Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
29 Sahabat daddy



Stefani dan maria benar benar menguras tenaga dan isi dompet bayangkan saja maria menyuruh Stefani untuk memborong barang branded yang harganya selangit.


Stefani memang tidak bingung max memang memberi kartu rekening untuk stefani berbelanja tapi stefani pun tak tega jika harus benar benar menghabiskan isi rekening max.


Walaupun max kaya tapi Stefani juga tidak bisa seenaknya, stefani memang tipe penyuka shopping tapi dia suka menghabiskan uangnya bukan uang orang lain walaupun max kekasihnya bukan berarti stefani bisa seenaknya.


"Sekarang kita cari gaun yah Stefani," ucap maria pada stefani yang benar saja mereka sudah membawa banyak belanjaan dan sekarang ingin membeli gaun yang benar saja.


"Tapi siapa yang akan membawa semua belanjaan ini mom" tunjuk Stefani pada belanjaan yang dia dan maria bawa.


"Kita suruh bodyguard saja Stefani,"ucap maria.


"Kau tau aku sungguh ingin berbelanja dengan putriku dari dulu, dan sekarang aku bersyukur aku mempunyai kamu stefa," maria melihat kearah Stefani dan menggandeng tangannya mereka seperti ibu dan anak sangat cocok.


Stefani pun sama seperti maria yang ingin menghabiskan waktunya dengan ibunya saat sudah besar tapi takdir berkata lain ibunya meninggal saat impian itu belum tercapai.


Tapi sekarang stefani bisa merasakannya walau bukan dengan ibu kandungnya tapi dia merasa maria seperti ibunya.


"Aku juga mommy" ucap stefani tersenyum kearah maria


Maria dan Stefani berbicara tentang banyak hal menceritakan max bagaimana nakalnya max saat kecil.


____________


Di ruangan max Jayden dan max membicarakan tentang Stefani, tentang Stefani yang ditampar oleh ibu tirinya dan dibully oleh rekan kerjanya.


"Jadi benar Stefani adalah anaknya stella Zachary" ucap Jayden tak percaya


"Daddy mengenalnya," tanya max penasaran


"Dia sahabat daddy dia yang membuat daddy dan mommy bersatu, dia orang baik dan ceria sama seperti Stefani," Jayden menerawang kemasa lalu saat stela selalu ceria padanya dan merajuk menginginkan sesuatu saat itu Jayden tak pernah bisa menolak keinginan stela karena stela adalah sahabat wanita nya satu satu nya.


"Daddy selalu mencari cari kemana dia tapi daddy tak pernah bertemu dengan dia" lirih Jayden


Max memang sudah memberitahu ayahnya soal data data stefani, Jayden terkejut ternyata stefani adalah anak dari sahabatnya yang dia cari selama ini.


"Dari data yang aku cari ibu Stefani masih mempunyai orang tua dan orang tua ibu Stefani mengusirnya saat tau ibu Stefani hamil diluar nikah." ucap max


Jayden sudah menyangka itu akan terjadi orang tua stela tak akan menerima stela dengan lapang dada saat tau anaknya hamil diluar nikah.


"Permisi sir nana dan rani sudah saya bawa kemari," ucap robert pada max


"Biarkan mereka masuk," kata max


"Baik sir," robert keluar dan menyuruh nana dan rani untuk masuk.


Nana masuk dengan perasaan yang biasa biasa saja berbeda dengan rani yang masuk dengan wajah ketakutan, tapi masih menampilkan wajah tak bersalah yang membuat max marah tapi max menyembunyikan kemarahannya dengan wajah dingin seperti biasa.


"Kalian tau kenapa kalian saya panggil kesini," tanya max yang sudah berdiri dan memasukan kedua tangannya ke dalam saku celana,


Nana dan rani mengangguk tanda mengerti.


"Bagus," kata max


"Kalian tau kan saya orang seperti apa," tanya max


Rani mulai ketakutan melihat aura mematikan di wajah max.


Jayden hanya memperhatikan tanpa ikut bicara ada rasa bangga pada max tak sia sia dia mendidik max, max tumbuh menjadi laki laki dewasa dan bertanggung jawab.


Sifatnya sama seperti dirinya max akan melakukan apapun untuk melindungi orang yang dia sayang.


TBC jgn lupa like komen and vote guysss