
...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Rafa pun menghentikan mobilnya di depan tempat makan iga bakar.
" Pesan iga bakar semua ? atau ada yang lain ? ." tanya Rafa ketika mereka sudah keluar dari mobil dan menuju tempat makan tersebut.
" Samain aja semua ." jawab Rui sembari memegang handphone dan terlihat sedang mengetik kan pesan. yups ia sedang memberi kabar kepada Qia sang kekasih tercinta.
" Lo sama kayak gue Vin Ra ? ." tanya Nesya pada keduanya.
" Iya samain aja ." Vina.
Lalu Rafa pun segera melangkah menuju tempat pemesanan.
" Mbak, pesan iga bakar nya lima ." ucap Rafa kepada pegawai tersebut.
" Iya Mas, ada yang lain lagi ? ."
" Ngak ada mbak ."
" Minumnya apa ? ."
" Sebentar ya mbak, saya tanya dulu sama yang lain ."
Karena tempat pemesanan dengan tempat duduk yang ditempati oleh keempat orang tersebut lumayan jauh, Rafa pun memutuskan untuk menelfon Nesya saja.
Ia mengambil handphone lalu menelfon Nesya.
" Kenapa Nelfon Mas ? ." jawab Nesya diujung sana.
" Ini , minumnya apa ? ." tanya Rafa.
" Aku mau lemonade satu ."
" Lemonade ? lo request lagu Sya ? ." Zura.
" Minuman lemonade Zura bukan Lemonade nya Taeyong ."
" Ooh. "
" Kalian mau minum apa ? ." tanya Nesya kepada dua orang di depannya dan Rui yang sedang duduk di sebelahnya.
" Hot coklat satu Dek ." ucap Rui.
" Lemonade satu Sya."
" Ice tea Sya ."
" Lemonade nya dua, hot coklat satu sama ice tea nya satu ." ucap Nesya menyebutkan pesanannya.
" Sama mau salad nya satu ya Mas ."
" Iya, udah itu aja ? ." tanya Rafa di seberang telfon sana.
" Iya itu aja. "
" Oke ."
Rafa pun memesan minuman yang disebutkan Nesya barusan.
Setelah memesan ia segera berjalan menghampiri keempat orang tersebut.
Sesampainya di meja tersebut, ia segera duduk di sebelah kanan Nesya.
" Dek, mau pulang besok atau lusa ? tanya Rui kepada adiknya itu.
" Besok juga boleh , Kalau pulang besok gimana Mas ? ." tanya Nesya sembari menolehkan kepalanya ke samping kanan.
" Ya aku terserah kamu ." jawab Rafa.
" Yaudah kita pulang besok kalau gitu ." putus Nesya.
" Oke. "
Pesanan merekapun datang dan sudah tersusun di atas meja.
Mereka pun makan sembari membicarakan beberapa hal .
Setelah selesai makan, Rafa segera beranjak dari kursi dan melangkah menuju kasir.
Ia membayar makanan yang mereka pesan.
Lalu kembali menuju ke kursi yang tadi ditempatinya.
" Ayo pulang ." ajaknya kepada keempat orang tersebut.
" Yok..." ucap Nesya, ia pun beranjak dari kursinya diikuti ketiga orang lainnya.
Merekapun berjalan ke arah parkir, sesampainya di parkir, mereka langsung masuk ke mobil.
Rafa segera melajukan kembali mobilnya ke jalanan dengan kecepatan sedang.
Sekitar pukul 18.00 Wib merekapun sampai di hotel.
Kelima orang tersebut langsung memasuki hotel dan menaiki lift menuju kamar .
Ting
Pintu lift terbuka yang menandakan mereka sampai di lantai 14.
" Sampai kamar langsung tidur ." ucap Rafa sembari memandang kearah Nesya ."
" Iya ." Jawab Nesya sembari menganggukkan kepalanya.
Rafa dan Rui pun segera melangkah keluar dari lift.
Sedangkan Nesya, Vina dan Zura masih berada di dalam lift yang akan membawa mereka ke lantai 15.
Pintu lift pun kembali tertutup dan membawa mereka ke satu lantai di atas nya.
Ting
Lift pun sampai.
Ketiganya langsung melangkah keluar dan Vina langsung menempelkan kartu, pintu kamar pun terbuka.
Vina langsung merebahkan diri diatas ranjang.
