Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
23 Datang Bulan



Setelah selesai berpakaian Stefani menyiapkan sarapan untuknya dan max.


Setelah selesai menyiapkan sarapan max keluar dari kamar telah berpakaian rapi dengan setelan kerjanya.


Dia tampak sexy dengan rambut yang basah tanpa sadar Stefani menggigit bibir bawahnya .


Max yang melihat nya pun merasa senang ternyata Stefani tergoda dengan rambut acak acaknya.


"Kau masih mau menatapku seperti itu hmm" kata max dengan senyum menggoda


Stefani langsung memalingkan wajahnya dengan semburat merah di pipi nya.


"Kenapa dia harus tau kalau aku liatin dia sih," gumam Stefani dalam hati.


"Siapa juga yang menatapmu,"ucap stefani


"Oh yah bukankah kau tergoda dengan penampilanku ini," ucap max yang sudah berdiri dibelakang Stefani dan memeluk pinggangnya berbisik dekat telinga Stefani dan menjilat nya secara sensual


Badan Stefani menegang rasanya panas dingin Stefani membalikan badannya sehingga bertatapan langsung dengan max.


Sungguh godaan Bagi max melihat Stefani dengan wajah memerah dan menggigit bibir bawahnya.


Cup


Max tak kuat lagi jika harus menahannya lagi max mencium Stefani hanya mencium lama kelamaan menjadi ciuman panas yang menuntut.


Stefani mengalungkan tangan ya di leher max dan menekan kepala belakang max untuk memperdalam ciumannya.


Saling melumat dan saling menggigit sensual mereka berhenti hanya untuk mengambil nafas harus stefani akui bahwa max memang pencium handal.


Tangan max sudah tak diam mulai membuka satu persatu kancing kameja satin milik Stefani, sampai memperlihatkan bh merah yang kontras dengan kulit Stefani yang putih ciuman max turun ke leher jenjang Stefani menggigit meninggalkan jejak kepemilikan.


Tangan yang meremas buah dada stefani sehingga menimbulkan desah yang lolos dari mulut Stefani," Ahhh"


Max mengangakat badan Stefani agar duduk dimeja bar yang ada di dapur.


Sampai max yang ingin membuka celana dalam Stefani Stefani memegang tangan max sampai mata mereka bertatapan " jangan sekarang," ucap Stefani serak


"Kenapa kau tidak menginginkan ku,"ucap max


"Aku sedang datang bulan," ucap Stefani menunduk sungguh bukan waktu yang pas disaat mereka hampir melakukannya max yang seperti terbang ke langit ketujuh dan dijatuhkan sejatuh jatuhnya.


"Maaf," ucap Stefani yang melihat wajah kecewa max


"Kenapa tidak bilang dari tadi hmm," ucap max memegang pipi kiri Stefani dengan kening yang saling menempel.


Max terkekeh melihat wajah stefani yang memerah seperti kepiting rebus max yakin Stefani menahan malu sekarang.


"Jadi sekarang harus kau akui aku pencium yang handal kan," ucap max tersenyum


"Yah begitu lah kau pencium yang sangat handal," ucap Stefani tersenyum malu


"Jangan bilang aku ciuman pertama bagimu" ucap max memastikan


Stefani hanya menganggu kan kepalanya dulu saat bersama johan Stefani hanya dicium pipi atau kening bukan ciuman panas seperti sekarang.


"Baiklah jadi aku harus menunggu sampai kau selesai datang bulan kan," ucap max mengerlingkan matanya.


Stefani hanya tersenyum menanggapi lalu merapihkan baju yang sudah berantakan karena ulah max.


Max dan Stefani sarapan dengan saling menyuapi sungguh pagi yang indah.


Stefani dan max berangkat kekantor bersama di jalan pun max dan Stefani tertawa terbahak bahak karena geguyonan yang dilontarkan max padanya.


Saat sampai depan kantor Stefani tak mau turun, Stefani menyuruh nya untuk turun didekat halte yang dekat kantor tapi max tetap kekeh tak mau menurunkan stefani.


"Ayo turun stefa," ucap max


"Aku malu bagaimana kalau mereka membicarakan yang tidak tidak padaku," ucap stefani.


"Aku yang akan mengurusnya aku bisa memecat mereka jika mereka macam macam padamu," ucap max


Stefani menelototkan matanya tak percaya.


"Yasudah aku turun," ucap stefani


Saat ingin turun max memegang tangan Stefani. Cup ciuman hangat yang mendarat di kening Stefani.


"Kerja yang baik yah nanti pulang aku tunggu kita langsung ke apartemen ku barang barangmu orang orang ku yang akan membereskan nya," ucap max mengusap puncak kepala Stefani.


Stefani hanya tersenyum perasaan hangat ini selalu ada disaat dia bersama max.


Dia tak akan membiarkan orang lain merebut max dia tak akan lemah seperti dulu saat clara merebut johan darinya.


Stefani tak akan mengalah lagi tak akan.


TBC...