My Husband Lecturer

My Husband Lecturer
Bab 35. Sidang



...Jalan Lupa Vote Dan Comment Yaa......


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


.......


Nesya dan Zura berjalan menyusuri koridor fakultas.


Dan terdengar beberapa sapaan dari teman temannya, anggap aja teman


" Pagi Sya ."


" Pagi ." jawab Nesya.


" Semangat ujiannya ya Sya ." ya mereka tau jika Nesya akan ujian, karena mahasiswi yang akan ujian mengenakan baju kebaya putih, rok batik dan jilbab hijau.


Peraturan di fakultas ini jika ujian harus mengenakan setelan baju tersebut.


" Iya makasih ." Nesya.


" Pagi Sya, tambah cantik aja pakai kebaya ."


" Pagi Sya ."


" Pagi Vin ."


" Pagi Vina Cantik ."


Mereka berdua membalas sapaan tersebut wlaupun terkadang ngak kenal siapa yang barusan nyapa.


Kuncinya cuma satu, balas aja sapaan dengan senyum ramah. selesai.


" Ini paper bag berat banget Sya, lo isi batu atau gimana ! ." gerutu Zura yang membantu Nesya membawa paper bag tersebut.


" Nih gue kasih tau apa aja isinya, isinya tu martabak mesir lima kotak, buah yang udah dipotong lima pack, trus air mineral lima botol, sama tisu satu, eh salah salah, semuanya pokoknya delapan set martabak, buah, air mineral, soalnya kan yang tiganya buat gue, lo sama Vina. " Nesya menjelaskan.


" Sebagai teman yang baik gue harus inget kalau kalian butuh camilan juga, gimana? baik kan gue ." Ucap Nesya menyombongkan diri.


" Palingan juga belinya ngak pakai uang lo makanya inget beliin gue sama Vina ." tebak Vina.


" Tebakan lo 100 % benar , mumpung dibayarin Bang Rui makanya gue beliin ."


" Kan sayang kalau pakai uang gue, mendingan uang gue buat nafkahin bujang bujang kesayangan ."


" Gue jadi pengen punya abang deh Sya ."


" Lo kan punya kakak cewek, gue aja pengen punya kakak cewek, biar bisa ke salon bareng ." ucap Nesya.


" Kakak gue nyeremin kayak kak Ros Sya ."


" Abang gue sering nyebelin ." Nesya.


" MasyaAllah harus naik tangga, kenapa juga ujiannya harus di lantai dua sih ." gerutu Zura.


" Ya mana gue tau, gue kan ikan ." jawab Nesya lalu terkekeh.


" Udah yuk buruan Ra, gue takut telat, harus tata semua snack dulu lagi ."


" Gue juga harus baca baca skripsi lagi, takut tiba - tiba amnesia trus ngak bisa jawab ."


" Ya ini kan kita juga lagi jalan naik tangga Sya ." ucap Zura.


" Dicepatin Ra langkah kakinya ."


" Untung bestie, kalau bukan udah gue buang lo di kutub ." gerutu Zura.


Dan akhirnya mereka tiba di pintu ruangan bertuliskan ruang 7.14 di lantai 2 ( Ruangan author pas ujian ini ).


Mereka berdua segera masuk ke dalam ruangan dan menata snack dan lain - lain.


Nesya segera duduk di kursi khusus peserta sidang. sedangkan Zura duduk di kursi khusus penonton sidang.


" Ra, kok gue deg deg an ya, coba deh lo pegang dada gue ." ucap Nesya sambil memegang dadanya sendiri dan merasakan detak jantungnya yang lebih cepat dari biasanya.


" Ya iyalah deg deg an jantung lo, kalau enggak ya mati ." ucap Zura jujur sekali emang.


" Sepuluh menit lagi sidang lo Sya. belajar yang bener dulu gih ."


" Iya Ra iya ."


" Habis lo sidang kita lihat sidangnya Vina di ruang 7.15 jam sepuluh ."


" Iya Ra, aduh gue lupa belum beli buket buat Vina ." ucap Nesya sembari menepuk jidat nya.


" Gue juga belum, kita bawa aja Vina ke tempat buket, suruh dia pilih sendiri, beres deh ."


" Lo juga nanti pilih sendiri mau buket yang gimana dari gue ." ucap Zura.


" Gue udah google buket yang gue mau, bentar gue buka galeri ." Nesya membuka galeri hand


nih lihat, gue mau yang kayak gini ya ." ucap Nesya sambil menunjukkan foto buket di handphonenya.



" Gue mau yang gini ." ucap Nesya.



" Oke, nanti lo tunjukin aja foto ini ke orang buketnya, biar dibuatin yang sama ." Zura.


" Okee, nanti gue bakalan kirimin foto yang gue mau ."


" Ujian aja belum udah request buketnya harus gini gini , lima menit lagi ujian dimulai Sya ."


" Iya loh Ra, nih gue lagi belajar ini ." ucap Nesya sembari membuka lembaran skripsi nya.


" Assalamualaikum..." ucap Rafa memasuki ruangan diikuti beberapa dosen lainnya yang juga masuk bersamaan.


