My Husband Lecturer

My Husband Lecturer
Bab 116 . Periksa Baby Twins



...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hingga kini jarum jam pun sudah menunjukkan pukul dua belas lewat lima menit .


Dan Nesya pun menyudahi kegiatan packing - packing persiapan pindah rumah .


Ia beranjak dari duduknya dengan susah payah, pegal soalnya .


Masih gadis aja suka pegal, jadi bumil tambah pegal pastinya .


Beranjak dari duduk dan melangkah keluar area walk in closed, lalu memasuki kamar mandi untuk sekedar mencuci muka .


Setelah selesai mencuci muka agar terlihat fresh, Nesya keluar kamar mandi dan duduk di depan meja riasnya .


Memoles wajahnya tipis - tipis, bumil harus tetap terlihat cantik bukan .


" Gue harus timbang berat badan ini ." ucap Nesya yang baru saja memperhatikan pipinya yang sudah mulai tak tirus lagi .


" Eh ..."


" Tapikan pastinya kalau periksa kandungan juga timbang berat badan ."


" Haduh ..."


" Boleh ngak timbang berat badan aja ngak sih ."


" Takut lihat angka nya ."


" Tapi kalau ngak timbang ."


" Penasaran sama berat badan ."


" Serba salah memang ." gumam Nesya yang pusing sendiri perihal berat badannya .


Emang ya, cewek itu suka pusing kalau mikirin berat badan .


Soalnya nurunin berat badan itu susahnya minta ampun, belum lagi diet nya, harus tahan godaan berbagai makanan favorit, seperti donat dan ice cream misalnya .


Ting


Bunyi notifikasi handphone Nesya yang berada dj atas ranjang .


Mendengar bunyi notifikasi, ia pun beranjak dari duduknya dan melangkah ke arah ranjang yang tak jauh dari tempatnya berada sekarang .


Ya iya ngak jauh, kan masih berada di dalam ruangan yang sama .


...Ae - In ❤...


Mas jalan pulang yang


Okey Mas


Hati - hati dijalan


" Baca novel bentar la sambil nunggu ." Nesya membuka aplikasi noveltoon dan membaca novel yang semalam belum selesai ia baca .


Yang menceritakan tentang mantan pacar yang bertemu kembali, mana kembalinya sebagai CEO ditempat di cewek bekerja lagi .


Karena Nesya baik hati dan suka berbagi, berbagi itu indah, jadi di spill judulnya nih,


" MAHASTAMA " .


Udah di spill judulnya, jadi Nesya mau lanjut baca lagi dengan fokus agar lebih terbawa perasaan .


...Ae - in ❤...


Udah dimana ?


Parkir apart


Tunggu disana aja


Setelah mengetik kan pesan dan mengirimkannya pada Rafa, Nesya pun beranjak dari duduknya .


Mengambil tas selempang dan berkas yang diperlukan dalam hal periksa kandungan .


Cklek


Ia keluar unit apartemen dan melangkah menyusuri lorong menuju lift .


Nesya memasuki lift yang akan membawanya ke lantai yang ia tuju .


Dan tak lama .


Ting


Pintu lift terbuka, ia segera melangkah keluar lift dan berjalan menuju tempat parkir, dimana Rafa sudah menunggunya .


Tok tok


Nesya mengetuk kaca mobil sang suami .


Kaca mobil terbuka dan langsung terlihat wajah sang suami yang ntah kenapa terlihat tampan hari ini .


Kan kan, bumil satu ini baru sadar apa gimana kalau suaminya emang ganteng .


Dengan segera Nesya masuk kedalam mobil, duduk dengan nyaman di kursi samping kemudi .


" Udah semua ? ." tanya Rafa sembari melihat ke arah istrinya itu .


" Udah Mas ."


" Ready buat ke dokter ." jawab Nesya dengan mantap .


Jawaban itupun mendapat respon anggukan dari Rafa .


" Mas ." panggil Nesya, membuat Rafa yang sedang akan menyalakan mesin mobil itupun menoleh kembali ke arah sang istri .


" Iya sayang ." jawab Rafa dengan lembut seperti biasanya .


Nesya mendekatkan diri ke sang suami .


Cup


Cup


Cup


Mengecup kedua pipi ditambah bibir kissable milik pasangan halalnya .


" Kenapa yang ? ."


" Tumben ? ." tanya Rafa dengan heran, ini istrinya kenapa lagi coba .


Ngak lagi kesambet setan kan .


" Mas gemesin tau ."


" Mirip bias aku ." ucap Nesya sembari mencubit kedua pipi sang suami dengan gemas .


Mau protes juga percuma, nanti malah kenapa siraman rohani dari istri, soalnya kan bumil itu selalu mode sensitif .


Bisa ngak ya diobatin sama pasta gigi khusus sensitif .


Kalau bisa, Rafa mau beli sepabrik pabriknya deh, ia rela demi ketentraman hidupnya beberapa bulan kedepan .