Sedangkan Zura mengikuti jejak Vina merebahkan diri diatas ranjang lalu memeluk guling.
Tak berapa lama Nesya pun sudah keluar dari kamar mandi dengan berpakaian lengkap dan handuk yang melilit rambutnya.
Ia langsung menuju ke meja rias untuk mengeringkan rambutnya dengan hair driyer.
Disaat Nesya mengeringkan rambutnya, Vina pun bangkit dari ranjang dan berjalan memasuki kamar mandi.
" Ra, lo mau ngemil apa? gue mau pesen curros ." ucap Nesya sembari membuka aplikasi pesan makanan online.
" Mau thai tea matcha ." jawab Zura masih dengan memejamkan matanya.
" Itu aja atau mau pesen yang lain ? ."
" Martabak Vanilla satu deh ."
" Oke ."
Nesya langsung memesan camilan untuk mereka malam ini.
Ia memesan thai tea matcha satu dan thai tea original dua beserta churros dan martabak Vanilla pesanan Zura.
Vina keluar dari kamar mandi.
" Sya, pesan camilan sana, gue pengen ngemil ." ucapnya.
" Udah gue pesan tadi, pesan churros sama martabak Vanila ."
" Minuman yang dingin - dingin juga kan ? ." tanya Vina lagi.
" Iya pastinya ."
Memang ya kalau cewek lagi kumpul itu pasti butuh camilan, kalau ngak ada camilan pasti kurang lengkap.
Camilan dan cewek itu susah dipisahkan.
Tak berapa lama Nesya pun mendapat telefon dari pengantar pesanan makanan online.
"Vin, ambil camilan di lobi ." ucap Nesya meminta Vina untuk turun ke lobi mengambil pesanan.
" Heem ." Angguk Vina lalu ia beranjak dari sofa di depan televisi.
Ia memegang handel pintu , tapi diurungkannya untuk membukanya ketika ia tersadar akan sesuatu.
" Eh lo bayar pakai Govel atau cash ? ."
" Pakai Govel ."
" Oke deh ."
Vina pun keluar kamar guna turun ke lobi mengambil pesanan.
Tak berapa lama Vina sudah memasuki kamar sembari membawa paper bag ditangannya.
Meletakkannya di meja depan televisi tepat di depan Nesya yang sedang duduk.
Zura langsung beranjak dari ranjang dan berjalan menuju sofa untuk bergabung dengan keduanya.
" Nonton drama baru duda ganteng di netflix Vin ." ucap Zura.
" Ha iya nonton itu ." Nesya ikut berbicara.
Kalau kalian tanya kenapa Nesya langsung tau drama yang Zura bilang drama duda ganteng, ya dengan pasti dan jelas Nesya tau karena itu adalah aktor favorit keduanya.
" Bentar ya guys dicari dulu ." Vina.
Nesya mengeluarkan camilan dari paper bag dan membuka serta menaranya diatas meja.
" Saatnya nonton ." Vina berseru ketika drama mulai.
Ketiga gadis itu menonton drama sembari memakan camilan mereka.
Mereka menonton dengan sangat serius, karena menonton drama terutama drama yang berasal dari negeri ginseng harus di tonton dengan serius agar mengetahui dengan detail jalan cerita yang ada.
Tak terasa empat episode telah mereka tonton.
Nesya melihat handphonenya dan tertera disana menunjukkan pukul 23.30 malam.
" Kita mau marathon sampai pagi ? ." tanya Nesya pada keduanya.
" Ngak usah marathon , satu episode lagi kita tidur ." Jawab Vina.
" Iya satu episode lagi aja, nanggung ." Zura ikut menimpali.
" Yaudah satu episode lagi deh, penasaran juga gue sama kelanjutannya ." Nesya.
Kemudian merekapun melanjutkan acara menonton drama.
Dan pada akhirnya mereka pun bersiap tidur saat jarum jam menunjukkan pukul 01.00 pagi. karena jika menonton itu suka lupa waktu, niat lanjut satu episode lagi tapi ternyata ber episode episode.
Ini adalah kebiasaan para penonton setia drama, contohnya ya author sendiri.
..........❣..........
.......
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...Maaf kalau episode nya pendek...
...See You Next Chapter...
.......
Rengat Barat
Sabtu, 17 Desember 2022
Pukul 22.03 Wib
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Haechanie ❤...