
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
.......❣.......
.......
" Mas tidur sendiri malam ini ." setelah mengucapkan itu, Nesya langsung berlalu dari kamar .
Meninggalkan Rafa yang terdiam sembari membulatkan mulutnya .
" Gue salah apa ? ." tanya Rafa pada diri sendiri .
Apakah ia ada berbuat salah hari ini, tapi perasaan ia tidak ada berbuat salah apapun hari ini .
" Udah punya istri ."
" Tapi tidur sendiri ."
" Berasa kembali ke masa lalu ."
" Ngak ada bedanya sama jomblo ."
Sorry jomblo ...upsss
Tok tok tok
" Masuk Kak ." jawab Fisya dari dalam kamar .
Cklek
" Kakak beneran mau tidur sini ? ." tanya Fosya yang melihat Nesya memasuki kamar sembari membawa bantal .
" Iya ."
" Mau nonton bareng semalaman ." jawab Nesya sembari meletakkan bantal nya ke atas ranjang, tentunya ia juga ikut berbaring diatas ranjang .
" Okeyy ."
" Saatnya nonton ." teriak Fisya dengan semangat, jarang - jarang ada teman nonton yakan .
Disaat dua perempuan dikamar sedang menonton dengan fokus dan penuh penghayatan, bahkan sampai ke titik haluan paling tinggi .
Disaat itu pula Rafa sedang berguling kesana kemari di atas ranjang .
Rafa sulit tidur .
Karena satu faktor, yaitu tanpa ada yang dipeluk, peluk guling pun tidak mempan karena ia sudah terbiasa peluk istri .
Bucin tingkat akut ya gini .
Kalau ngak ada istri uring - uringan sendiri .
Hingga pukul satu malam Rafa belum juga tertidur, walau matanya sudah tinggal lima watt .
Cklek
Pintu kamar Rafa terbuka, menampilkan sosok sang istri yang berjalan perlahan memasuki kamar .
Nesya memang berniat mengecek keadaan Rafa sejenak .
" Loh, kenapa belum tidur Mas ? ." tanya Nesya ketika melihat Rafa masih terbaring di ranjang menatap ke langit - langit kamar .
" Ngak bisa ." jawab Rafa singkat .
" Pejamkan matanya ."
" Nanti kan tidur ." perintah Nesya .
" Udah dicoba ." Rafa .
" Yangg ..." rengek Rafa dengan menampilkan muka memelasnya .
" Hemm ."
" Peluk ." pinta Rafa sembari merentangkan kedu tangannya .
Persis seperti bayi .
Ya, bayi besarnya Nesya .
" Yaudah, bentar ."
" Mau bilang ke Fisya dulu ."
" Aku ngak jadi tidur di kamar nya .".ucap Nesya .
Mendengar ucapan Nesya, seketika mata Rafa tampak berbinar .
Ia langsung memangguk untuk menanggapi ucapan sang istri .
Nesya pun keluar kamar dan kembali masuk kedalam kamar Fisya .
" Iya Kak ."
" Kakak ngak jadi tidur dikamar kamu ."
" Loh, kenapa ? ."
" Padahal kita mau begadang nonton bareng lo ." ucap Fisya .
" Abang kamu merengek minta di sayang - sayang ." jawab Nesya yang apa adanya .
" Ish, manusia satu itu ."
" Ganggu acara nonton bareng aja ." kesal Fisya .
Abangnya itu mengganggu kebahagiaan nya .
" Kasihan abang kamu ."
" Ngak bisa tidur dari tadi ." Nesya memberi pengertian .
" Yaudah kalau gitu kak ."
" Sabar - sabar aja ya sama Abang ."
" Kalau udah ngak sanggup ."
" Jual aja gpp ." ucap Fisya .
Rafa mau dijual, pasti mahal yakan, laku keras, langsung pada rebutan .
" Iya Dek ."
" Kakak ke kamar dulu ya ."
" Byee. "
" Byee Kak ."
" Yahh...nonton sendiri deh jadinya ." gerutu Fisya .
Cklek
Grep
Rafa memeluk Nesya dengan erat sembari mengecup leher istrinya itu .
Ia sedari tadi sudah menunggu dibalik pintu .
" Kangen ..." ucap Rafa .
Nah, kata - kata kangennya Rafa ini memiliki arti terselubung, dan hanya Nesya yang paham, sangat paham malah .
" Kita lagi dirumah Mama ."
" Besok aja ya pas udah dirumah ." bujuk Nesya .
" No ."
" Mau kamu ."
" Sekarang ." Rafa langsung menggendong istrinya itu dan merebahkannya di atas ranjang .
Dan ...
Silakan kalian fikirkan sendiri kelanjutannya .
Bebas mau ber imajinasi sesuka hati .
Mau nulis, tapi author ngak mau nambah - nambahin dosa yang sudah menggunung ini .
..........❣..........
...Jangan lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
Rengat Barat
Kamis, 26 Oktober 2023
Pukul 20.25 Wib .
...Salam Sayang Dari Yeobo and First Love...
...CEO Do Kyungsoo ❤...