My Husband Lecturer

My Husband Lecturer
Bab 67. .....



...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Tok tok tok


" Dek ."


" Itu orang home treatment nya udah dateng ." ucap Mami.


" Iya bentar mi ."


Nesya pun beranjak dari ranjang , meletakkan handphone nya di atas meja nakas dan segera membuka pintu.


Cklek


" Ayo masuk mbak ." ucap Nesya kepada mbak - mbak home treatment tersebut yang berjumlah dua orang.


" Silahkan masuk ." ucap Mami.


Keduanya pun masuk kedalam kamar Nesya.


" Dek, Mami kebawah ya ."


" Iya Mi ."


Kedua pegawai tersebut menyiapkan segala keperluan treatment.


Dan tak lama treatment pun dimulai, mulai dari manicure, padicure dan lainnya.


Perawatan seluruh badan .


Persiapan buat servis suami istilahnya, agar first night berjalan lancar dan tak terlupakan.


Ini otak author udah mulai abu - abu.


Tak terasa beberapa jam pun berlalu, dan jarum jam sudah menunjukkan pukul 17.15 wib.


Perawatan yang dilakukan Nesya selesai sekitar lima belas menit yang lalu


Dan pegawai home treatment pun baru saja berpamitan untuk undur diri.


Nesya kembali ke kamar setelah tadi ia turun kebawah mengantarkan pegawai home treatment kedepan .


Merebahkan dirinya di atas ranjang empuk yang nyaman.


Tak lama ia pun terbang ke alam lain dengan tenang, eh salah alam mimpi bukan alam lain.


Kalau ke alam lain ya meninggal.


πŸ’šπŸ’šπŸ’š


Disaat Nesya sudah berada di alam mimpi, lain halnya dengan Rafa.


Ia masih duduk di dengan meja kerjanya, matanya masih terfokus pada laptop melihat grafik - grafik disana.


Jangan ditanya ia lelah atau tidak, sudah pasti ia sangat lelah.


Mengerjakan pekerjaan yang akan datang, berjuang demi cuti honeymoon.


Cieee yang mau honeymoon.


Waktu pun berjalan begitu cepat, tak terasa jarum jam sudah menunjukkan pukul 19.00 wib.


Dan baru saja Rafa mematikan laptop di depannya.


Dan beranjak dari kursi, berjalan memasuki kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.


Sepuluh menit pun berlalu.


Cklek


Pintu kamar mandi terbuka, menampakkan Rafa yang bertelanjang dada dengan handuk yang melilit pinggangnya.


Ini lah pemandangan yang sebentar lagi menjadi pemandangan Nesya setiap Rafa selesai mandi.


Pemandangan cuci mata bagi Nesya ketika sudah menikah dengan Rafa.


Kan author jadi pengen gantiin posisi Nesya.


Rafa merebahkan diri di atas ranjang setelah selesai berpakaian, ia hanya memakai kaos navy polos dan celana panjang.


Disaat Rafa sedang santai memainkan game online di ponselnya, tiba - tiba.


Cklek


Dengan seenak jidat Kevin dan Dimas beserta Keenan masuk kedalam kamar Rafa.


Kevin masuk sembari membawa sekotak donat dan dengan tangan sedang memegang donat yang tinggal setengah lingkaran.


Dimas membawa setoples nastar di tangannya.


Sedangkan Keenan membawa sekotak jus dan sepiring nasi beserta lauknya. ini paling anti mainstream banget.


Dan perlu kalian ketahui jika ketiga orang tersebut pasti mendapat makanan dari dapur rumah Rafa.


Ketiga orang tersebut sudah menganggap rumah Rafa seperti rumah sendiri, Mama Rafa pun mereka panggil dengan sebutan Mama.


Mereka sudah terbiasa dengan hal itu sedari dulu.


Bahkan orang tua mereka juga sudah saling mengenal dekat.


Mama Rafa berasa memiliki empat anak lajang dirumah setiap akhir pekan. karena biasanya setiap akhir pekan mereka akan berkumpul .


Bahkan Mama juga sering pergi berbelanja dengan ditemani Kevin, Keenan dan Dimas.


