
Mommy max sudah pulang dengan daddy max mereka memutuskan untuk pulang max dan jayden langsung pulang setelah urusannya sudah selesai.
"Sudah baikan"ucap max pada stefani baru saja dokter selesai memeriksa keadaan stefani, stefani mengiyakan "Kapan aku pulang" ucap stefani yang kini sudah terbaring.
"Kamu belum sembuh total stefa," max menaikan selimut sampai dada stefani "Aku gak mau lama lama disini" ucap stefani lagi.
"Nanti kalau udah sembuh kita pulang" ucap max lagi "Bosen sama jawaban kamu itu itu terus" stefani menarik selimut untuk menutupi wajahnya.
Max hanya menghela nafas stefani terus merengek ingin pulang tapi max tak tega jika harus membawa stefani pulang dia takut akan terjadi apa apa pada stefani hanya itu.
"Stefa," max memanggil stefani tapi stefani masih enggan untuk berbicara.
"Aku hanya khawatir stefa" stefani masih berdiam diri masih enggan untuk buka suara max menghela nafas "Baiklah goodnight baby " max mencium puncak kepala stefani dan berlalu menuju sofa untuk tidur karena stefani masih tak ingin berbicara mungkin butuh waktu.
Max merasa tenang sekarang rena dan raya sudah dihukum sesuai dengan apa yang mereka lakukan Aditya pun setuju dan tak meminta pembelaan biarkan saja berjalan sesuai Aditya menanyakan stefani max bilang stefani sudah baik baik saja walau belum pulih sepenuhnya.
Rasa ragu untuk menemui stefani sangat kentara dirasakan Aditya dia takut stefani akan menolak kehadirannya atau bahkan membenci nya.
Stefani menurunkan selimutnya dan melihat max yang tertidur duduk sambil menyilangkan kaki nya dengan tangan yang memegang kepalanya terlihat jelas wajah max kelelahan tak tega stefani melihat max tapi stefani masih kesal pada max yang tak mengijinkan nya untuk pulang.
Stefani merasa sedih jika haris tinggal dirumah sakit karena ibunya harus merenggang nyawa tanpa ditemani siapapun disini uh stefani jadi merindukan ibunya.
"Max" panggil stefani max pun membuka mata dan menoleh pada stefani "Ada apa baby" tanya max yang sudah berdiri dekat ranjang stefani.
"Mau kutemani" tawar max stefani menggeleng "Tidak kau tunggu diluar saja" ucap stefani max mengangguk dan keluar berdiri dekat pintu kamar mandi menunggu istrinya pup.
Setelah selesai dari kamar mandi max kembali membaringkan stefani "Max" panggil stefani "Apa ada sesuatu baby" ucap max stefani mengangguk "Aku takut berada dirumah sakit aku ingin pulang jika berada dirumah sakit aku jadi teringat dengan mom" stefani mulai menangis tak bisa membendung lagi ketakutannya.
Max pun menarik stefani untuk memeluk nya dan menenangkan nya terlihat jelas stefani sangat takut dan sangat sedih.
"Baiklah kita akan pulang oke" ucap max, max tak ingin membuat stefani ketakutan mungkin jika stefani masih berada disini bukan cepat sembuh tapi malah akan menambah sakitnya.
Stefani mengangguk dalam pelukan max akhirnya max mau menuruti keinginannya.
****
"Apa tidak papa dirawat dirumah saja" ucap maria khawatir pasalnya stefani belum sembuh dia khawatir jika kondisi stefani akan buruk.
"Tidak papa mom aku hanya bosan berada dirumah sakit terus" ucap stefani "Baiklah oh ya jangan lupa panggil dokter untuk merawat stefani nanti atau khusus kan saja dokter untuk stefani, dan jangan lupa alat nya harus lengkap" ucap maria terus berceloteh Stefani merasa terharu mendapat perhatian dari ibu mertuanya ini maria sangat baik dan perhatian.
"Sekarang kita pulang" max langsung menggendong stefani ala bride style perawat sudah menyodorkan kursi roda tapi max menolak nya dia hanya ingin menggendong stefani semua yang ada dirumah sakit memekik kaget melihat pemandangan seorang Tuan Stefano dan Ny.Stefano.
TBC jgn lupa like comen and vote...