Mr.CEO Ku

Mr.CEO Ku
91



Stefani POV


Kehidupan rumah tanggaku berjalan dengan baik, mempunyai suami yang baik, tampan dan kaya dan juga mertua yang menyayangi ku, ah aku merasa sangat beruntung, dulu aku sering memimpikan kehidupan seperti sekarang tapi dulu aku tidak pernah terlalu berharap karena dulu aku sadar diri siapa aku sebenarnya.


Tapi sekarang semuanya terwujd, sekarang usia kehamilanku sudah menginjak 2 bulan, aku merasakan morning sick dan keinginan yang selalu merepotkan suamiku, tapi lagi lagi suamiku tidak pernah protes.


"Ingin teh hangat?" tawar max saat aku kembali muntah muntah saat bangun di pagi hari, aku hanya mengangguk sebagai jawaban, max langsung menggendong ku keluar dari kamar mandi.


Author POV


Max turun dari kamar menuju lantai bawah untuk membuatkan teh hangat untuk stefani, max tak ingin kehilangan momen apapun dengan istrinya maka dari itu dia selalu menemani stefani selalu, dia takut terjadi apa apa dengan stefani, apalagi stefani semakin tak ingin ditinggal oleh max, ah max merasa sangat senang jika stefani bermanja manja dengannya.


"Teh untuk stefa?" tanya mommy max yang baru saja turun menuju dapur, "Yah mom," ucap max singkat, "Kau seperti daddy mu, dulu saat mommy mengandungmu, daddy bahkan menemani mommy sampai dia lupa dengan pekerjaannya," ucap maria menceritakan saat dia mengandung max dulu.


Max tersenyum, "Dia sama sepertimu" ucap maria menyentuh lengan max, "Jadilah laki laki yang bertanggung jawab," ucap maria menatap max, max pun ikut tersenyum, "Jangan khawatir mommy, aku keturunan Stefano, jadi tenang saja" ucap max tersenyum yang mendapat cebikan dari maria, "Ck, dasar sombong sama seperti ayahnya" ucap maria mencebik dan berlalu pergi menuju kamar membawa secangkir teh hangat dan cemilan, tadi Jayden yang memintanya.


Max pun terkekeh, melihat mommy nya yang berlalu pergi maria memang selalu perhatian pada jayden, max selalu ingat itu.


Dilihatnya stefani sedang bersandar dikepal ranjang, dan tersenyum saat melihat max masuk membawa nampan, "minumlah agar mual nya baikan" ucap max menyodorkan teh hangat pada stefani.


"Terimakasih daddy, aku mencintaimu" ucap stefani tersenyum tulus, "Apapun untukmu baby" ucap max mengelus puncak kepala stefani dengan sayang.


"Makanlah ini, ini cemilan bagus untuk ibu hamil, aku tau kau tak ingin makan nasi" ucap max menyuapi stefani cemilan sehat itu, stefani pun memakannya, "ini enak" ucap stefani lagi.


Max tersenyum dan kembali emnyuapi stefani dengan telaten, stefani sangat suka makan akhir akhir ini dan iti juga bawaan dari sijabang bayi.


"Kau belum makan daddy," ucap stefani yang melihat max hanya menyuapinya, "aku bisa makan nanti, sekarang aku ingin memastikan istri dan anakku makan dulu" ucap max mengelus perut rata stefani, "Aku senang mengelusnya seperti ini" ucap max menciumi perut rata stefani, stefani terkiki geli, "Dan aku senang jika kau mengelusnya seperti ini" ucap stefani, mereka pun tertawa bersama.


TBC guys jgn lupa like comen and vote.


Untuk satu minggu kedapan aku kayak nya gak bakal up dulu dikarenakan ada acara keluarga.