
...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Karaokean tiga sekawan yaitu Nesya, Vina dan Zura belum juga usai walaupun jarum jam sudah menunjukkan pukul 17.15 wib.
Cklek
Mereka berhenti karena tiba - tiba pintu kamar terbuka menampilkan Bang Rui yang sedang membawa tas kerjanya di depan pintu.
" Ya Allah kamar gue ." ucap Rui ketika melihat bungkus snack dan minuman berserakan dimana mana.
" Beresin cepet ."
" Abang tunggu sepuluh menit ." ucap Rui yang kemudian membalikkan badannya dan berlalu dari pintu kamar.
" Cepetan woy beresin ."
" Nanti bisa - bisa kita diamuk Bang Rui kalau lama ." ucap Vina.
" Iya bentar kenapa ." jawab Nesya.
Sedangkan Zura tanpa berkata kata mulai membereskan bungkus snack yang berserakan.
Tak lama Nesya dan Vina ikut membantu.
Mereka membersihkan seluruh penjuru kamar yang mereka buat berantakan. mulai dari lantai hingga ranjang.
" Huhhh ."
" Kok capek ya ." ucap Nesya sembari mengelap keringat di keningnya dengan tisu.
" Ya gimana ngak capek, satu kamar ini yang diberesin ."
" Disuruh cepet pula ." ucap Zura.
" Pas sepuluh menit ."
" Yok keluar ." ajak Vina.
Ketiganya pun keluar dari kamar yang sudah mereka bersihkan itu.
" Bang Rui kemana ? ." tanya Vina.
" Ngak tau, palingan dibawah ." jawab Nesya sekenanya.
Cklek
Ketiganya memasuki kamar Nesya.
Nesya langsung membuka handphonenya, menelfon Bang Rui.
" Ha ." jawab Rui dari balik telfon sana.
" Udah siap ."
" Hm ." Rui.
Tut
Nesya langsung mematikan telfon.
" Laper guys ." ucap Vina .
" Sama ." jawab Zura dan Nesya bersamaan.
" Pengen mie goreng ."
" Pakai telur setengah matang ."
" Ditambah sosis sama nugget ." ucap Nesya.
" Kayaknya enak tuh " ucap Zura sembari membayangkan mie goreng komplit .
" Pesan online atau buat sendiri ? ." tanya Nesya.
" Buat aja la ."
" Yaudah yok buat." Zura.
" Ada bahannya kan Sya ? ." Vina
" Ada kayaknya ."
" Liat dulu la di kulkas ada atau ngak ."
" Kuy kebawah ."
Ketiganya pun menuju dapur.
Tak sengaja mata mereka melihat Bang Rui yang sedang bersantai di depan TV ruang keluarga.
" Bang Rui malah asik di depan TV ." ucap Vina
" Gitu minta kita cepet beresin kamar ." Zura membagi.
" Beresin nya pakai kecepatan dikejar setan lagi ." gerutu Nesya kesal.
Mereka melanjutkan langkahnya setelah berhenti sejenak untuk sekedar menggerutu.
Nesya membuka kulkas ketika mereka sampai di dapur.
" Bahannya ada semua ." ucap Nesya ketika ia melihat isi kulkas.
" Ada bakso juga, mau ? ."
" Mau lah ." jawab Vina.
" Ambil cabe rawit sama merah ."
" Daun bawang sama seledri juga ." ucap Zura.
" Oke ."
" Gue ngupas bawang ." ucap Vina.
Ketiganya sibuk di dapur, ada yang mengupas bawang, memotong cabai dan memotong daun bawang beserta seledri.
" Kalian buat apa ? ." tanya Rui yang sedang berada di depan kulkas meminum sebotol air.
" Mie goreng ." jawab Nesya.
" Pesan satu Dek ."
" Heem ." Nesya.
Ntah kenapa kalau punya Abang atau Adek cowok, itu paling anti melihat Adek atau Kakak ceweknya lagi masak sesuatu, mereka pasti langsung memesan apa yang kita buat.
Apakah kalian juga seperti itu guys ? ayo dijawab.
Tak berapa lama sudah tersaji empat piring mie goreng.
Satu piring dengan telur setengah matang
Satu piring dengan telur mata sapi yang matang sempurna.
Satu piring dengan telur dadar.
Dan satunya lagi dengan dua telur setengah matang khusus untuk Bang Rui.
Tak lupa di piring - piring itu juga terdapat sosis, nugget dan bakso di atasnya.
