Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
99



Seorang laki laki paruh baya meneguk gelas wiski yang dipegangnya matanya menatap lurus kedepan dimana pemandangan kota malam yang terlihat indah dengan lampu lampu dan kendaraan yang berlalu lalang, dia adalah Aram Wiguna laki laki yang berasal dari Indonesia tapi sekarang menetap di kota N dimana jayden dan maria tinggal yah dia adalah laki laki yang mencintai maria sejak dulu hingga sekarang, "Apa aku egois maria" ucap aram dengan menggeram kesal pasalnya maria lebih memilih jayden dibandingkan dengan dirinya, "Aku mencintaimu dengan setulus hati tapi kau malah sebaliknya" aram meneguk habis minumannya.


***


Pagi ini dikediaman Stefano seperti pagi biasanya mereka sarapan tapi hari berbeda karena stefani ikut sarapan yang biasanya tidak ikut sarapan karena morning sick nya, stefani dan maria sedang sibuk di dapur menyiapkan sarapan untuk pagi ini dibantu dengan para maid, sebenarnya maria lebih senang masak sendiri atau bersama stefani tapi jayden tidak pernah mengijinkannya alasannya takut maria kenapa napa maria selalu kesal jika jayden sudah bicara seperti itu padahal dia hanya memasak, tapi yah namanya Stefano tidak pernah menerima perintah.


"Apa mommy suka masak sendiri?" tanya stefani saat menyiapkan pancake kepiring, "Tidak, dia selalu melarang apapun jika mommy ingin mengerjakan apapun sendirian" ucap maria menoleh kearah stefani dan tersenyum, stefani pun tersenyum, "Aku kira hanya max yang selalu melakukan itu," ucap stefani, yah max memang juga seperti itu selalu melarang apapun jika stefani ingin melakukan hal sendirian, seperti memang mengerti maria berucap "Stefano memang seperti itu, yah kita adalah istri seorang laki laki billiorne sudah pasti bahaya selalu mengintai kita" ucap maria stefani membenarkan apa yang diucapkan ibu mertuanya ini, menjadi seorang istri dari laki laki yang mempunyai pengaruh besar di dunia bisnis memang besar resikonya jadi para laki laki akan posesife pada istrinya.


"Sekarang kita bangunin para laki kita oke," ucap maria pada stefani "Ayo mom" balas stefani, mereka berdua pun berlalu menuju meja makan, pancake yang mereka buat tadi sudah disiapkan dimeja makan oleh para maid, sedangkan maria dan stefani menuju kamar mereka masing masing untuk membangunkan sang suami untuk sarapan, para maid yang bekerja di sana merasa kagum dengan kedekatan menantu dan mertua itu.


***


Setelah beberapa menit dengan posisi itu stefani mengangkat kepalanya dan menatap max yang kini memejamkan matanya lagi, "Mandilah daddy kita turun untuk sarapan" ajak stefani dan max menganggukan kepalanya, "Oke baby" max pun bangun karena stefani sudah beranjak menuju walk in closet untuk menyiapkan pakaian untuk dirinya.


TBC jgn lupa like comen and vote.