ngak yakin bakalan bisa ngajak ke reuni." gumam Rafa.
" Tapi kalau pergi sendiri ngak mungkin. yakali yang lain bawa pasangan, gue enggak ".
" Bisa ketawain dimas habis habisan gue." Rafa membayangkan bagaimana wajah tertawa mengejek dimas jika melihatnya datang ke acara reuni seorang diri.
" Percuma ganteng, kaya, tapi ke reuni sendiri. ngak laku apa gimana." Pasti itu kata - kata yang akan dilontarkan dimas padanya.
" Ngak ngak...dicoba aja dulu ajak Nesya. kalau ngak bisa ya ngak usah datang reuni." Ucap Rafa lagi.
" Sok sok ngajak dateng reuni jadi partner.bahkan diakui sebagai tunangan aja masih abu abu. " Batin Rafa berkata. karena bahkan dia saja belum pernah merangkul Nesya. tetapi lelaki lain sudah melakukannya. Berasa ngak dianggap jadi pasangan.
Dan Nesya pun masih memintanya untuk merahasiakan hubungan mereka. tetapi apa. Nesya dengan santai nya bercanda ria bahkan dengan santai nya dirangkul oleh seorang lelaki disana.
" Hahhh...makin pusing aja gue." Rafa mengacak acak rambutnya.
" Mana kerjaan masih banyak. "
Rafa melihat kembali jam Rolex yang melingkar ditangannya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 20.47 Wib. sudah malam fikirnya. diputarnya kursi kearah belakang. Lalu menambil remote untyk membuka gorden jendela. terlihat keadaan setikar sudah gelap dan dihiasi dengan lampu - lampu yang indah.
Pemandangan seperti ini mampu menghilangkan sedikit kepenatan di tubuhnya.
Walau hanya sedikit.
Setelah itu dia memutar lagi kursinya dan menekan remote untuk menutup gorden. mulai merapikan berkas dan mematikan komputer. setelah selesai dia meraih kunci mobilnya dan beranjak dari kursi menuju pintu.
Dia menepuk kedua tangannya untuk mematikan lampu ruangan yang menggunakan sensor itu. lalu keluar dari pintu.
Lalu Rafa menempelkan sidik jarinya di sensor khusus yang terdapat di pintu.
Cklek...bunyi pintu terkunci.
Ya pintu diruangan Rafa mengunci otomatis ketika ditutup dan Rafa melakukan sensor sidik jari. Hanya tiga orang yang bisa masuk secara bebas ke ruangan Rafa. yaitu Rafa, Papa, dan sekretaris Rafa. selebihnya tidak dapat memasukinya dengan suka hati.
Melangkahkan kakinya menuju lift untuk sampai ke lobi. sesampainya di lobi.
" Malam Pak Rafa." sapa Pak Tarno satpam yang menjaga shift malam ini.
" Malam Juga Pak." Rafa membalas sapaan yang baru saja dilontarkan oleh Pak Tarno.
Setelah itu dia menuju ke parkir dan langsung memasuki mobilnya.
Langsung saja Rafa mengemudikan mobilnya membelah jalanan ibukota yang gemerlap dimalam hari.
Tak berapa lama sampailah Rafa di unit apartemen miliknya setelah tadi ia memarkirkan mobil dan menaiki lift menuju lantai 15.
Tit tit tit...bunyi saat Rafa memasukkan kode apartemen nya.
Cklek...kunci pun terbuka.
Rafa melangkah masuk dan meletakkan tas yang berisi berkas kantor dan laptop diatas meja sofa depan TV.
Dan melanjutkan langkahnya menuju kamar.membuka pintu dan memasuki kamar kemudian meletakkan kunci mobil beserta handphonya diatas nanas samping ranjang.
Segera dia berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Beberapa saat kemudian Rafa sudah selesai membersihkan diri dan berpakaian. langsung saja dia merebahkan diri diranjang. menatap langit langit kamarnya sejenak.
Lalu mulai memejamkan mata untuk mengistirahatkan tubuh dan fikiran nya yang terkuras hari ini.
Dan mengumpulkan energi guna memulai aktivitas esok hari.
πππ
Pagi ini Rafa bangun agak siang. tepat pukul 07.00 dia baru terbangun dari mimpi indahnya.
Dia mengerjakan matanya lalu menutupnya kembali.
Memeluk guling nya kembali dan memejamkan matanya.
Kurang lebih lima menit rafa dengan posisi memeluk guling diatas ranjang miliknya.
