
...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
Cklek
Rafa menutup pintu apartemen ketika mereka berdua sudah keluar beserta dua koper yang akan mereka bawa ke bandara .
" Ada yang ketinggalan lagi ngak yang ? ." Tanya Rafa, mana tau ada yang ketinggalan kan bisa diambil, daripada ingat ada yang ketinggalan pas udah di bandara, kan repot.
" Emmm..." Nesya berfikir sejenak, mengingat ngingat beberapa barang .
" Ngak ada kayaknya sih ."
" Oke kalau gitu ."
" Yuk turun kebawah ." ajak Rafa kepada sang istri .
Keduanya berjalan dengan Rafa yang membawa dua koper dan Nesya yang hanya membawa tas selempang kecil.
Mungkin ini adalah salah satu keuntungan punya suami . bisa disuruh bawa - bawa barang .
" Kamu nyetir sendiri Mas ? ." tanya Nesya disela langkah mereka menuju lobi.
" Nanti mobilnya gimana kalau ke bandara cuma berdua ."
" Enggak ."
" Ada Pak Adi dibawah yang bakalan nyetir ."
" Nanti mobilnya dibawa Pak Adi kerumah Mama ."
" Ooh oke ." Angguk Nesya .
Tak lama pasangan suami istri yang akan berangkat honeymoon itu sudah duduk di jok belakang mobil dengan Pak Adi yang menjadi supir mereka .
Dan koper keduanya yang sudah ada di bagasi .
Mobil pun melaju menuju bandara .
Rafa langsung mengeluarkan koper keduanya dari bagasi setelah mereka sampai di bandara .
" Makasih Pak Adi ."
" Sama - sama Mas ."
" Langsung pulang aja Pak ."
" Mobilnya taruh di garasi ."
" Mobilnya tolong dipanaskan mesinnya setiap hari ya ." pinta Rafa .
" Iya Mas sipp ."
" Saya pamit pulang kalau gitu ."
" Assalamualaikum ."
" Waalaikumsalam ."
Setelah Pak Adi berlalu pergi, Rafa berjalan memasuki bandara membawa dua koper dan Nesya yang juga berjalan disampingnya .
Niat hati ingin merengkuh pinggang sang istri, namun tak bisa terlaksana karena kedua tangannya membawa koper .
Keduanya melakukan check in kemudian menunggu di lounge bandara sebelum beberapa saat lagi mereka segera menaiki pesawat .
Nesya membeli beberapa camilan untuk menemani mereka menunggu .
Dan juga membeli minuman untuk Rafa yaitu latte .
Mereka menunggu sembari menikmati camilan, tak terasa beberapa menit sudah berlalu, dan baru saja terdengar pengumuman agar mereka segera memasuki pesawat.
Keduanya langsung berjalan untuk memasuki pesawat .
Tak lama Rafa dan Nesya sudah duduk di kursi mereka yang bersebelahan.
Perjalanan yang akan mereka tempuh kurang lebih 7 jam 15 menit .
Selama perjalanan keduanya menikmati penerbangan yang nyaman dan perut mereka juga nyaman karena baru saja mereka makan malam di dalam pesawat .
Nesya memejamkan mata, rasanya mengantuk sekali .
Rafa yang melihat sang istri terlihat memejamkan mata, tangannya dengan lembut mengelus kepala sang istri dengan sayang .
Elusan itu seketika membuat Nesya nyaman dan tak berapa lama sudah mengarungi lautan mimpi .
" Udah tidur aja ." gumam Rafa yang mendengar nafas Nesya yang beraturan . pertanda sudah tidur .
Pukul 20.15 wib pesawat yang mereka tumpangi sudah landing di seoul .
Keduanya saat ini sedang menunggu koper mereka yang berjalan di conveyor bandara .
Tak lama Rafa sudah membawa dua koper mereka, dan mereka langsung berjalan keluar bandara .
" Saya jalan keluar bandara ." ucap Rafa lewat telfon kepada supir yang menjemput mereka .
Rafa segera memasukkan koper ke bagasi dibantu oleh supir yang menjemputnya .
" Hotello godjang gago sipgeona meonjeo eodilonga gago sipda ? ." tanya supir tersebut .
"Langsung ke hotel atau ingin pergi ke suatu tempat terlebih dahulu ? ."
" Balo hotello ." jawab Rafa dengan bahasa korea .
" Langsung ke hotel ."
Mobil pun melaju ke jalanan membawa mereka menuju hotel . tadi Rafa sudah menyebutkan hotelnya kepada supir tersebut .
