My Husband Lecturer

My Husband Lecturer
Bab 62. Pingitan



...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Rafa dan Nesya sedang berjalan menuju mobil, keduanya langsung memasuki mobil, Rafa pun langsung menyalakan dan melajukannya ke jalanan dengan suasana sore hari.


Ting ting ting


Handphone Rafa berbunyi.


Ia segera mengambil handphonenya dari dalam saku jas.


" Assalamualaikum Ma ."


" Waalaikumsalam Bang ."


" Kenapa Ma ? ."


" Mama cuma mau ngingetin, besok dan tiga hari kedepan kamu ngak boleh ketemu sama Nesya ."


" Mulai besok masa pingitan kamu dimulai ."


" Jangan bandel ya Bang, jangan curi - curi ketemu sama Nesya ."


" Iya Ma iya ."


" Yaudah kalau gitu, Mama cuma ngingetin ."


" Assalamualaikum ."


" Waalaikumsalam Ma ."


Tut tut tut


Dan harus kalian tahu, bahwa Rafa men lockspreaker panggilan barusan.


Jadi dapat dipastikan Nesya juga mendengar ucapan Mama .


" Harus banget ya pakai tradisi pingitan yang ? ." tanya Rafa.


" Kata Mami sih harus ."


" Biar apa coba pakai acara pingitan segala ." Rafa.


" Kata Mami ada enam manfaat dari pingitan ."


" Banyak banget yang ."


" Ini pingitan atau makanan seimbang yang manfaatnya banyak ."


" Yang pertama."


" Agar pasangan bertambah rasa rindunya, jadi pas ketemu rasanya beda, temu kangennya jadi lebih berkesan."


" Kedua ."


" Agar calon pengantin bisa mengistirahatkan tubuh dan fikiran ."


" Ketiga ."


" Waktu untuk merawat diri, kalau bagi perempuan adalah waktu buat manicure, pedicure, skincare routine, trus biasanya pakai jaga home mesage, Mami bahkan udah booking jasa home message nya ."


" Keempat ."


" Menghindarkan diri dari marabahaya, soalnya dulu waktu Mami sama Papi mau nikah, kan Papi orangnya ngeyel banget tuh, bisa - bisanya Papi pas masa pingitan keluar rumah main bola ."


" Trus mas tau gimana endingnya ? ."


" Ngak tau, endingnya gimana ? ." tanya Rafa dengan rasa penasaran yang memuncak.


" Papi pingsan di lapangan ."


" Papi sih orangnya ngeyel, jadi pingsan dilapangan kan ."


" Eh tadi udah yang keberapa ? ."


" Keempat m" jawab Rafa.


" Oke ."


" Lanjut yang kelima ."


" Meningkatkan kesabaran dan kepercayaan kepada pasangan, kan ngak bisa ketemu, atau berhubungan lewat media apapun, jadi harus sabar dan saling percaya ."


" Nah ini yang terakhir ."


" Membuat kita lebih dekat dengan keluarga, biasanya kan kalau ada yang mau nikah, keluarga pasti kumpul tuh, dan karena pada masa pingitan pengantin harus selalu dirumah, jadi bisa lebih mendekatkan diri ke keluarga ."


" Selesai, itu enam manfaat pingitan kata Mami ."


" Tadi kamu bilang ngak boleh ketemu dan berkomunikasi lewat media apapun kan ."


" Jadi telfon atau vc ngak boleh ? ."


" Enggak ." jawab Nesya.


" Serius ? cuma saling dengar suara aja ngak boleh ? ."


" Ngak boleh ."


" Tapi bisa kan curi - curi buat telfonan ? ." Rafa


" Kayaknya ngak bisa, Mami udah bilang kemarin kalau mulai besok handphone aku disita ."


" Katanya biar ngak bisa curi - curi buat telfonan sama kamu ."


" Trus kalau kangen gimana ? ."


" Ya ngak gimana gimana ." Nesya.


" Atau ngak kangennya dipending aja sampai akad ."


" Enteng banget kalau ngomong yang ."


" Mana bisa kangen di pending ."


" Kamu kira video bisa di pending ."


" Ya trus harus gimana ? kan ngak bisa ketemu, telfonan juga ngak bisa ." Nesya.


" Jadi ya terima nasib aja kalau kangen ."


" Atau ngak kamu peluk aja guling, bayangin kalau guling itu aku. "


" Mana bisa, guling ya guling, kamu ya kamu , beda ." Rafa.


" Kamu ngak kangen gitu sama aku kalau ngak ketemu ? ."


" Enggak, ngapain kangen sama kamu ." Jawab Nesya.


Padahal ya sehari ngak ketemu aja dirinya kangen dengan sosok Rafa.


Ngelesnya bisa aja deh, maklum la ya, kan cewek itu hobinya jaim.


" Kamu gitu banget yang, ngak kangen aku ." Rafa berbicara sembari menampilkan wajah sedihnya.


Sedih tau ngak dikangenin pasangan.


Tapi ini Rafa mau aja dihobongin, dia ngak tau kalau kebenarannya Nesya pasti kangen.


" Emang enggak, kamu mah ngak perlu dikangenin ." ucap Nesya yang membuat wajah Rafa semakin muram.


Muka Rafa saat ini sudah seperti anak kecil ketika sang ibu memberi tahu nya bahwa ia adalah anak yang jumpa di bawah jembatan, melas bangett.


