
...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........β£..........
.......
Pagi ini adalah pagi terakhir sebelum pasangan pengantin baru itu kembali ke tanah air .
Dan sudah sedari semalam Nesya mem packing barang - barang mereka .
Dua koper berisi oleh - oleh untuk para orang tua dan sahabat .
Dan tiga koper berisi barang - barang Nesya dan Rafa beserta barang - barang yang mendukung perbucinan Nesya .
Keduanya akan melakukan penerbangan pada pukul 11.15 wib, dan kemungkinan akan sampai di tamah air sekitar pukul 18.15 Wib waktu indonesia bagian barat .
Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 08.25 pagi . keduanya sudah selesai sarapan beberapa menit yang lalu .
Keduanya memutuskan untuk bersantai saja di hotel sebelum nanti berangkat menuju bandara sekitar pukul 09.40 wib .
Bersantai dengan Nesya yang duduk di sofa dan Rafa yang berbaring berbantalkan paha sang istri . posisi nyaman Rafa pastinya .
Sembari menonton serial drama china kesukaan sang istri . Rafa hanya mengikuti saja, ia tidak berani berkomentar apa - apa mengenai kegemaran sang istri. takut - takut jika nanti jiwa macan sang istri berkobar .
Cup
Cup
Cup
Rafa menciumi perut rata sang istri, ntah apa tujuannya .
" Mas ngapain cium - cium perut aku ? ." tanya Nesya heran . pasalnya ia bingung dengan tingkah sang suami .
" Lagi cium anak aku lah ."
" Anak ? ."
" Heeh ...baby junior made in Rafa ."
" Baru aja nikah ."
" Ngak mungkin langsung hamil ." elak Nesya . iyakan baru aja nikah seminggu yakali langsung hamil .
" Bisa ya sayang ."
" Bibit kecebong punyaku itu premium tau yang ."
" Perlu bukti ? ."
" Coba aja buktiin kalau bisa ." tantang Nesya .
" Liat aja ntar ."
" Sebulan lagi pasti bakalan ada anak aku disini ." ucap Rafa sembari mengelus elus perut rata sang istri .
" Iyain , semoga berhasil Bapak Dosen ."
Perbincangan diantara keduanya pun berlanjut , dan tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 09.20 .
Rafa dan Nesya kemudian bersiap untuk menuju bandara , tepat pukul 09.40 mereka menaiki taksi yang akan membawanya ke bendara .
Pesawat take off tepat pukul 11.15 wib . penerbangan memakan waktu sekitar tujuh jam lima belas menit .
Selama penerbangan Nesya yang memang memiliki hobi tidur melakukam hobinya tersebut, ia hanya bangun ketika Rafa membangunkannya untuk makan . selebihnya ia lanjut menyelam ke alam mimpi .
" Bangun sayang ."
" Heem ."
" Bangun, bentar lagi kita landing ."
Nesya dengan mata yang masih lima belas waty itupun terpaksa membuka mata .
Pesawat pun landing, keduanya keluar dari pintu pesawat .
Selesai mengambil koper, keduanya berjalan keluar bandara .
Ternyata diluar bandara keluarga keduanya sudah menunggu pengantin baru yang baru pulang honeymoon itu .
Disana terlihat Papi Mami dan Mama Papa, tidak terlihat adanya Rui maupun Fisya . ntah la mungkin Bang Rui sedang kencan dan Fisya sibuk dengan tugas sekolahnya .
" Adek kangen Mami ." ucap Nesya disela pelukannya dengan sang Mami tercinta .
" Mami juga kangen banget sama adek ." balas sang Mami .
" Ngak kangen sama Papi ? ."
" Kangen juga ." Nesya lalu bergantian memeluk sang Papi .
" Mantu Mama ngak kangen sama Mama nih ? ."
" Kangen juga dong ." Melepas pelukan dari sang Papi kemudian memeluk Mama mertua tercinta .
Tak lupa ia juga bersalaman dengan Papa mertua . ingat ya ngak dipeluk juga, agak gimana gitu kalau peluk Papa mertua, aneh gitu trus berasa ngak sopan .
Sedangkan Rafa yang memang orangnya agak cuek, eh cuek beneran bukan agak cuek deh, ia hanya diam melihat kelakuan sang istri .
Acara penyambutan pengantin baru yang Badu saja pulang honeymoon itu pun akhirnya selesai dibarengi dengan acara makan malam bersama terlebih dahulu.
Dan saat ini keduanya sudah berada di apartemen .
Kerjaan tiada habis kalau kata Rafa . ya iyalah ngak ada habisnya . kan dirinya CEO yang juga merangkap sebagai Dosen .
