
...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa......
...Happy Reading...
..........❣..........
.......
.......
Rafa dan Nesya memasuki mall dengan tangan yang saling bertautan, udah kayak truk aja gandengan mulu. takut Nesya hilang karena beli es cream seperti chenle sama renjun dibandara.
Mereka langsung menuju ke lantai tiga tempat dimana toko perhiasan berada.
Setelah berjalan dan menaiki eskalator, merekapun sampai di toko perhiasan yang dituju.
Mereka memasuki toko tersebut.
" Selamat datang, ada yang bisa saya bantu ." ucap karyawan toko tersebut.
" Cincin pernikahan ." ucap Rafa singkat.
" Mari saya tunjukkan beberapa model cincin pernikahannya. "
Mereka berdua mengikuti penjaga toko tersebut.
Pegawai tersebut menunjukkan beberapa contoh cincin pernikahan di dalam etalase toko.
" Silahkan dilihat dulu ingin yang seperti apa kak ." ucap pegawai tersebut.
" Kak, yang modelnya simple ada ? ." tanya Nesya setelah melihat beberapa model cincin yang terlalu ribet di etalase .
" Ada kak, cincin yang modelnya simple baru saja datang pagi ini, sebentar ya saya ambilkan di dalam ." ucap karyawan tersebut lalu berlalu ke dalam ruangan di dalam toko tersebut.
" Mas pilih cincin yang gimana? ." tanya Nesya.
" Yang simple aja sayang, kamu aja yang pilihkan."
" Yaudah sebentar aku pilihin cincin buat Mas ."
Mata Nesya mulai melihat lihat cincin pernikahan untuk laki - laki.
" Yang ini bagus ngak mas ? modelnya simple juga ." tunjuk Nesya memberitahu cincin yang dimaksud.
" Yaudah itu aja sayang, simple juga modelnya ." jawab Rafa menyetujui pilihan Nesya
Penampakan cincin Pilihan Nesya untuk Rafa
Pelayan datang membawa tiga buah cincin kehadapan Nesya dan Rafa.
" Ini kak cincin yang modelnya simple dan elegant dengan permata berlian ."
" Silahkan kakak pilih ."
" Yang ini bagus ngak mas ? aku suka sih modelnya, ngak terlalu besar juga ." Nesya menunjukkan cincin pilihannya.
Cincin pilihan Nesya
" Coba kamu pakai dulu, biar tau ukurannya pas atau enggak ." ucap Rafa.
Lalu Rafa mengambil cincin tersebut dari kotak dan memasang kan nya dijari Nesya.
" Pas sayang ." ucap Rafa setelah memasang kan cincin tersebut yang ternyata ukurannya sangat pas.
" Eh iya pas, kebetulan banget langsung pas ."
" Sya, Pak Rafa. " panggil Ferdy yang tak sengaja melihat mereka berdua sedang memilih cincin.
" Loh di, lo disini ."
" Iya, lo sama Pak Rafa milih cincin nikah ? lo mau nikah sama Pak Rafa ? ."
Pertanyaan bertubi tubi dari Ferdy setelah melihat keduanya sedang memilih cincin nikah dan baru saja ia melihat dengan mata kepalanya sendiri ketika Rafa menyematkan cincin itu dijari manis Nesya.
" Aaa ituuu emmm ." gugup Nesya.
" Iya, saya dan Nesya lagi mencari cincin nikah ." jawab Rafa atas pertanyaan Ferdy barusan.
" Serius Sya ? ." tanya ferdy memastikan apakah jawaban yang baru saja didengarnya memang benar.
" Heem ." gumam Nesya sembari menganggukkan kepalanya tanya iya.
" Jangan lupa undang gue ya ." ucap Ferdy setelah rasa syok nya mulai mereda.
" Biar gue bisa makan enak di nikahan lo ."
" Lo fikiran nya makanan mulu ."
