My Husband Lecturer

My Husband Lecturer
Bab 102 . Suami Orang



...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


Nesya sedang berbaring di atas ranjang sembari memainkan ponselnya, ia sedikit bosan saat ini .


Dengan iseng membuka galeri , men scroll disana, dan tanpa sengaja menemukan foto sang suami disana .


" Post foto suami ah ."


" Kita post foto Daddy ya Dek. " ucap Nesya sembari mengelus perutnya yang masih rata .


Sementara di belahan bumi lain, eh enggak, di kampus tepatnya .


Rafa yang masih duduk dengan beberapa dosen lainnya, yang baru saja menjadi penguji sidang .


Ting


Ia membuka handphone nya , ada notifikasi instagram disana .


Membukanya, dan ternyata Kevin, orang yang saat ini duduk di sebelahnya men tag nya .


Dengan cepat Rafa membuka , ternyata oh ternyata .


Rafa terkejut bukan main, istrinya yang katanya belum siap go publik mem post foto dirinya di akun media sosial , akun pribadi milik Nesya.


Senyum di wajah Rafa seketika terbit .


Ia langsung mengomentari postingan sang istri, karena Rafa orangnya simple, ia hanya mengomentari dengan emoji love disana .


Syaaxavier



Disukai oleh Azzurayn dan 14.449 lainnya .


Syaaxavier ❀


Devinawjy Wihh go publik nih


Rafisyadgntr Hot Daddy ya Kak


Kevindwntr Liat bro @Rafardhandgntr


Vidiana Ini beneran Pak Rafa


Dimasmhs akhirnya diakui sama istri


Nisyana Ini seriusan Bapak dosen ganteng


Kevindwntr gua yang jawab iya @Vidiana @Nisyana


Rafardhandgntr ❀


Allzicoo Kalo saingan nya Pak Rafa ya gue mundur teratur


RafindraAg Okelah, gue mundur , bye Sya


Ninaalyaa Kolom komentar ke isi Pak Rafa pakai emoji love, hati gue langsung krek krek


Disyaangis Saya mengucapkan, selamat patah hati untuk para mahasiswi kampus Dirgantara .


" Dosen disebelah gue kesambet kayaknya ."


" Saking bahagianya diakui sama istri ." ucap Kevin sembari melirik ke arah Rafa yang masih menyunggingkan senyum di wajah tampannya .


" Iri bilang ."


" Makanya cepetan cari istri ." balas Rafa yang mendengar ucapan Kevin barusan.


" Atau mau gue jodohin sama sahabatnya istri gue ."


" Zura sama Vina maksud lo ? ." tanya Kevin .


" Siapa lagi kalau bukan mereka ."


" Nanti gue ngikutin jejak lo kalau sampai nikah sama salah satu dari mereka ."


" Ngak masalah kalau lo mau " jawab Rafa .


" Gue duluan ."


" Mau kelonan sama istri ." ucap Rafa yang kemudian berlalu meninggalkan Kevin yang sedang berfikir , apakah ia akan menyusul Rafa yang menikahi mahasiswi sendiri .


Ntah la, hanya Allah yang tahu .


πŸ’šπŸ’šπŸ’š


Rafa melangkah keluar dari ruangan sidang, berjalan menyusuri lorong dan menuruni tangga.


" Nesya beruntung banget ya jadi istri Pak Rafa. "


" Suami orang guys ."


" Gue ngak nyangka kalo ternyata istrinya Pak Rafa itu Nesya ."


" Pantes aja Pak Rafa tadi panik pas Nesya mau pingsan diruangan. "


" Ya iyalah panik, kan istrinya. "


Rafa sekilas mendengar ucapan - ucapan dari mahasiswa dan mahasiwinya di sepanjang koridor .


Ting ting tingggg


Ia mengambil handphone di saku jasnya, menerima telfon dari sang istri .


" Assalamualaikum yang. "


" Iya ini masih di koridor ."


" Yaudah aku jalan ke parkir mahasiswa nyamperin mereka buat ambil barang - barang kamu ." ucap Rafa , karena kan tadi barang - barang Nesya dibawa oleh kedua sahabatnya itu.


Rafa melanjutkan langkahnya menuju parkir mahasiswa .


" Nah dateng juga orangnya ." ucap Zura .


" Ini Pak barang - barangnya Nesya ." Vina memberikan barang Nesya kepada Rafa .


Dan langsung diterima oleh sang empu.


" Makasih ." ucap Rafa .


" Sama - sama ." jawab keduanya kompak, emang kalau sahabat tu gitu, suka kompak tanpa aba - aba sebelumnya .


Rafa pun berlalu dari hadapan keduanya, ia melangkah menuju parkir dosen .


Masuk kedalam mobil dan meletakkan barang - batang sang istri ke atas kursi samping kemudi, ya daripada kosong, anggap aja yang ada disitu adalah sang istri .


Rafa melajukan mobilnya ke jalanan dengan kecepatan sedang .


Beberapa menit kemudian ia memarkirkan mobilnya di halaman rumah keluarga Xavier .


Keluar dari mobil tanpa membawa barang - batang Nesya, karena percuma saja dibawa masuk, nanti juga akan dibawa pulang ke apartemen.


"Assalamualaikum ." ucap Rafa memasuki rumah mertuanya .


