
...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hingga kini jarum jam pun sudah menunjukkan pukul dua belas lewat lima menit .
Dan Nesya pun menyudahi kegiatan packing - packing persiapan pindah rumah .
Ia beranjak dari duduknya dengan susah payah, pegal soalnya .
Masih gadis aja suka pegal, jadi bumil tambah pegal pastinya .
Beranjak dari duduk dan melangkah keluar area walk in closed, lalu memasuki kamar mandi untuk sekedar mencuci muka .
Setelah selesai mencuci muka agar terlihat fresh, Nesya keluar kamar mandi dan duduk di depan meja riasnya .
Memoles wajahnya tipis - tipis, bumil harus tetap terlihat cantik bukan .
" Gue harus timbang berat badan ini ." ucap Nesya yang baru saja memperhatikan pipinya yang sudah mulai tak tirus lagi .
" Eh ..."
" Tapikan pastinya kalau periksa kandungan juga timbang berat badan ."
" Haduh ..."
" Boleh ngak timbang berat badan aja ngak sih ."
" Takut lihat angka nya ."
" Tapi kalau ngak timbang ."
" Penasaran sama berat badan ."
" Serba salah memang ." gumam Nesya yang pusing sendiri perihal berat badannya .
Emang ya, cewek itu suka pusing kalau mikirin berat badan .
Soalnya nurunin berat badan itu susahnya minta ampun, belum lagi diet nya, harus tahan godaan berbagai makanan favorit, seperti donat dan ice cream misalnya .
Ting
Bunyi notifikasi handphone Nesya yang berada dj atas ranjang .
Mendengar bunyi notifikasi, ia pun beranjak dari duduknya dan melangkah ke arah ranjang yang tak jauh dari tempatnya berada sekarang .
Ya iya ngak jauh, kan masih berada di dalam ruangan yang sama .
...Ae - In ❤...
Mas jalan pulang yang
Okey Mas
Hati - hati dijalan
" Baca novel bentar la sambil nunggu ." Nesya membuka aplikasi noveltoon dan membaca novel yang semalam belum selesai ia baca .
Yang menceritakan tentang mantan pacar yang bertemu kembali, mana kembalinya sebagai CEO ditempat di cewek bekerja lagi .
Karena Nesya baik hati dan suka berbagi, berbagi itu indah, jadi di spill judulnya nih,
" MAHASTAMA " .
Udah di spill judulnya, jadi Nesya mau lanjut baca lagi dengan fokus agar lebih terbawa perasaan .
...Ae - in ❤...
Udah dimana ?
Parkir apart
Tunggu disana aja
Setelah mengetik kan pesan dan mengirimkannya pada Rafa, Nesya pun beranjak dari duduknya .
Mengambil tas selempang dan berkas yang diperlukan dalam hal periksa kandungan .
Cklek
Ia keluar unit apartemen dan melangkah menyusuri lorong menuju lift .
Nesya memasuki lift yang akan membawanya ke lantai yang ia tuju .
Dan tak lama .
Ting
Pintu lift terbuka, ia segera melangkah keluar lift dan berjalan menuju tempat parkir, dimana Rafa sudah menunggunya .
Tok tok
Nesya mengetuk kaca mobil sang suami .
Kaca mobil terbuka dan langsung terlihat wajah sang suami yang ntah kenapa terlihat tampan hari ini .
Kan kan, bumil satu ini baru sadar apa gimana kalau suaminya emang ganteng .
Dengan segera Nesya masuk kedalam mobil, duduk dengan nyaman di kursi samping kemudi .
" Udah semua ? ." tanya Rafa sembari melihat ke arah istrinya itu .
" Udah Mas ."
" Ready buat ke dokter ." jawab Nesya dengan mantap .
Jawaban itupun mendapat respon anggukan dari Rafa .
" Mas ." panggil Nesya, membuat Rafa yang sedang akan menyalakan mesin mobil itupun menoleh kembali ke arah sang istri .
" Iya sayang ." jawab Rafa dengan lembut seperti biasanya .
Nesya mendekatkan diri ke sang suami .
Cup
Cup
Cup
Mengecup kedua pipi ditambah bibir kissable milik pasangan halalnya .
" Kenapa yang ? ."
" Tumben ? ." tanya Rafa dengan heran, ini istrinya kenapa lagi coba .
Ngak lagi kesambet setan kan .
" Mas gemesin tau ."
" Mirip bias aku ." ucap Nesya sembari mencubit kedua pipi sang suami dengan gemas .
Mau protes juga percuma, nanti malah kenapa siraman rohani dari istri, soalnya kan bumil itu selalu mode sensitif .
Bisa ngak ya diobatin sama pasta gigi khusus sensitif .
Kalau bisa, Rafa mau beli sepabrik pabriknya deh, ia rela demi ketentraman hidupnya beberapa bulan kedepan .