Rafa sedang menyiapkan materi untuk para mahasiswanya di awal ia mengajar setelah cuti selama satu minggu lebih .
Setelah selesai dengan itu, Rafa melangkah menuju ranjang, merebahkan diri di ranjang lalu memeluk pinggang sang istri . kemudian menutup matanya guna mengistirahatkan tubuh serta fikiran nya dan agar esok hari ia bisa menjalani rutinitas hariannya dengan sebaik mungkin .
πππ
Suara ayam berkokok pertanda fajar sudah menyapa . membangunkan seorang perempuan yang sudah merangkap sebagai istri .
Nesya beranjak dari ranjang, melangkah memasuki kamar mandi untuk sekedar menggosok gigi dan mencuci muka .
Lalu ia menuju dapur, berniat membuatkan sarapan untuk sang suami .
Membuka kulkas yang di dalamnya terdapat telur, bawang Bombay, cabai, susu, jus , roti dan sosis . barang - barang yang Nesya beli semalam. Nesya membelinya menggunakan pemesanan online yang tidak sampai satu jam sudah sampai .
Bahkan Nesya memesan barang - barang tersebut ketika ia sedang dalam perjalanan menuju apartemen. dan ketika mereka sampai apartemen, tak lama pesanan Nesya sudah sampai .
Nesya mengambil bawang Bombay, cabai beserta sosis dari dalam kulkas, ia berniat membuat nasi goreng sosis pagi ini . beserta roti bakar dengan selai coklat . karena hanya ada selai coklat dikulkas, yang merupakan stok selai milik Rafa .
Tak sampai tiga puluh menit sarapan sudah tersaji di meja makan .
Nesya lanjut membersihkan dapur sejenak .
Selesai membersihkan dapur beserta peralatannya, ia kembali menuju kamar .
Cklek
Ketika pintu kamar terbuka , terlihat disana Rafa yang sedang berdiri di depan kaca sedang memakai dasi .
Nesya pun menghampiri sang suami .
" Biar aku aja ." Nesya menghentikan tangan Rafa yang akan menyimpulkan dasi .
Nesya dengan perlahan menyimpulkan dari sang suami . tak lama dasi tersebut sudah berbentuk segitiga dengan rapi .
Ya Nesya memang jagonya dalam hal menyimpulkan dasi, karena semasa sekolah ia sudah terbiasa dengan hal itu, bahkan banyak teman laki - laki di kelasnya yang memintanya untuk menyimpulkan dasi mereka .
Setelah selesai dengan urusan dasi sang suami, Nesya lalu melangkah memasuki kamar mandi .
Sembari menunggu sang istri selesai mandi, Rafa menyiapkan tas kerjanya beserta beberapa berkas yang diperlukan .
πππ
" Mas kerja dulu sayang ." pamit Rafa yang di sudahi dengan mengecup kening sang istri .
Nesya pun menyalami tangan sang suami . ini adalah pengalaman pertama mengantar kepergian sang suami untuk berangkat bekerja .
" Kalau butuh sesuatu kabarin Mas ."
" Iya ."
" Mas pergi dulu ."
" Assalamualaikum ."
" Waalaikumsalam ." Rafa pun keluar apartemen sembari membawa tas kerja, tak lupa kunci mobil yang juga berada di genggamannya .
Cklek
Pintu apartemen ditutup kembali dari luar oleh Rafa . ini pamitan kerja ala pengantin baru bukannya diluar pintu, malah di dalam apartemen .
Setelah Rafa berangkat kerja, Nesya kembali ke kamar mereka, mengambil laptop dari dalam laci, lalu membawanya ke meja kerja sang suami .
Membuka dan menghidupkan laptot tersebut berniat ingin melanjutkan pembuatan skripsi nya yang sudah tertunda selama seminggu .
" Eh lupa ngambil buku - buku nya ."
Nesya berjalan menuju rak yang bertingkat lima, berisi buku - buku milik Rafa dan sebagian buku Nesya . buku milik Nesya hanya mengisi rak bagian terakhir dan tak sampai sepertiga bagian tersebut .
Setelah mendapatkan buku yang diinginkan, Nesya lalu membawanya ke meja yang di atas nya terdapat laptop yang sudah menyala .
Nesya memulai melanjutkan penulisan skripsi miliknya dengan tenang .
..........β£..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
...Sorry Kalau Banyak Typo Dan Kesalahan Dalam Penulisan ...
...Soalnya Author Nulisnya Disaat Masih Lumayan Meriang...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
22 Februari 2023
Pukul 21.35 Wib .
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan β€...