Keenan langsung mendudukkan diri di sofa kamar dan meletakkan piring di atas meja di hadapannya.


Tangannya langsung menyambar remote tv dan menyalakan televisi di depannya.


Dimas dan Kevin juga sama, mereka langsung duduk di sofa, mereka seperti tiga anak kembar.


Huhhh


Rafa hanya menghela nafas melihat kelakuan ketiga sahabatnya yang akhlaknya mungkin sudah hilang tertelan bumi.


" Untung gue belum nikah ."


" Kalau udah nikah gue hajar mereka bertiga. "


" Yakali mereka masuk pas Nesya ada dikamar, kaya kalau Nesya lagi di waktu yang tepat, kalau enggak kan gue yang rugi bagi - bagi pemandangan ." ucap Rafa.


Setelahnya Rafa kembali memainkan game online di hanphonenya, mengabaikan tiga manusia yang duduk di sofa.


" Raf ." panggil Keenan yang baru saja selesai mengisi perutnya dengan sepiring nasi dan sekotak jus.


" Hm ."


" Gabung main ps ngak ? ."


" Yok tanding ." Ucap Kevin sembari memasukkan donat kemulutnya.


" Dua lawan dua ." ucap Dimas yang sedang memangku setoples nastar.


" Okelah ." jawab Rafa


Lalu ia menyudari bermain game online dan beranjak dari ranjang menuju sofa.


Keempat orang tersebut kemudian memulai bermain ps.


Memang laki - laki itu sepertinya tidak akan menolak jika diajak bermain game.


Contohnya mereka ber empat ini.


πŸ’šπŸ’šπŸ’š


Il-eona il -eonaaaa


Suara alarm Nesya sudah terdengar dengan sangat memekakkan telinga.


Dan dengan suara lumba - lumba nya tuan muda Zhong.


Seketika Nesya langsung membuka mata dengan kaget.


Padahal dia sendiri yang memasang alarm, eh dia sendiri yang kaget dan seketika menyesal telah membuat alarm tersebut.


Nesya membuat alarm agar ia terbangun di jam 19. 00 wib. karena itu adalah waktu dimana seharusnya ia akan makan malam keluarga, keluarga Xavier memang terbiasa dengan makan makam bersama.


Nesya terdiam sejenak diranjang, mengumpulkan niat untuk bangun dari ranjang dan berdiri.


Dan tak lama ia pun beranjak dari ranjang, dan melangkahkan kakinya yang masih agak malas memasuki kamar mandi.


Tak sampai lima menit Nesya sudah keluar dari kamar mandi, ia ke kamar mandi hanya untuk cuci muka.


Karena tadi sesampainya di dalam kamar mandi, ia sungguh sangat malas untuk mandi, aneh sekali bukan.


Jadi pada akhirnya hanya cuci muka.


" Bukannya ngak mau mandi, tapi setelah di fikir fikir, kalau sering mandi nanti jadi boros air, kan sayang ." batin Nesya berkata.


" Ingat kata Zhong Chenle ."


" Jangan mandi, nanti kita buang - buang air ."


Nesya pun keluar kamar menuju meja makan.


Tak terasa langkah kakinya pun sudah membawanya sampai di meja makan.


Ia segera mendudukkan diri di kursi yang tersedia.


Sore ini ia tidak membantu memasak makan malam, makan malam hari ini hanya dimasak oleh pembantu rumah tangga.


Karena Mami tadi sibuk diluar rumah membeli barang - barang keperluan Kakek dan Nenek.


Setelah seluruh anggota keluarga yang terdiri dari Papa Mama, Kakek Nenek dan yang pasti juga ada Bang Rui yang ganteng ngak kalah dari Rafa di meja makan.


Mereka pun memulai makan malam keluarga yang kali ini bertambah dua orang.


..........❣..........


.......


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...Maaf Kalau Author Updatenya Lama...


...See You Next Chapter Readers Kesayangan Author...


.......


Rengat Barat


Jum'at, 13 Januari 2023


Pukul 19.10 Wib


.......


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❀...