" Mas kenapa makin gemesin sih ."
" Ngak tau yang ."
" Dari lahir udah gini ."
" Coba kamu tanya Mama sama Papa ."
" Kan mereka yang buat ." jawab Rafa asal, eh tapi benar kan ya, ia kan hasil goyangan Mama Papa .
" Besok deh tanya ke Mama ."
" Gimana caranya punya anak gemesin kayak kamu ." balas Nesya .
" Malah di iyain. " batin Rafa dalam hati .
" Caranya ya cuma satu ." ucap Rafa santai sembari menyalakan mesin mobilnya .
" Apa ? ." tanya Nesya penasaran .
" Buat nya sama orang yang gemesin ."
" Contohnya aku ." jawab Rafa dengan pede nya .
" Hm ..." jawab Nesya hanya dengan deheman, karena saat ini ia sedang membuka handphonenya .
Baru saja ia mendapat notifikasi update episode terbaru drama chinanya .
Rafa melirik ke arah istrinya, terlihat Nesya baru saja mem play drama di handphone nya .
Udah la, pasti selama perjalanan istrinya ini akan fokus dengan handphone nya saja, suami nomer sekian .
Sekian dan terima kasih .
Beberapa puluh menit pun berlalu .
Rafa baru saja memarkirkan mobilnya di pelataran parkir rumah sakit, tempat ia akan memeriksakan sang buah hati yang masih berada di dalam kandungan sang istri .
Keduanya keluar dari mobil dan berjalan menuju rumah sakit, dengan Rafa yang melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri dengan posesif .
Takut - takut istrinya nyasar, kan ia juga yang susah .
" Udah berapa bulan kandungannya Bu ? ." tanya Nesya berbasa basi pada ibu - ibu yang duduk tepat di sebelahnya .
" Udah enam bulan ."
" Nduk udah berapa bulan ? ." tanya balik Ibu itu kepada Nesya .
" Tiga bulan Bu ." jawab Nesya sembari mengelus perutnya .
" Loh, Ibu kira udah lima bulanan ." ucap Ibu itu agak kaget, ya gimana ngak kaget, kan perut Nesya memang lebih besar dari Ibu pada umumnya dengan usia kandungan tiga bulan .
" Baru tiga bulan Bu ."
" Perutnya memang kelihatan lebih besar Bu ."
" Soalnya di dalam berdua ." Nesya menjelaskan .
Karena pada pemeriksaan sebelumya, sang dokter mengatakan bahwa janin yang Nesya kandung adalah twins .
Kabar itu membuat Rafa dan Nesya semakin bahagia .
" Buat sekali, jadinya langsung dua ." itulah perkataan Rafa ketika mengetahui babynya twins .
" Oo...kembar ya Nduk ."
" Iya Buk ."
" Dedek nya kembar ." balas Nesya .
Pembicaraan antara Nesya dan ibu itu pun berlanjut .
Sementara dua Ibu hamil sedang berbincang, Rafa memilih mengecek saham di handphone nya .
Tak lama .
" Ny Dirgantara ." panggil perawat yang berjaga .
Mendengar dirinya dipanggil, Nesya pun beranjak dari duduknya , melihat hal itu Rafa pun ikut beranjak dan dengan sigap melingkarkan tangannya ke pinggang sang istri, keduanya melangkah beriringan .
" Silakan berbaring Bu ." ucap dokter tersebut .
Kemudian dokter itupun meminta Nesya untuk menyingkap baju yang menutupi perutnya.
Sang dokter mengoleskan gel ke permukaan perut Nesya yang membuncit .
" Kita lihat detak jantung dedek nya ya. "
" Wah...detak jantug keduanya bagus ." ucap Dokter itu ketiga mendengar detak jantung bayi lewat alat yang digunakan .
Rafa maupun Nesya sudah berkaca kaca saking terharunya ketika mendengar detak jantung sang buah hati .
Perasaaan bahagia yang tak terbendung oleh keduanya, bahkan Nesya sudah meneteskan air mata bahagia dari netra indahnya .
" Perkembangannya juga bagus sampai sekarang ."
" Air ketubannya juga normal ."
" Sejauh ini semuanya sehat ."
" Tinggal USG fetomaternal setelah ini ." ucap dokter .
Rafa dan Nesya bahagia mendengar penjelasan dokter, namun tetap saja, keduanya akan melakukan sesi USG lainnya .
Untuk memastikan kesehatan janin secara keseluruhan, dengan cara USG fetomaternal, untuk mengecek apakah janin mempunyai kelainanan dan sebagainya .
Rafa sebagai Daddy pastinya akan melakukan yang terbaik untuk sang buah hati tercinta .
..........❣..........
^^^Jangan lupa Like, Vote Dan Comment Yaa^^^
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
Rengat Barat
Selasa, 25 Juli 2023
Pukul 22.41Wib .
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...