" Yaudah la kalau gitu ."


" Aku bakalan ngak kangen juga sama kamu ."


Rafa lalu terdiam dengan wajah muramnya itu.


Terdiam hingga ia memarkirkan mobilnya di rumah Nesya.


" Mas ."


" Hmm ."


" Yakin mau ngambek terus ? ."


" Hm ."


" Berarti ngak ada acara peluk dulu sebelum besok ngak boleh ketemu ."


" Eh kok gitu ." Rafa akhirnya mengeluarkan suaranya. suaranya mahal kayak emas.


" Yakan tadi katanya ngambek, jadi ngak perlu acara perpisahan sambil peluk dong ."


" Ya harus tetap ada pelukan sebelum ngak ketemu beberapa hari la ." ucap Rafa.


" Tapi kan Mas masih ngambek ."


" Gimana tuh ."


" Harus peluk dulu ."


" Siniiii ." Rafa pun merentangkan kedua tangannya bersiap memeluk Nesya.


Dengan segera dan tanpa rasa jaim Nesya pun masuk ke dalam pelukan hangat Rafa, pelukan yang akan ia rindukan beberapa hari kedepan.


" Mas bakalan kangen banget meluk kamu kayak gini ." ucap Rafa sembari mengelus pucuk kepala Nesya penuh sayang.


" Hmm ."


Tak berapa lama pelukan mereka pun terlepas. Nesya yang melepaskannya, karena ia harus segera masuk kedalam rumah.


Kan ngak lucu kalau sampai Mami nya menghampiri mobil Rafa yang terparkir di depan rumah dan melihat mereka sedang berpelukan erat, bisa - bisa ia akan di ledekin oleh Mami.


" Aku masuk dulu ya Mas ."


" Iya sayang ."


Nesya pun langsung keluar dari mobil Rafa dan melangkah menuju pintu rumah.


Ketika Nesya sudah memasuki rumah, barulah Rafa menyalakan mobilnya dan kembali melajukannya ke jalanan.


Ia sengaja menunggu Nesya masuk kedalam rumah, karena ia ingin melihat gadisnya lebih lama walaupun hanya sebatas melihat punggung.


Bapak dosen liatin punggung aja bahagianya bukan main.


Sabar Pak dosen, beberapa hari lagi bisa dilihat dan dipeluk selalu kok, tiap jam, menit, bahkan tiap detik.


" Assalamualaikum ." Rafa mengucap salam saat memasuki rumah.


Kali ini ia mengucap salam dengan nada lemah letih lesu.


Tidak seperti biasanya yang heboh tiada tanding.


Efek dimulainya masa - masa ngak bisa ketemu ayang ya gini.


" Waalaikumsalam Bang ." jawab Mama.


" Tumben salamnya ngak teriak teriak ."


" Abang habis di ruqyah mungkin Ma ." ucap Fisya.


" Enak aja kalau ngomong, emang kesetanan pakai acara di ruqyah segala " ucap Rafa tidak terima.


Ia mendudukkan diri di kursi ruang keluarga yang juga di duduki Mama dan Adiknya itu.


" Yakali kan Abang beneran habis di ruqyah, makanya salamnya versi kalem ." fisya.


" Oo Mama baru inget ."


" Kan mulai besok Abang mu ini harus dipingit ."


" Jadinya efek galaunya mulai muncul ." Mama


" Kasihan yang ngak boleh ketemu ayang ."


" Hahahahahaha ." tawa bahagia Fisya dengan diiringi nada ejekan yang tertuju untuk Abang satu satunya itu


" Hm ." Rafa hanya menjawab dengan deheman.


" Cuma beberapa hari kok Bang ."


" Ngak usah galau ." ucap Mama.


" Mami bilang cuma ! ." Rafa.


" Tiga hari Ma, tiga hari Mama bilang cuma. "


" Yakan cuma tiga hari Bang ." ucap Fisya.


" Sebentar itu ."


" Tiga hari itu lama bagi Abang Mi ."


" Sehari aja udah kangen ."


" Apalagi tiga hari ."


" Aishh. " Rafa.


" Kenapa harus ada acara pingitan segala sih Mi ."


" Itu tradisi Bang ."


" Kita kan orang jawa ."


" Tradisinya harus ada pingitan sebelum menikah ."


" Masih mending cuma beberapa hari ."


" Abang tau ngak ? ." Mama.


" Tau apa Ma ? ." jawab Fisya.


Ini yang ditanya Rafa, yang jawab Fisya, gimana coba.


" Di zaman Mama, pingitan itu sebulan sampai dua bulan lamanya ."


" Masak iya Ma ? ." Fisya.


" Sebulan sampai dua bulan Ma ? ." Tanya Rafa.


" Iya sebulan sampai dua bulan pingitannya dulu tu ."


" Masih mending sekarang Abang cuma dipingit beberapa hari ."


" Jadi ya sabar aja. "


" Hmmm iya Mi ."


" Abang usahain ."


" Nah gitu baru anak Mama ." ucap Mama sembari mengelus kepala sang putra.


.............❣.............


.......


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...Maaf Telat Update...


...Akibat Wifi Rumah Yang Lagi Gangguan...


...Jaringan...


...Paket Mahal , Jaringan Murahan...


..." TLKMSL ."...


.......


Rengat Barat


Rabu, 04 Januari 2023


.......


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...