" Gamsahabnida ." ucap Nesya kepada sang supir ketika Rafa sudah mengeluarkan koper mereka dari bagasi .
" Gwaenchanseummida ."
Rafa dan Nesya berjalan beriringan memasuki hotel setelah tadi Rafa sempat mengambil kartu kunci hotel sesuai kamar yang sudah di reservasi beberapa hari sebelum mereka berangkat .
Keduanya memasuki lift yang akan membawa mereka ke kamar hotel .
Ting
Lift pun sampai di lantai yang mereka tuju.
" Mas bentar deh diem dulu ." ucap Nesya yang saat itu juga membuat Rafa menghentikan langkahnya ."
" Kenapa yang ? ." tanya Rafa heran .
" Siniin kopernya satu ." Nesya mengambil satu koper dari tangan Rafa .
" Kok diambil ? ."
" Gpp ." Nesya .
" Kamu jalan aja ."
" Aku pengen fotoin kamu dari belakang ."
" Ooo oke ."Rafa menuruti keinginan sang istri .
Rafa pun lanjut berjalan dan Nesya yang bersiap mengambil foto Rafa dari belakang .
Setelah selesai mem foto sang suami, Nesya segera mempercepat langkahnya menyusul langkah Rafa .
Cklek
Kunci pintu terbuka setelah Rafa menempelkan kartu kamar .
Rafa segera membuka pintu dan keduanya masuk ke dalam kamar hotel.
" Kamu mandi dulu sayang ."
" Baru gantian aku ." ucap Rafa setelah menaruh kopernya.
Nesya menganggukkan kepalanya pertanda iya.
Ia segera berjalan memasuki kamar mandi .
Kurang lebih sepuluh menit Nesya membersihkan diri, dan sekarang ia sudah keluar dari kamar mandi hanya mengenakan kimono. karena tadi ia langsung memasuki kamar mandi tanpa membawa baju ganti .
Rafa segera beranjak dari ranjang menghampirinya .
" Cepetan pakai baju yang ."
" Takutnya aku khilaf ." bisik Rafa tepat di telinga Nesya, membuat bulu kuduknya seketika berdiri .
Setelah mengucapkan itu, Rafa langsung memasuki kamar mandi .
" Huhhh ."
" Cuma dibisikin gitu aja merinding gue ."
" Hiiiii ." Nesya bergidik ngeri .
Segera ia membuka koper dan memakai pakaiannya .
Setelahnya ia merebahkan diri di ranjang guna mengistiratkan tubuhnya .
Namun tanpa sengaja ia malah terlena dan mengarungi lautan mimpi indah, eh ngak juga, sering mimpi buruk soalnya .
Rafa keluar kamar mandi dengan handuk yang melilit pinggangnya .
Berjalan menuju koper dan membukanya, mengambil baju kaos dan celana pendek yang nyaman untuk tidur .
Selesai perpakaian, Rafa berjalan menuju ranjang.
" Udah tidur aja ." ucap Rafa ketika melihat sang istri sudah terlelap .
Ia segera menaiki ranjang dan memeluk sang istri, kemudian memejamkan mata menyusul Nesya ke alam mimpi guna menghilangkan penat ditubuhnya setelah beberapa jam penerbangan .
Eughhh
Nesya membuka matanya, mengedipkan mata beberapa kali guna menyesuaikan caranya .
Menolehkan kepalanya kesamping dimana ia langsung melihat wajah sang suami yang hanya berjarak beberapa senti itu .
Nesya memandangi wajah tampan suaminya sejenak sebelum tangannya twrulur mengambil handphone diatas nakas samping ranjang tanpa melepaskan pelukan Rafa di pinggangnya .
Mambuka akun sosial media nya, ia berniat mem post foto Rafa yang tadi ia ambil di lorong hotel .
SyaaXavier
Disukai oleh AzzuraYn dan 10.110 lainnya .
SyaaXavier ❤
DevinaWjy Jangan lupa oleh - oleh para bujang buat gue
Zelliandra Mau kemana kak Sya ?
AzzuraYn Bawain Haechan ya Sya
WellinCha Liburan ya Kak Sya
JuanCris Pasti masih gantengan gue daripada tu cowok
DavidAg Sebelum bendera putih berkibar, masih ada harapan
Eh bendera putih kata David, berarti sebel innalillahi masih ada harapan dong, ni anak satu niat jadi pebinor apa gimana .
..........❣..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Senin, 6 Februari 2023
Pukul 22.04 Wib.
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan ❤...