
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Ting
Ting
Notifikasi pemberitahuan di handphone Rafa ketika ia sedang berada di kelas saat ini, membimbing jalannya presentasi para mahasiswa, namun tadi ia lupa mengheningkan ponselnya .
Saat ini Rafa masih berada dikampus, sebelum nanti lanjut ke kantor, suami Nesya satu ini memang mempunyai jadwal yang padat .
Mengambil ponsel dan melihat notifikasi .
" Lagi shopping ternyata ." gumamnya pelan ketika membaca pesan notifikasi yang berisi transaksi di ATM nya .
Rafa menggengengkan kepalanya melihat nominal yang tertera disana, cewek kalau shopping tu gini ya, berasa borong satu mall .
Tapi Rafa tidak masalah akan hal itu selagi ia mampu itu tidak masalah, nyenengin istri dapat pahala, asal jangan istri orang aja, bukannya pahala, malah masuk neraka .
Setelah sesi presentasi mahasiswa selesai, Rafa pun melanjutkan sesi mengajar nya, ia menghubungkan ponselnya ke layar proyektor di dalam kelas, cara ini lebih simple menurutnya .
Rafa pun menerangkan isi materi kepada mahasiswanya .
Namun
Ting
Notifikasi pembayaran kembali muncul, dan tanpa sengaja Rafa membukanya, membuat mahasiswa yang melihat jumlah nominal yang tertera disitu tercengang .
Ya gimana enggak, nominal diatas Rp. 400.000.000 sekali transaksi .
Pasti membuat para mahasiswanya ngiler, pengen rupiah juga kan ya .
" Transaksinya lebih dari 400 juta guys ."
" Sekali transaksi segitu ."
" Pasti si Nesya nih yang transaksi ."
" Pak Rafa kan daritadi ngajar ."
" Dan ini transaksinya baru aja ."
" Ngak mungkin juga ATM Pak Rafa dipegang selain sama istri sendiri ."
" Gue jadi penasaran berapa isi rekeningnya Pak Rafa ."
" Gue pengen daftar jadi istri kedua kalau gini ."
" Sejahtera banget hidup Nesya punya suami modelan Pak Rafa ."
" Gue mau buka lowongan jadi selirnya, mana tau lulus seleksi ."
" Kalau lo buka lowongan jadi pelakor, namanya bukan buka lowongan ."
" Tapi buka terowongan ."
" Yee...sirik aja lo ."
Itulah bisik - bisik mahasiswa yang tak sengaja melihat notifikasi pembayaran .
" Cukup sekian pertemuan kita kali ini ."
" Assalamualaikum ."
" Waalaikumsalam ." jawab mahasiswa dikelas dengan kompak .
Rafa membereskan barang - barangnya dan kemudian melangkah keluar kelas .
Ia masih memiliki pekerjaan yang harus ia kerjakan dikantor, memiliki dua pekerjaan memang cukup menguras energi .
Tapi tenang, ketika pulang kerumah, Rafa bisa men charger energinya dengan kasih sayang istri.
Sementara Rafa sedang dalam perjalanan menuju kantor .
Lain halnya dengan Nesya yang baru saja keluar dari toko tas .
" Kemana lagi ? ." tanya Zura sembari melihat ke sekitar .
" Langsung nonton aja yuk ." ajak Vina .
" Yuk la ."
" Kaki gue juga udah pegal ."
" Pengen duduk santai ." Nesya meng iyakan ajakan Vina .
" Gue taruh belanjaan di mobil dulu kalau gitu ." Ucap Vina yang diangguki keduanya .
Nesya dan Zura pun memberikan paper bag di tangan mereka ke Zura .
" Gue sama Zura pesan tiket dulu ." Nesya dan Zura pun menuju lantai dimana bioskop berada .
" Lo duduk aja disitu ." tunjuk Zura ke kursi tunggu yang tersedia .
" Biar gue yang pesan ."
Tanpa bertanya apa film yang ingin Vina dan Nesya tonton, Zura sudah memesan tiga tiket film horor .
Karena biasanya jika mereka bertiga ke bioskop, pasti menonton film horor, terkecuali ada film para bias kesayangan, pastinya film horor di skip dulu .
Tak lama, Zura sudah berjalan mendekat ke arah meja dimana Nesya duduk, sembari membawa tiga buat tiket di tangannya .
" Popcorn sama hot chocolate mana ? ." tanya Nesya ketika melihat Zura yang hanya membawa tiket di tangannya .