" Waalaikumsalam Raf ." jawab Mami yang sedang duduk di sofa ruang keluarga dengan TV yang menyayangkan sinetron emak - emak .


Jangan sampai diganggu kalau lagi posisi seperti ini, bisa kena amuk , apalagi sampai mengganti channel, bisa dilempar pakai vas bunga .


" Nesya dikamar Raf ."


" Trus katanya mau tidur ." ucap Mami pada menantunya itu .


" Kamu ke kamar aja temenin istri kamu ."


" Biasanya kalau lagi hamil muda sukanya ditemenin suami ." Mami.


" Yaudah, Rafa ke atas dulu ya Mi. " pamit Rafa .


" Iya Raf ."


Rafa pun berlalu dari hadapan Mami, ia menaiki satu persatu anak tangga menuju kamar sang istri .


Cklek


Terlihat disana Nesya sedang nemeluk boneka kesayangannya, sembari memejamkan mata .


Rafa melangkah menuju ranjang, ia meraoikan anak rambut yang menutupi wajah sang istri.


Nesya yang terganggu pun membuka matanya


" Mas udah pulang ." tanyanya, ini pertanyaan apa pernyataan ya Sya .


" Udah, buktinya udah disini ." jawab Rafa .


" Peluk ." pinta Nesya .


Rafa langsung merebahkan diri di ranjang, menarik Nesya dan mendekapnya .


" Tidur lagi. "


" Dedek butuh istirahat ." ucap Rafa , yang di jawab anggukan pelan oleh Nesya.


Lalu keduanya mulai terlelap memasuki alam mimpi.


πŸ’šπŸ’šπŸ’š


Nesya membuka matanya, ia masih berada di dalam dekapan hangat sang suami .


Ia terbangun karena merasa lapar, maklum la ya, bumil emang suka lapar .


Membayangkan betapa enaknya batagor ditambah es buah , enak banget kayaknya.


Hingga air liur Nesya serasa ingin menetes membayangkan itu .


Membayangkan batagor yang disiram kuah kacang dan es yang tampaknya segar disiang hari.


" Mas ." panggil Nesya sembari tangannya mengelus bibir Rafa yang ia suka, soalnya bibirnya pink alami gitu, kan Rafa bukan perokok aktif, cuma sesekali aja .


" Hmmm ." jawab Rafa dengan gumamam tanpa membuka matanya , membiarkan sang istri yang sedang bermain main dengan bibirnya .


" Laper ." rengek Nesya kepada sang suami .


Rafa membuka matanya perlahan sembari berkedip beberapa kali karena menyesuaikan caranya.


" Mau makan apa ? ." tanya Rafa dengan suara serak khas bangun tidur.


" Mau batagor sama es buah ." ucap Nesya memberitahukan makanan yang ia inginkan.


" Itu aja ? ."


" Mau yang lain lagi ngak ? ." tanya Rafa .


" Mau itu aja ."


" Oke ."


Rafa melepas pelukan , laku beranjak dari ranjang dan masuk kedalam kamar mandi untuk sekedar mencuci muka, soalnya mukanya masih muka bantal banget .


Cklek


Berjalan mendekati ranjang, dimana Nesya sudah duduk bersandar pada kepala ranjang.


" Daddy pergi dulu ya sayang ." ucap Rafa yang kemudian mengecup perut rata sang istri.


" Hati - hati Daddy ." balas Nesya dengan suara bak anak kecil .


Setelah berpamitan dengan sang istri dan calon buah hati mereka , Rafa mengambil kunci mobil , handphone beserta dompetnya dan keluar dari kamar .


Kembali menuruni satu persatu anak tangga .


Ia berjalan menuju pintu depan, keluar rumah dan melangkah menuju mobilnya di terparkir di halaman .


" Mau kemana Raf ? ." tanya Mami yang sedang berjalan mendekatinya sembari membawa kantung plastik ditangannya.


" Mau kedepan bentar Mi ."


" Nesya minta beliin batagor sama es buah ." Rafa menjawab pertanyaan dari Mami mertuanya.


" Ooo...."


" Mami habis darimana ? ." tanya Rafa balik .


" Habis hadi depan beli es dawet ."


" Kayaknya siang - siang gini enak ."


" Mami juga beliin buat kamu sama Nesya ." ucap Mami.


" Yaudah kalau mau keluar ."


" Hati - hati dijalan Raf ."


" Iya Mi ."


Mami melanjutkan langkahnya masuk kedalam rumah.


Sementara Rafa bergegas memasuki mobilnya dan melajukannya ke jalanan sembari melihat kanan kiri, mencari pesanan sang istri.


Contoh suami siaga ya gini, istri minta sesuatu langsung dituruti .


Tak lama Rafa menepikan mobilnya ketika melihat penjual batagor yang ia cari, ntah kebetulan apa, penjual es buah berada di sampingnya, Rafa perlu bersyukur akan hal itu .


Ia turun dan membeli pesanan Nesya, setelah itu kembali memasuki mobil menuju rumah mertuanya .


Namun sebelum itu, Rafa mampir ke bakery membeli brownies untuk sang mertua .


..........❣..........


...Maaf Ya Author Lama Update...


...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Senin, 01 Mei 2023


Pukul 19.36 Wib .


.......


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❀...