
Bergelung selimut tanpa sehelai benang pun yang menempel ditubuhnya stefani masih tertidur, malas untuk bangun.
Stefani pun memerah saat mengingat bagaimana agresif nya dia tadi saat melakukan penyatuan dengan max.
"Apa aku sudah gila" gumam stefani dibalik selimut tebal yang membungkus tubuhnya yang polos itu, sedangkan max sudah kembali bekerja dengan tumpukan berkas dan laptop nya stefani merasa menyesal sudah mengganggu aktifitas suaminya tapi bagaimana lagi stefani tak bisa menahannya lagi.
Setelah 15 menit berbaring stefani bangun dan beranjak untuk membersihkan badannya yang terasa lengket karena aktifitas nya tadi.
"Kenapa banyak sekali kissmark apalagi dibagian dada, dasar max" ucap stefani menggerutu dan tersenyum secara bersamaan, saat melihat pantulan dirinya di kaca kamar mandi diruangan max.
Setelah selesai membersihkan badan stefani keluar dari ruangan itu dan melihat arloji ditangan nya "Ternyata sudah waktu makan siang" gumam stefani dan pandangannya melihat kearah max yang masih sibuk dengan pekerjaannya sampai tidak menyadari keberadaan stefani yang sudah keluar dari ruangan tempat istirahat max.
"Apa kau tidak lapar," stefani memeluk max dari belakang sampai max tersenyum kecil "Aku menunggumu baby" ucap max menyimpan pulpen nya dan menarik tangan stefani agar stefani duduk di pangkuannya.
"Ingin makan sekarang" ucap max sambil memainkan rambut stefani yang masih sedikit masih basah "Yah, aku lemas" stefani memeluk max dengan manja mendusel kan hidungnya didada max, max pun terkekeh karena merasa geli.
"Baiklah ayo keluar ingin makan apa?" tanya max yang kemudian berdiri dan diikuti stefani, stefani pun ikut berdiri dan mengkapit lengan max dengan manja "Ingin bakso, yah" pinta stefani dengan muka memelas max pun tersenyum dan mengangguk mengiyakan.
"Kita cari tempat makan baso oke baby" ucap max stefani pun mengiyakan dan turun dari lantai ruangan max kelantai bawah.
Sampai dibawah para karyawan memperhatikan stefani dan max masih sama seperti tadi tatapan sinis dan ada juga yang menatap kagum.
"Kau mau kemana?" pertanyaan dari larissa yang dijawab acuh oleh max "bukan urusanmu" ucap max, larissa merasa kesal dengan ucapan max larissa pun menatap sinis pada stefani yang berdiri disamping max dan bergandengan sangat mesra.
"Aku hamil anakmu" ucap larissa pada max sedangkan max hanya menatap datar tak menanggapi "Tinggalkan max dia pasti akan bosan padamu apalagi aku sedang mengandung anaknya" ucapa larissa dengan tatapan sinis.
Stefani hanya menautkan alisnya "benarkah" stefani melepaskan tangan max dan menghampiri larissa, larissa merasa ciut dengan tatapan tajam milik stefani tapi dia mencoba tidak merasa takut "Yah,apa kau tidak percaya," ucap larissa.
"Bukan urusanmu jika aku percaya atau tidak yang harus kau tau aku tidak peduli" ucap stefani sinis, max diam diam tersenyum dia pikir stefani akan kabur dan menangis tapi ternyata diluar ekspetasi nya.
Larissa pun sama tapi ternyata stefani lebih berani dari perkiraan nya "Aku punya hasil tes DNA nya" kekeh larissa "Terserah jika pun itu anak max aku akan menggugurkan anak yang kau kandung" ucap stefani yang membuat semua orang melongo tak percaya larissa pun terkejut dengan ucapan stefani max hanya tersenyum melihat tingkah stefani robert yang baru datang dari makan siang pun terkejut tidak menyangka jika stefani berkata seperti itu.
"Apa kau iblis ingin menggugurkan seorang anak yang tidak tau apa apa" ucap larissa geram niatnya ingin mengancam stefani tapi malah stefani yang mengancam dirinya.
Stefani hanya mengedikan bahunya acuh "Aku tidak akan segan segan menghancurkan siapapun yang berani merusak kebahagiaanku," ucap stefani tegas menatap larissa kejam.
"Jadi dengar larissa jangan mencoba untuk mengganggu max ataupun orang orang yang dekat denganku karena aku tidak segan segan menghancurkan mu, dan satu lagi kalau kau masih melakukan itu aku yang akan turun tangan sendiri menghancurkan karir mu, oke" stefani tersenyum sinis dan menepuk bahu larissa kemudian menggandeng tangan max berlalu pergi meninggalkan kantor dan larissa yang mematung mendengar ucapan stefani.
TBC jgn lupa like and comen.