" Nanti dulu pesannya ."
" Film ya juga masih setengah jam an lagi ."
" Sekalian tunggu Vina ." jawab Zura, yang kemudian mendudukkan diri di kursi .
Satu menit
Lima menit
Sepuluh menit
" Capek guys ." adu Vina ketika ia baru saja mendudukkan diri sembari megatur nafasnya .
" Baru juga ke parkir udah capek lo ."
" Efek tambah tua apa gimana ? ." tanya Zura meledek .
" Maklumin Ra ."
" Heh...jiwa gue masih muda ya ."
" Cuma udah sering bestie an sama balsem dan salonpas aja ."
" Jadi mahasiswa tingkat akhir buat penyakitan tau ." jawab Vina .
" Mau dibilang remaja jompo ."
" Tapi udah ngak bisa dibilang remaja ." ucap Nesya .
" Pesan minum sama popcorn gih ." ucap Nesya pada keduanya .
" Biasa kan ? ." tanya Zura .
Nesya pun mengangguk, kalau udah bestie an lama ya gini, udah paham semuanya .
Hanya pakai kode saja sudah paham .
" Yuk pesan ." Zura menarik tangan Vina, mengajak Vina untuk memesan .
Ya hitung - hitung Vina bisa membantunya membawa tiga hot chocolate dan dua popcorn .
Hanya dua popcorn, karena kalau tiga kebanyakan, kan sayang kalau ngak habis .
Setelah membeli pop corn, dan film sudah akan dimulai .
Ketiganya masuk kedalam bioskop, duduk di kursi yang pastinya dipesan bersebelahan .
Beberapa puluh menit berlalu, film yang mereka tonton pun usai .
" Makan malam dibawah dulu ya guys ." ucap Nesya sembari melangkahkan kaki menuruni anak tangga diantara kursi bioskop .
" Heeh...gue juga udah laper ." jawab Vina yang berjalan di belakang Nesya .
" Gue juga butuh asupan nutrisi ." Zura .
Keluar dari bioskop, mereka langsung menuju tempat makan yang pastinya menyediakan nasi .
Karena kalau ngak makan nasi, namanya ngak makan .
Indonesia banget kan .
" Cumi bakar nya satu ."
" Cah kangkung satu ."
" Udang saus padang nya satu ."
" Kepiting saus asam manisnya satu ."
" Nasinya tiga ."
" Sama minumnya lemon tea tiga ." pesan Zura seperti biasa, dengan menu yang biasa mereka pesan, jiwa emak - emaknya bekerja ketika melihat buku menu .
Pesan makanan harus ada sayur nya, itu kalau kata Zura .
" Mau tambah menu lain ngak ? ." tanya Zura .
Mana tau Nesya dan Vina ingin memesan menu lainnya .
" Enggak ." jawab Vina dan Nesya bersamaan sembari menggelengkan kepala .
Selesai dengan sesi memesan makanan, ketiganya lanjut bergibah ria .
" Habis ini langsung pulang atau gimana ? ." tanya Vina .
" Gue tanya Mas suami dulu ." Nesya mengambil handphone nya dari dalam tas .
" Gue sih ngikut aja ." jawab Zura, rim ngikut kemanapun keduanya pergi .
Asal ngak ngajak ke alam lain aja .
Nesya mengetikkan pesan dan mengirimkannya kepada Mas suami tercinta .
Tak lama
Ting
...Suami orang ❤...
Bentar lagi Mas jemput
^^^Istrinya makan bentar^^^
^^^Anaknya kelaperan^^^
^^^Nanti selesai makan aku kabarin Mas^^^
Oke sayang
" Gue langsung pulang ."
" Nanti Mas Rafa jemput pas kita udah selesai makan ." beritahu Nesya .
" Oke deh ."
" Berarti gue cuma ngantar ni anak satu aja ke habitat asalnya ." ucap Vina sembari melirik ke arah Zura .
" Dikira gue spesies fauna kali ke habitat ." jawab Zura .
" Lah, kan lo temennya dinosaurus Ra ." Nesya tentunya tidak ketinggalan bersuara .
" Dinosaurus udah punah ."
" Lo berdua ngira gue fosil di museum apa gimana ." heran Zura pada kedua sahabatnya ini .
Kalau ngomong suka nyeleneh .
..........❣..........
^^^Jangan lupa Like, Vote Dan Comment Yaa^^^
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
Rengat Barat
Jum'at, 07 Juli 2023
Pukul 22.20 Wib .
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...