" Makan dimana? ."
" Meja makan aja ." jawab Vina.
" Bentar , kasih ini dulu ke Bang Rui ." ucap Nesya sembari memegang piring mie goreng khusus untuk Rui.
" Ambil air kelapa di kulkas ."
" Yang boks besar ."
" Sekalian gelasnya ." ucap Nesya yang kemudian berlalu dari hadapan keduanya.
" Ni Bang ." ucap Nesya sembari meletakkan sepiring mie goreng diatas meja tepat di hadapan Rui.
" Makasih Dek ."
" Ngak gratis lo ini Bang ."
" Yaudah mau apa ? ." tanya Rui. emang Rui ini tipe abang able banget, dengan santai nya menuruti semua maunya Nesya.
" Photocard ya ." ucap Nesya sembari tersenyum manis. sampai gula aja kalah.
" Heem ."
" Pesan aja, abang bayarin ."
" Oke Abangku sayang ."
" Muachhh ." Nesya mencium pipi Rui sekilas.
Kemudian langsung berlalu menuju meja makan.
" Sepiring mie goreng gantinya photocard ."
" Mie goreng sultan apa gimana ." ucap Rui.
" Kayaknya ini saingan nya Mie goreng sisca Kohl ."
Nesya mendudukkan diri di kursi meja makan.
" Kerupuknya lupa ." ucap Nesya.
Ia pun beranjak dari kursi mengambil setoples kerupuk.
Kemudian kambali duduk.
Membuka handphone nya kemudian mem play cutime nya Rachel Goddard.
Meletakkan handphone nya bersandar pada toples kerupuk di depannya.
" Mari makan ."
Dan mulai menuapkanie goreng ke mulutnya .
" Lo suka banget nontonin cutime ." ucap Vina.
" Pernah ikutan curhat ngak Sya ? ." tanya Zura.
" Ya suka aja ."
" Curhatannya seru soalnya ."
" Tapi gue belum pernah ikutan curhat sih ."
" Harusnya kalian berdua yang ikutan curhat ."
" Kan kisah percintaan kalian pada miris tuh ." ucap Nesya.
" Yee, enggak miris ya ." Vina.
" Ngak miris darimana ."
" Miris banget iya ." ucap Nesya.
" Ikutan cutime aja Vin ."
" Ceritain kisah percintaan lo yang beda ." Zura
" Beda apanya ? ." tanya Vina.
" Beda alam ." ucap Zura.
" Gue beda alam, la lo beda tuhan ." jawab Vina.
" Percintaan kalian berdua emang beda ." ucap Nesya sembari geleng - geleng kepala.
" Heh sadar percintaan lo juga aneh ." Vina
" Iya aneh bin ajaib ." Zura.
" Mau nikah sama dosen sendiri ." Vina
" Dijodohin pula ." Zura.
" Nih gue jelasin ya wahai dua anak manusia yang ada di hadapan gue ." ucap Nesya.
" Gue dijodohin juga karena Rafa yang minta ke Mama Papa ya buat jodohin dia sama gue ."
" Ntah iya Pak Rafa yang minta dijodohin sama lo ? ."
" Gue kok rada ngak percaya ya ." ucap Vina.
" Pak Rafa ngak lagi khilaf kan ? ." tanya Zura.
" Beneran ya ."
" Enak aja lo bilang dia lagi khilaf pas minta dijodohin sama gue ." ucap Nesya membela diri.
Merek bertiga makan sembari berdebat, emang cewek tanpa ribut itu ngak bisa.
" Ya lagian mau - mau an banget Pak Rafa sama cewek modelan kek lo ."
" Padahal dosen - dosen cewek di kampus juga pada bening - bening ." ucap Vina.
" Heeh, pasti pada mau juga sama Pak Rafa, gue yakin 99,9 % ." ucap Zura.
" Tapikan Rafa maunya sama gue ."
" Mereka bisa apa ." ucap Nesya skak mat dua orang di depannya.
" Gue juga cantik."
" Baik dan tidak sombong ." ucap Nesya membanggakan diri.
" Tambah satu lagi deh Sya ." ucap Vina.
" Cerewetnya jangan lupa ."
" Cerewet itu bonus tau ." jawab Nesya.
" Bonus la konon ." Zura.
Perbincangan mereka bertiga pun berlanjut sampai piring yang berada di depan mata sudah dalam keadaan bersih dari makanan.
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Sabtu, 14 Januari 2023
Pukul 20.23 Wib
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Haechanie ❤...