
"Oh ayolah daddy" rajuk stefani karena sedari bangun tidur stefani merajuk karena ingin rujak mangga muda, ini New York dimana ada yang jualan rujak, max memijit pelipisnya pusing, "Baiklah aku akan terbang ke indonesia hari ini" ucap max tapi stefani menggeleng, "Kau yang buatkan" stefani memegang tangan max yang berdiri di depan nya, max menganga tak percaya dengan permintaan stefani, melihat tanggapan dari max yang hanya diam saja stefani melepaskan tangan max karena munkin max tak ingin menuruti perintahnya, max pun menyadari jika stefani salah paham, "Baiklah aku akan membuatkannya untukmu baby" kata max yang kini sudah berjongkok didepan stefani, senyum manis itu langsung tersungging dibibir manis milik stefani.
"Terimakasih daddy aku mencintaimu," stefani memeluk leher max dan menghujami max dengan ciuman gemas dari stefani, max pun tersenyum melihat tingkah stefani yang menggemaskan menurutnya, "Sekarang ayo bersiap kita akan pulang, dan aku akan membuatkanmu rujak mangga" ajak max yang dijawab anggukan senang oleh stefani.
***
Terlihat jayden maria yang mengintip dekat tangga saat melihat max mengulek dengan kesusahan karena permintaan istrinya yang ingin rujak mangga, "Ah anakku sudah akan menjadi ayah" ucap maria terharu mengingat terasa baru kemarin dia mengandung anaknya max, tapi sekarang max sudah besar bahkan akan segera menjadi ayah, tapi rasa bahagia maria sangat membuncah saat melihat anaknya hidup dengan sehat dan tumbuh dengan baik,dia menikmati kehidupannya dan maria yang tak pernah kehilangan momen sedikitpun perkembangan anak semata wayangnya.
"Kau benar dia sudah tumbuh besar dan akan menjadi seorang ayah, dan kita akan segera menjadi kakek dan nenek" ucap jayden memegang pundak maria dari belakang, "Tapi kau tenang saja maria, aku masih kuat beronde ronde awh" Jayden kesakitan karena cubitan kesal dari maria di pinggang nya, "Kenapa kau ini tidak nyambung sih, aku sedang membicarakan max anak kita bukan kekuatanmu di ranjang" dengus maria, Jayden pun tersenyum geli saat melihat wajah kesal maria, "Iya iya aku mengerti istriku" jayden mencuri kecupan dipipi maria sebelum menghampiri max yang sedang sibuk dengan ulekan yang dipegangnya dan ponsel yang menyala menandakan video tutorial cara membuat rujak, "Apa masih lama" tanya jayden, "Sebentar lagi dad" ucap max menoleh dan tersenyum singkat pada jayden yang berdiri disebelah nya.
"Aku akan Memanggil kan stefani dulu dad" ucap max berlalu pergi menuju lantai atas untuk memanggil sang istri, dibukanya pintu kamar ternyata stefani sedang duduk selonjoran dekat balkon kamar dan memegang ponsel, "Ayo turun baby rujak nya sudah jadi" ajak max, stefani pun meletakkan ponselnya menerima uluran tangan max, "Apa membuatnya susah" tanya stefani saat mereka berdua beriringan turun menuju lantai bawah, "Lumayan baby" ucap max.
Stefani terkikik geli melihat max dan jayden yang kini berdebat, "Lupakanlah mereka stefa, sekarang makan rujakmu," ucap maria yang melihat max dan jayden yang tak berhenti berdebat, stefani pun mengangguk dan mulai memakan rujak mangga muda buatan dari suaminya, stefani tercengang membuat maria, jayden dan max penasaran dengan ekspresi stefani setelah memakan rujak mangga buatan max, "Itu pasti keasinan iya kan stefa," ucap Jayden tersenyum mengejek, max pun buru buru membereskan rujak itu tapi stefani menghentikan nya, "Sudah lah jangan dipaksakan baby, nanti kau sakit perut" ucap max, stefani menggeleng, "Tidak ini sangat enak," ucap stefani yang terus terusan memakan rujak itu tanpa henti, kini max yang tersenyum senang saat mendengar ucapan stefani, "Kau lihat dad, aku tidak pernah gagal dalam hal apapun" ucap max tersenyum mengejek kearah jayden.
"Jangan sombong, dulu daddy malah harus menjual perusahaan daddy pada mantan kekasih mommy mu ini" ucap jayden bernostalgia pada mada lalu saat mengandung max, maria menyuruh nya menjual perusahaan miliknya pada mantan kekasih maria, jayden sampai gelagapan menerima permintaan aneh dari istrinya, "Terus apa daddy menjualnya" ucap max penasaran, "Tidak, mommy mu menangis saat sudah menyadari ucapannya" jayden meringis saat lagi lagi maria mencubit pinggang nya dengan keras, "Kenapa kau malah mempermalukan ku sih" ucap maria sinis, jayden pun malah tertawa keras melihat wajah merah padam maria karena malu, max pun ikut tertawa tak menyangka jika saat mengandung dirinya momy nya ini harus mengidam yang aneh aneh, tapu sekarang max pun merasakan apa yang jayden ayahnya rasakan, sekarang dia sedang merasakan di repot kan nya dengan permintaan segala hal yang istrinya minta karena mengidam.
Max lagi lagi mengucap syukur karena bisa merasakan direpotkan seperti ini, semoga saja stefani sehat sehat sampai melahirkan dang buah hati mereka.
TBC jgn lupa like comen and vote.