
...Jangan Lupa Vote Dan Comment Yaa...
...Happy Reading...
..........β£..........
Setelah selesai acara ijab qobul. kini Rafa dan Nesya sudah berada di kamar hotel yang sama.
Keduanya memanfaatkan waktu untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum nanti malam acara resepsi berlangsung.
Nesya sedang merebahkan diri diatas ranjang sembari memainkan ponselnya.
Bukan membalas ucapan selamat atau apa, karena Nesya tidak mempublikasikan pernikahannya dengan Rafa.
Disaat Nesya asik scroll akun sosial media nya, saat itu pula Rafa baru saja keluar dari kamar mandi dengan lilitan handuk di pinggangnya.
Tanpa sengaja dan ntah karena takdir, mata Nesya malah beralih memandang ke arah Rafa. mantan ya seketika melihat roti sobek yang terpampang nyata.
" Aaaaa ." Dengan refleks Nesya menutup mata dengan kedua tangannya.
" Kenapa sayang ? " tanya Rafa heran dengan sikap gadis yang beberapa jam lalu sah menjadi istrinya.
" Mas kenapa ngak pake baju ." ucap Nesya masih dengan tangan yang menutup kedua matanya.
" Yakan habis mandi yang, ya biasanya emang gini ." jawab Rafa . memang sudah menjadi kebiasaan Rafa ketika mandi tak pernah membawa baju kedalam kamar mandi.
Ia hanya keluar kamar mandi dengan lilitan handuk di pinggangnya.
" Ishh cepetan pakai baju ." Nesya belum berani membuka matanya .
" Iya iya ini mau pakai baju ."
" Buka aja sih yang ."
" Udah halal ini ."
" Ya tapikan ." ucap Nesya.
" Tapi apa sayang ? ."
" Tapi aku yang malu liatnya ." jawab Nesya jujur. ia seketika malu luar biasa. biasanya ia melihat foto biasanya yang shirtless bukannya malu malah jejeritan kegirangan. namun ketika melihat Rafa seperti itu rasanya berbeda.
Padahal dengan sadar ia tahu bahwa pemandangan ini halal dilihat matanya.
" Sok banget lo Sya, padahal senang kan bisa cuci mata, ngak nambah dosa lagi ." Author .
" Pakai baju cepetan ih ." tangan Nesya sudah pegal menutup kedua matanya.
" Iya iya yang ." Rafa kemudian memasuki walk in closed .
Tak lama Rafa sudah keluar dengan berpakaian lengkap.
Ia berjalan kearah ranjang dan merebahkan diri disamping Nesya.
Rafa memeluk pinggang Nesya dan merebahkan kepalamya di atas perut istrinya itu.
Nesya yang sedang asik dengan handphone ya pun terkejut dengan perlakuan Rafa barusan.
Namun sedetik kemudian dia berusaha menormalkan detak jantungnya, menerima tindakan Rafa. mengingat status mereka sekarang yang sudah menjadi suami istri.
" Yanggg ."
" Heem ."
" Aku boleh post foto kamu di ig ." tanya Rafa meminta persetujuan istrinya.
" Boleh ."
" Serius boleh sayang ? ." Tanya Rafa mencoba memastikan pendengaran nya.
" Boleh ."
" Tapi jangan kelihatan mukanya ."pinta Nesya.
" Trus harus post foto yang gimana yang ? ." tanya Rafa dengan kebingungannya.
Masak iya post foto seperti yang biasa ia lakukan, yaitu foto Nesya yang tampak dari belakang.
" Ya terserah mau gimana ."
" Yang penting ngak nampak mukanya ." jawab Nesya dengan entengnya.
Jawaban terserah yang kerap kali membuat para pria bingung karenanya.
Jawaban yang paling ditakuti pria.
" Terserah ." kata kramat yang sering meluncur dari bibir wanita.
" Jadi secret wife ini ceritanya ? ."
" Heem ."
" Secret wife Bapak dosen ." jawab Nesya.
" Sampai kapan sayang ? berasa main kucing kucingan terus kalau dikampus ." Rafa mengeluarkan isi hatinya.
" Sampai wisuda aja kok Mas ."
" Tinggal beberapa bulan lagi kok ya yaaa ." pinta Nesya sembari menampilkan puppy eyes nya yang membuat Rafa seketika luluh . dan juga membuat hatinya luluh lantak tak karuan.
" Heem ." jawab Rafa hanya dengan gumaman. ia semakin menenggelamkan wajahnya di perut Nesya.
Ntah kenapa ia merasa nyaman dengan posisinya sekarang.
Mungkin karena sudah menjadi suami istri .
