Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
31 Akan bertemu sahabat



Saat sampai diapartemen max menggendong Stefani karena Stefani tertidur mungkin lelah dari pagi sampai sore dia berjalan jalan.


Maria dan Jayden pulang dengan mobil lain mereka pulang mansion mereka.


Max membaringkan stefani dikasur king size nya, max menatap Stefani yang tertidur lelap wajah nya masih terlihat cantik walau sedang tidur.


Max membersihkan badannya dan menyusul stefani kealam tidur memeluk tubuh stefani dan mencium aroma tubuh Stefani yang memasukan.


Mentari mulai terlihat dari celah jendela kamar max,stefani menggeliatkan badannya terasa berat diperutnya ternyata lengan max yang kokoh sedang memeluknya stefani berbalik dan langsung memeluk tubuh max yang tidak memakai baju.


"Pagi baby," ucap max dengan mata tertutup dan menciumi puncak kepala Stefani.


"Pagi juga max" ucap Stefani tersenyum dipelukan max.


"Kau tidak pergi kekantor," tanya Stefani memainkan dada bidang max membuat pola abstrak secara acak acak.


"Aku pergi setelah agak siang hari ini tidak banyak pertemuan dan aku mungkin akan bertemu dengan sahabatku." max berucap tanpa membuka matanya.


Drrrttt Drttttt


Stefani bangun dan melihat ponselnya tanda ada chat.


"Guys gimana kalo nanti siang kita kumpul" ucap elin


"Boleh dimna" Stefani pun membalas


"gimana kalo dekat kantor pacarnya Stefani," nana kini ikut bergabung


"Boleh tuh janjian jam berapa," jessica membalas


"Sebelum jam makan siang gimana," ajak elin


"Ayuk," Stefani mengiyakan ajakan teman teman nya.


Max melihat Stefani yang senyum senyum sendiri," ada apa" kata max


"Temen temen aku ngajak ngumpul boleh gak," tanya stefani dengan mata kucing andalannya.


Max hanya terkekeh " Iya boleh mau jam berapa kumpulnya," tanya max


"Nanti sebelum makan siang deket kantor kamu," ucap stefani yang langsung memeluk max.


"Iyah,hati hati yah jaga diri oke," max berucap dengan senyum manis dan menciumi puncak kepala stefani.


Dia senang memiliki max sangat senang.


"Yasudah aku mandi dulu yah," setelah beberapa menit stefani memeluk max akhirnya dia memutuskan untuk pergi mandi.


"Mau ku bantu," tawar max yang langsung mendapat pelototan dari stefani,


"Aku bisa sendiri," ucap stefani sinis


"Mungkin kau tidak bisa membuka bh atau cd mu mungkin," max berucap dengan tatapan polosnya yang dibuat buat.


Ingin rasanya Stefani memukuli max atau mencakar nya.


"Dasar mesum," Stefani menutup pintu kamar mandi dengan keras max tak bisa lagi menahan tawnaya dia tertawa keras sehingga Stefani yang ada didalam kamar mandi pun tersenyum malu dengan pipi yang memerah seperti tomat.


Setelah selesai mandi stefani lupa jika dia tidak membawa baju ganti, Stefani menengok keluar dan terlihat jika max tidak ada dikamar Stefani pun bergegas keluar untuk mengganti pakaiannya.


Stefani memakai cd dan bh tapi saat memakai bh stefani terlihat kesal karena ternyata bh nya sudah kecil.


"Dasar bh sialan," Stefani membuang asal bh nya dan mencari cari lagi bh yang cocok dan muat.


Ternyata dari tadi max melihat stefani yang mengumpat karena bh nya kekecilan atau mungkin payudaranya yang terlalu besar.


"Seksi" max bergumam melihat Stefani yang hanya memakai cd nya saja.


Setelah dirasa Stefani sudah selesai berpakaian max langsung pergi kekamar mandi.


"Ternyata max lagi mandi kapan dia masuk kamarnya." Stefani bergumam dengan heran.


Max keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang dililitkan di pinggang nya saja.


"Kok udah rapi," max bertanya melihat Stefani duduk disisi ranjang dan sedang memainkan ponselnya.


"Aku langsung ke apartemen nya elin yah," ucap stefani melihat kearah max dan pipinya langsung merah saat melihat max hanya menggunakan handuk yang dililitkan perut roti sobek dan rambut yang masih basah terkesan seksi.


"Iyah,aku antar," ucap max geli karena melihat stefani yang memerah dan memalingkan mukanya.


Stefani hanya menganggukan kepalanya dan langsung fokus pada ponsel tapi ternyata dia tak fokus pada ponselnya, karena membayangkan jika dia meraba raba perut roto sobek milik max.


Stefani menggelengkan kepalanya ia bisa benar benar gila.


TBC yah maaf kemarin gak update karena author lagi gak punya kouta😁.