Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
39 Lelah



Setelah aktifitas yang baru saja mereka lakukan stefani sudah tidur diatas tubuh max mereka terbaring disofa max dibawah dan stefani menindihnya diatas tubuhnya.


Max menyusupkan anak rambut stefani kebelakang telinganya, melihat stefani tertidur dan dengan nafas yang kadang masih memburu membuat max gemas.


_


Pagi pun datang matahari mulai menampakan sinarnya dari celah gorden walau masih malu malu membuat stefani pun mengerjapkan matanya dia merasa tidur di kulit liat dan keras.


Stefani melototkan matanya menengok kearah max yang tidur berbantalkan lengannya stefani memakai selimut entah dari mana selimut ini berasal.


Stefani mengagumi karya tuhan didepannya ini laki laki tampan dengan hidung mancung rahang tegas dan tak lupa bibir sexy yang selalu menjadi candu bagi stefani.


Lama memandangi max, max pun terbangun dan melihat stefani yang tersenyum kearahnya membuat senyumnya menular pada max.


"Pagi kekasihku" ucap stefani bangun dan menyelimuti tubuh telanjang nya dengan selimut.


Max tersenyum "Pagi juga baby," ucap max yang langsung bangun dan memegang pergelangan tangan stefani yang mau pergi.


"Mau kemana?" pertanyaan max yang membuat stefani mengernyit "Aku mau mandi max" ucap stefani.


"Mandi bareng aja" max tersenyum membuat stefani bergidik ngeri bukan mandi bersamanya tapi satu hal max tak akan membiarkannya mandi dalam waktu satu jam.


"Max kita sudah melakukannya kemarin" stefani menunduk dengan pipi yang sudah memerah


"Aku hanya ingin mandi tapi jika kau ingin lebih" max menatap stefani dan memicingkan matanya stefani pun mendongak " Dengan senang hati aku melayanimu" max langsung menggendong Stefani ala bride style tak memperdulikan tubuh telanjang nya.


"Kyaaa max kau mesum" Stefani berteriak yang disusul tawa Oleg max.


Jadi mereka mandi bersama lagi dengan max yang selalu mendominasi mandi mereka.


2 jam berlalu max dan stefani keluar dari kamar mandi dengan tubuh menggigil stefani mendelikan matanya kearah max yang sudah membuatnya mandi 2 jam lamanya.


Bayangkan saja max selalu menghajarnya tanpa henti membuat stefani tak bisa menolak karena sentuhan max sudah seperti candu baginya.


Max hanya terkekeh melihat stefani yang tak mau tersenyum kearahnya karena kejadian dikamar tadi.


Max memakaikan baju pada stefani karena inti stefani mulai terasa sakit lagi max tak ada habisnya menghajarnya.


"Kau mau pakai apa?" pertanyaan max saat stefani sudah memakai bh dan cd nya.


"Pake hotpans aja sama kaos putih itu" ucap stefani menunjuk kaos putih yang pendek sebatas pusarnya saja dan hotpans.


Max memakaikan baju nya pada stefani, stefani mendelik kesal saat max mulai meremas dua buah sinyalnya.


"Ayolah max apa kau tidak puas aku lelah" ucap stefani mengerucutkan bibirnya.


Max terkekeh mengerti bahwa stefani pasti lelah dengan aktifitas mereka dari kemarin sampai tadi waktu dikamar mandi.


"Baiklah" ucap max meneruskan memakaikan bajunya pada stefani.


Stefani tersenyum senang bahwa max mau mengerti dirinya.


*


Sekarang max dan stefani sedang duduk selonjoran dibawah dekat kursi stefani memilih menonton film Bollywood kesukaannya.


Max hanya menemani nya, hari ini mereka tidak memutuskan untuk keluar karena stefani yang masih belum bisa jalan dengan sempurna karena masih merasa sakit dibagian intinya.


Teman temannya memang sudah mengajak mereka tadi tapi stefani menolaknya teman teman nya mengerti dan berpesan pada stefani agar menikmati waktunya dengan kekasih tampan nya ini.


Stefani mengerti dengan ucapan menikmati wajahnya bersemu merah kala mendengar ucapan itu dari teman temannya.


"Max aku ingin burger" ucap stefani mendongak kearah max.


"Baiklah apapun untukmu baby" ucap max mencium kening stefani dan langsung menelpon seseorang untuk memesankan burger dan teman temannya untuk kekasih cantik dan sexy nya ini.


TBC jgn lupa vote like and comen