Kemudian dia membuka mata dan mengambil handphone. melihat jam. ternyata sudah pukul 07.10. langsung saja dia beranjak dari ranjang menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai dengan aktivitas membersihkan diri dan berpakaian. lalu mengambil handphonenya diatas nanas dan berjalan keluar kamar menuju ruang TV. menyalakan TV guna menambah suasana ramai dan memulai mengerjakan beberapa berkas yang dibawanya pulang dari kantor semalam.
Kruyukk... bunyi perut Rafa yang meminta untuk diisi sarapan pagi. mungkin caving cacing di dalam sana sudah berdemo ria.
Rafa membuka handphonenya dan memesan nasi uduk lengkap dengan minuman kopi americano 2 shot untuk sarapan pagi.
Udah cukup 2 shot aja. jangan americano 8 shot seperti jaemin.
Sambil menunggu pesanannya datang. Rafa kembali melanjutkan pekerjaannya.
Dua puluh menit kemudian handphone Rafa berbunyi. ternyata itu adalah telfon dari pengantar makanan online. langsung saja Rafa mengambil dompetnya yang berada dikamar kemudian langsung menuju lobi untuk mengambil pesanannya.
Cklek.. Rafa membuka pintu apartemen. dan langsung masuk dan berjalan menuju dapur mengambil piring beserta sendok dan satu botol air mineral ukuran sedang.
Kemudian kembali melangkah menuju sofa depan TV dan membuka paper bag berisi makanan kemudian menyajikannya diatas piring.
Dia menyantapnya untuk meredakan rasa lapar yang mendera sedari tadi.
Selesai sarapan dan menyelesaikan pekerjaannya dan karena hari ini Rafa ada meeting pada siang hari pukul 14.00. maka ia memutuskan bahwa pagi ini waktu yang tepat untuk berkunjung, mengajak Nesya untuk datang bersamanya ke reuni dan meminta penjelasan akan apa yang dilihatnya semalam.
Mengambil handphonenya. membuka aplikasi chat dan mengetik pesan.
" Sya. kamu dimana? ". ketik Rafa dan langsung mengirimkan pesan tersebut.
Tak berapa lama ia mendapat balasan dari Nesya.
" Dirumah Mas. kenapa? ". Rafa hanya membuka pesan tersebut tanpa membalasnya.
Rafa kemudian membereskan tumpukan berkas yang baru saja selesai dikerjakannya dan juga alat makan yang baru saja ia gunakan.
Dan langsung beranjak ke kamar untuk berganti pakaian. kali ini ia memilih untuk menggunakan celana panjang hitam dan kaos hitam bertuliskan over there. penampilannya saat ini membuat dirinya terkesan lebih muda dan santai. karena biasanya dia memakai setelan jas yang membuatnya terlihat dewasa dan berwibawa.
Setelah itu dia mengambil kunci mobil, dompet dan handphone. lalu berjalan keluar unit apartemen menuju lift yang akan mengantarkannya menuju lobi.
Sampai di lobi dia langsung berjalan ke mobilnya dan masuk. menaruh handphone dan dompetnya dan mulai mengemudikan mobilnya membelah jalanan ibukota di pagi menjelang siang ini.
Sekitar dua puluh menit Rafa sudah sampai di depan gerbang rumah Nesya. langsung saja satpam yang ada disana langsung membukakan gerbang untuknya.
" Makasih Pak." ucap Rafa kepada satpam yang baru saja membukakan gerbang.
" Sama - sama Mas." jawabnya.
Rafa langsung menjalankan mobilnya dan memarkirkannya di parkiran mobil rumah Nesya.
Rafa turun dam segera berjalan menuju pintu.
Tok tok tok...
Beberapa saat kemudian...
Cklek...
"Loh Mas. kok ngak bilang kalau mau kesini? ".
" Sengaja. Papi sama Mami dirumah? ".
Belum sempat Nesya menjawab dan mempersilahkan Rafa masuk. suara lain menginterupsi mereka.
" Sya. Siapa yang datang? ". Suara laki laki terdengar dari dalam rumah.
.......β£.......
...Jangan Lupa Like dan Comment Ya......
...Jangan Lupa Follow Juga......
Rengat Barat
Kamis, 10 November 2022
Pukul 20.52 Wib.
^^^Salam Sayang Dari Mommynya Vivi...^^^
^^^Chagiyanya Papi Piyak^^^
Ganteng banget suami pakai batik. Semalam Bubu si selingkuhan yang pakai batik.