" Fer, lo jangan kasih tau yang lain ya kalau gue mau nikah sama Pak Rafa...plisss ." mohon Nesya.
" Oke, jadi ceritanya lo backstreet gitu ? ." tanya Ferdy.
" Ya bisa dibilang gitu, inget jangan ember lo ." ucap Nesya.
" Sipp deh, tapi lo juga harus inget ngundang gue, awas kalau lo lupa ."
" Iya iya, tenang aja, undangannya pasti sampai kerumah lo ."
" Yaudah kalau gitu, lanjutin deh milih cincinnya ."
" Gue duluan Sya. "
" Saya duluan Pak, ditunggu undangannya ." ucap Ferdy kemudian berlalu dari hadapan Rafa dan Nesya.
" Huhh..." Nesya mengehela nafasnya kasar.
" Semoga Ferdy menepati janjinya buat ngak ember kemana mana ." gumam Nesya.
" Udah tenang aja sayang, dari yang mas lihat, temen kamu itu bisa dipercaya ."
" Kalau ngak salah dia ketua BEM kan ? ." tanya Rafa.
" Iya Mas. trus hubungannya dia ketua BEM sama bisa dipercaya apa ? ."
" Ya ngak ada ."
Plakk
Nesya dengan kesal memukul bahu Rafa sedikit keras, sedikit kerasa loh ya, ngak sampai biru biru juga.
" Ngeselin emang, akunya udah serius juga ."
" Mas juga serius ini, nih buktinya mau nyeriusin kamu ." ucap Rafa sambil meraih tangan Nesya yang tersemat cincin nikah yang tadi disematkan Rafa.
" Ah ntah la, pusing aku ." Pasrah Nesya dengan tingkah Rafa yang membuatnya sakit kepala. sabar Nesya sabar, orang sabar disayang Oh sehun.
" Udah fix atau belum cincin yang ini ? kalau belum kita cari model yang lain ." Rafa.
" Udah yang ini aja Mas, cincin kamu mau yang pilihan tadi atau cari yang lain ? " tanya Nesya.
" Yang tadi aja ."
" Kak, saya mau ambil cincin yang ini dan ini ." ucap Rafa menunjukkan cincin pilihan mereka.
" Baik Kak, silahkan melakukan pembayaran ."
" Aku kesana dulu buat bayar ." ucap Rafa kemudian mengikuti penjaga toko menuju tempat pembayaran.
Tak berapa lama Rafa sudah selesai melakukan pembayaran cincin.
" Udah selesai Mas ? ." tanya Nesya ketika Rafa menghampirinya.
" Mau jalan - jalan dulu atau langsung pulang sayang ? ." tanya Rafa menawarkan pilihan kepada Nesya.
" Jalan jalan keliling mall dulu ya Mas, lagi bosen dirumah ."
" Oke ."
Rafa lalu menggandeng tangan Nesya dan mereka berjalan keluar toko.
" Mau minum Boba ngak sayang ? biar mas beliin." tanya Rafa, karena dia melihat stand Boba yang tak jauh dari keberadaan mereka saat ini.
" Boleh deh, yang matcha ya Mas ."
Rafa memberikan paper bag berisi cincin kepada Nesya, Lalu berjalan menuju stand penjual Boba dan memesan minuman tersebut.
Sedangkan Nesya menunggu sambil memainkan handphonenya.
Tak berapa lama Rafa sudah membawa dua cup minuman Boba ditangannya.
" Ini Sayang, kamu mau beli takoyaki ngak? itu ada resto makanan korea ." Rafa menawarkan camilan kepada Nesya.
" Mau, kayaknya enak deh ."
" Yaudah ayo jalan ."
Mereka berdua akhirnya duduk di dalam resto setelah baru saja memesan takoyaki, bungeoppang dan jajangmyun
Kalau kata Nesya mie itu termasuk camilan.
Setelah menunggu beberapa menit, pesnaan merekapun datang.
" Mas cobain deh bungeoppangnya, enak tau ."