Rafa mulai memejamkan matanya, menuju alam mimpi untuk mengistirahatkan tubuh yang lelah akibat semalaman tidak bisa tidur memikirkan bagaimana ia akan melakukan ijab qobul.
Tak lama Rafa pun sudah tertidur dengan nyenyak dengan posisi nyamannya, terlihat karena nafasnya yang beraturan.
Nesya masih memainkan hanphonenta, namun ia sedikit heran kenapa Rafa terdiam cukup lama.
Matanya melihat ke arah Rafa, terlihat mata Rafa sudah tertutup dan terdengar pula deru nafas beraturannya, menandakan bahwa sang suami tertidur.
" Udah tidur aja ." ucap Nesya yang kemudian menggerakkan tangannya mengelus rambut Rafa perlahan.
" Hoammm ."
" Kok jadi ikutan ngantuk ."
Nesya lalu meletakkan handphone nya diatas nanas samping ranjang.
πππ
Rafa membuka matanya, Nesya dengan mata tertutup langsung tersaji di depannya.
Ia hanya terdiam menikmati wajah sang istri.
Tangannya tak tingga diam, menyingkirkan rambut yang menutupi wajah istri tercintanya.
Perlahan ia mengambil handphone di nakas samping ranjang, perlahan tapi pasti agar tidak membangunkan sang istri.
Karena meja nakas terletas disamping istrinya tidur.
Setelah handphone itu berada di tangannya, ia segera melihat jam.
Ternyata sudah pukul 16.00 wib.
" Sayang ." panggil Rafa mencoba membangunkan istrinya.
Karena sebentar lagi tepat pukul 17.00 Nesya harus sudah mulai di rias untuk acara resepsi nanti malam.
" Hmmm." jawab Nesya ntah dalam keadaan sadar atau tidak.
" Bangun yang ."
" Udah jam empat, bentar lagi kamu harus siap - siap ."
" Heem ."
Namun Nesya tak kunjung membuka matanya, malah ia mengeratkan pelukannya kepada Rafa.
" Lima menit lagi ." pintanya.
Tik tok
Tik tok
Waktu pun berlalu
Lima menit sudah berlalu sedari tadi, Namun Nesya masih tidur dengan nyaman.
Sedangkan Rafa sedari tadi hanya diam memandangi wajah istri yang bahkan belum genap dua puluh empat jam dinikahinya itu.
" Sayang ." panggil Rafa lagi sembari mengelus perlahan pipi sang istri.
Dengan perlahan kelopak mata Nesya terbuka, menampilkan mata yang selalu menjadi candu bagi Rafa.
" Udah tidurnya ."
" Sebentar lagi kamu harus siap - siap ."
" Jam berapa ? ." tanya Nesya dengan suara pelan. efek bangun tidur.
" Jam empat lewat dua puluh menit. "
" Masih lama ." Nesya memejamkan matanya kembali.
" Malah tidur lagi ."
" Ayo bangun ."
Tak ada respon apapun dari Nesya.
Cupp
Ntah mendapat ide darimana, Rafa mengecup bibir Nesya singkat.
Nesya yang merasakan benda kenyal menyentuh bibirnya pun langsung membuka mata .
Cupp
Rafa kembali mengecup bibir istrinya singkat.
Dengan reflek Nesya menutup bibirnya dengan tangan.
" First kiss aku."
Rafa menyingkirkan tangan nesya dari bibir merah muda itu.
Mendekatkan wajahnya dan langsung menyatukan bibir mereka. ********** perlahan penuh kelembutan.
Nesya yang belum berpengalaman dalam hal ciuman pun hanya diam tanpa membalas kecupan dan ******* lembut yang Rafa berikan.
Tak lama Rafa pun melepas pagutan bibir keduanya.
Menatap intens manik mata Nesya dengan penuh sayang.
" Mas mandi duluan ." ucap Rafa yang kemudian beranjak dari ranjang.
Berjalan santai memasuki kamar mandi tanpa merasa canggung sedikitpun kerena kejadian barusan.
Sedangkan Nesya yang mendapat perlakuan Rafa hanya diam mematung.
Ia tak mampu berkata kata .
" Dimohon kepada para readers untuk segera bersiap siap dan berangkat menuju hotel dirgantara guna menghadiri resepsi pernikahan Nesya dan Rafa ."
" Jangan lupa undangannya dibawa, karena acara privat, hanya bisa masuk jika membawa undangan ."
..........β£..........
...Jangan Lupa Like, Vote Dan Comment Yaa...
...See You Next Chapter...
...Bye Byee...
.......
Rengat Barat
Senin , 23 Januari 2023
Pukul 22.44 Wib.
.......
...Salam Sayang Dari Namja Chingu...
...Lee Haechan β€...