" Mas kenapa makin gemesin sih ."


" Ngak tau yang ."


" Dari lahir udah gini ."


" Coba kamu tanya Mama sama Papa ."


" Kan mereka yang buat ." jawab Rafa asal, eh tapi benar kan ya, ia kan hasil goyangan Mama Papa .


" Besok deh tanya ke Mama ."


" Gimana caranya punya anak gemesin kayak kamu ." balas Nesya .


" Malah di iyain. " batin Rafa dalam hati .


" Caranya ya cuma satu ." ucap Rafa santai sembari menyalakan mesin mobilnya .


" Apa ? ." tanya Nesya penasaran .


" Buat nya sama orang yang gemesin ."


" Contohnya aku ." jawab Rafa dengan pede nya .


" Hm ..." jawab Nesya hanya dengan deheman, karena saat ini ia sedang membuka handphonenya .


Baru saja ia mendapat notifikasi update episode terbaru drama chinanya .


Rafa melirik ke arah istrinya, terlihat Nesya baru saja mem play drama di handphone nya .


Udah la, pasti selama perjalanan istrinya ini akan fokus dengan handphone nya saja, suami nomer sekian .


Sekian dan terima kasih .


Beberapa puluh menit pun berlalu .


Rafa baru saja memarkirkan mobilnya di pelataran parkir rumah sakit, tempat ia akan memeriksakan sang buah hati yang masih berada di dalam kandungan sang istri .


Keduanya keluar dari mobil dan berjalan menuju rumah sakit, dengan Rafa yang melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri dengan posesif .


Takut - takut istrinya nyasar, kan ia juga yang susah .


" Udah berapa bulan kandungannya Bu ? ." tanya Nesya berbasa basi pada ibu - ibu yang duduk tepat di sebelahnya .


" Udah enam bulan ."


" Nduk udah berapa bulan ? ." tanya balik Ibu itu kepada Nesya .


" Tiga bulan Bu ." jawab Nesya sembari mengelus perutnya .


" Loh, Ibu kira udah lima bulanan ." ucap Ibu itu agak kaget, ya gimana ngak kaget, kan perut Nesya memang lebih besar dari Ibu pada umumnya dengan usia kandungan tiga bulan .


" Baru tiga bulan Bu ."


" Perutnya memang kelihatan lebih besar Bu ."


" Soalnya di dalam berdua ." Nesya menjelaskan .


Karena pada pemeriksaan sebelumya, sang dokter mengatakan bahwa janin yang Nesya kandung adalah twins .


Kabar itu membuat Rafa dan Nesya semakin bahagia .


" Buat sekali, jadinya langsung dua ." itulah perkataan Rafa ketika mengetahui babynya twins .


" Oo...kembar ya Nduk ."


" Iya Buk ."


" Dedek nya kembar ." balas Nesya .


Pembicaraan antara Nesya dan ibu itu pun berlanjut .


Sementara dua Ibu hamil sedang berbincang, Rafa memilih mengecek saham di handphone nya .


Tak lama .


" Ny Dirgantara ." panggil perawat yang berjaga .


Mendengar dirinya dipanggil, Nesya pun beranjak dari duduknya , melihat hal itu Rafa pun ikut beranjak dan dengan sigap melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri, keduanya melangkah beriringan .


" Silakan berbaring Bu ." ucap dokter tersebut .


Kemudian dokter itupun meminta Nesya untuk menyingkap baju yang menutupi perutnya.


Sang dokter mengoleskan gel ke permukaan perut Nesya yang membuncit .


" Kita lihat detak jantung dedek nya ya. "


" Wah...detak jantug keduanya bagus ." ucap Dokter itu ketiga mendengar detak jantung bayi lewat alat yang digunakan .


Rafa maupun Nesya sudah berkaca kaca saking terharunya ketika mendengar detak jantung sang buah hati .


Perasaaan bahagia yang tak terbendung oleh keduanya, bahkan Nesya sudah meneteskan air mata bahagia dari netra indahnya .


" Perkembangannya juga bagus sampai sekarang ."


" Air ketubannya juga normal ."


" Sejauh ini semuanya sehat ."


" Tinggal USG fetomaternal setelah ini ." ucap dokter .


Rafa dan Nesya bahagia mendengar penjelasan dokter, namun tetap saja, keduanya akan melakukan sesi USG lainnya .


Untuk memastikan kesehatan janin secara keseluruhan, dengan cara USG fetomaternal, untuk mengecek apakah janin mempunyai kelainanan dan sebagainya .


Rafa sebagai Daddy pastinya akan melakukan yang terbaik untuk sang buah hati tercinta .


..........❣..........


^^^Jangan lupa Like, Vote Dan Comment Yaa^^^


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


Rengat Barat


Selasa, 25 Juli 2023


Pukul 22.41Wib .


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...