" Iya nanti Mas cobain ."
" Ternyata takoyaki enak juga, mas baru kali ini nyobain ." ucap Rafa setelah memakan satu takoyaki.
" Ya emang enak, makanan korea tu rata - rata enak ."
" Heemm ..." jawab Rafa yang masih mengunyah takoyakinya.
Tanpa mereka sadari ada dua psang mata yang melihat kebersamaan mereka.
" Eh Gis, itu Pak Rafa kan ? ." ucap Viola sambil menunjuk kearah dimana Rafa berada.
" Iya itu Pak Rafa, sama cewek lagi ." ucap Giska.
" Eh itu Pak Rafa disuapin sama tu cewek ."
" Eh iya, Pak Rafa nya senyum lagi ."
" Itu pacarnya ngak sih ."
" Kayaknya sih iya, mana mungkin kalau sama temen pak Rafa mau disuapin ."
" Iya juga ya ."
" Itu cewek kenapa duduknya pakai acara menghadap kearah sana sih, kan jadinya ngak kelihatan wajahnya. " gerutu Giska.
" Harus aku abadikan moment ini, trus kirim ke grup fanbase, biar aku ngak kepo sendirian ." ucap Disya sambil membuka kamera handphonenya hendak memotret pemandangan Rafa bersama perempuan di depan sana.
" Iya cepat foto, keburu mereka pergi ." ujar Giska
Ckrek ckrek ckrek
" Udah gue foto ."
" Liat dulu sini ." ucap Giska.
" Nih liat ." Disya menunjukkan foto yang dia ambil melalui handphonenya.
" Bagus, muka Pak Rafa kelihatan jelas, tapi ya tetap kita ngak bisa lihat muka tu cewek ."
" Ya iyalah ngak bisa lihat, kan dia menghadap kesana, dasar lo ." Disya menjentikkan jarinya di dahi Giska.
" Sakit tau Dis ."
" Ya lo nya kelewat polos, inget polos sama goblok beda tipis ." ucap Disya.
" Udahlah cepat lo kirim tu foto ke grup, pasti langsung pada heboh ."
" Oke bentar ." ucap Giska lalu membuka grup dan mengirimkan foto yang baru saja diambilnya.
" Udah gue kirim, tunggu aja semenit, pasti langsung pada kepo ."
Ting tringg ting ting tinggg...
Bunyi notifikasi di handphone Giska.
" Wih langsung pada kepo ."
...Fanbase Dosgan Fallsun...
" Pak Rafa sama siapa itu ? ."
" Siapa tu cewek yang lagi sama Pak Rafa ? ."
" Itu Pacar Pak Rafa ? ."
" Spill foto wajahnya dong ."
" Pengen liat muka ceweknya ."
" Ngak ikhlas aku ."
" Perlu jasa santet online kayaknya ."
" Ngakk Pak Rafa hanya punyaku, TITIK ."
" Tu cewek pakai jasa pelet dimana ya sampai bisa dapetin Pak Rafa ."
" Pasti ceweknya cantik deh, dari belakang aja udah kelihatan cantik ."
" Eh tapi tetap aja walaupun tu cewek cantik, gue ngak rela ."
" Plisss spill dong mukanya ."
" Kepo tingkat dewa ini ."
Seperti itulah keributan yang ada di grup fanbase Rafa setelah Giska mengirim foto Rafa dan perempuan tersebut.
Rasa penasaran mereka sangat sangat tinggi jika sudah menyangkut sang dosen idola yang ganteng tiada tara, menurut mereka Rafa itu ibarat manusia blasteran surga.
..........❣..........
...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa......
...Jangan Lupa follow juga...
Rengat Barat
24 November 2022
Pukul 21.20 Wib
...Salam Sayang Dari Lillsuns 🐬...
...Happy Birthday My hubby Zhong Chenle...
...Maafkan Namja Chingu mu ini yang telat ngucapinnya ...