Kemudian beberapa mahasiswa juga ikut masuk guna menyaksikan ujian.


" Baik karena semua sudah hadir, bisa kita mulai seminar proposal nya, kepada ananda dipersilahkan .


" Assalamu’alaikum. Selamat pagi Bapak Drs. H. Zaini Ali, M.Si dan Bapak Irwan Gesni, S.Sos., M.Si selaku dosen penguji serta Bapak Rafardhan Dirgantara S.IP., M.Si dan Bapak Kevin Dewantara S.Ip., M.Si selaku dosen pembimbing.


Saya ucapkan terima kasih sudah berkenan hadir pada agenda sidang skripsi ini. Selain itu, saya ucapkan terima kasih juga kepada rekan-rekan yang sudah hadir untuk menyaksikan dan mendukung presentasi saya.


Perkenalkan, saya Nesya Xavier dan mohon izin hari ini saya menyampaikan proposal saya yang berjudul Evaluasi Pelaksanaan Fungsi Kepala Desa Dalam Penyelenggaraan Ketentraman Di Desa .....Kecamatan....Kabupaten....."


Setelah kata pembuka ujian yang diucapkan Nesya, ia lalu menjelaskan isi proposalnya menggunakan PPT dari mulai metode penelitian dan lain sebagainya.


" Demikian presentasi mengenai proposal saya. mohon masukan dari Bapak. kurang lebihnya saya mohon maaf. wassalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh ."


" Karena ananda Nesya Xavier sudah selesai mempresentasikan proposal nya. kepada Bapak penguji dipersilahkan memberi masukan dan saran yang sekiranya dapat membantu agar proposal ini dapat menjadi lebih baik untuk menjadi sebuah skripsi ."


" Saya sebagai dosen penguji ingin bertanya kepada ananda Nesya Xavier. mengapa anda memilih untuk mengangkat judul tersebut ? dan mengapa anda memilih untuk menggunakan metode kualitatif. " pertanyaan yang diajukan oleh Bapak Zaini Ali.


" bla bla bla..." Nesya menjawab dengan lancar pertanyaan tersebut.


Dosen penguji lain juga memberikan pertanyaan, tak terkecuali Rafa dan Kevin sebagai dosen pembimbing juga mengajukan beberapa pertanyaan.


" Terimakasih atas saran dan masukan yang Bapak berikan kepada saya, saya akhiri wassalamualaikum Wr. Wb ."


" Kami sebagai dosen penguji dan pembimbing sudah berdiskusi, dengan ini kami sepakat memberikan nilai A kepada ananda Nesya Xavier ."


" Sekian seminar proposal ananda Nesya Xavier, wassalamualaikum Wr. Wb ."


' Maaf kalau kata - kata dalam sidang ada yang salah, soalnya author udah lupa, maklum la ya namanya juga manusia .'


Para dosen segera meninggalkan ruangan sidang tersebut.


Nesya pun segera membereskan barang barangnya diatas meja.


Aura menghampiri Nesya dan membantu merapikan beberapa berkas.


" Huhh....akhirnya selesai juga Ra, tadi gue nervous parah tau ." ucap Nesya.


" Untung aja otak gue bisa diajak kerjasama buat jawab pertanyaan ." Nesya.


" Liat lo sidang gue jadi ikutan nervous juga Sya, haduh gimana ya gue pas ujian, minggu depan pula gue ujian ." ucap Zura.


" Gue doain deh semoga ujian lo lancar Ra ."


" Ngomong ngomong siapa dosen penguji lo Ra ? ." tanya Nesya sambil memasukkan barang baranya kedalam tas.


" Laki lo yang jadi dosen penguji gue, pas liat jadwal dan baca nama dosen penguji, gue udah pasrah sebelum ujian tau Sya ." ucap Zura dengan mula pasrah nya.


" Semoga sukses deh, intinya lo harus paham isi proposal lo, itu aja sih saran gue ."


" Iya Sya, yaudah yuk langsung ke ruang sebelah, Vina pasti udah diruangan ." ajak Zura setelah mereka berdua selesai membereskan barang - barang Nesya dan memasukkannya kedalam tas.


" Ayo..." ucap Nesya lalu beranjak dari kursinya.


Mereka berdua keluar dari ruangan.


Dan tiba tiba ada suara yang menginterupsi mereka.


" Sya.." Suara laki - laki tersebut memanggil Nesya.


Nesya lalu melihat kearah kanan dimana sura tersebut berasal.


" Ini buat kamu, selamat ya udah lulus sidang proposal ." ucap lelaki tersebut sembari menyerahkan buket bunga mawar merah berukuran lumayan besar.


Dan tanpa mereka sadari, ada seseorang yang sedang melihat kearah mereka dengan wajah datar dan tatapan dingin disertai kepalan tangan yang semakin mengerat.


..........❣..........


...Jangan Lupa Like, Vote dan Comment Yaa......


...Jangan Lupa Follow Author Juga......


...See You Next Chapter...


Rengat Barat


Minggu, 27 November 2022


Pukul 21.36


...Salam Sayang Dari Namja Chingu Sunflower...


...Haechan black hair nggawe aku tambah tresno...